Patroli Malam Bea Cukai Malang Bongkar Peredaran 238 Ribu Batang Rokok Ilegal

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang | Teropongrakyat.co – Upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal di wilayah Malang kembali membuahkan hasil. Tim Intelijen dan Penindakan Bea Cukai Malang bersama Tim Penindakan dan Penyidikan Kantor Pusat Bea dan Cukai berhasil menggagalkan peredaran ratusan ribu batang rokok ilegal dalam patroli malam, Selasa (27/1/2026).

Patroli darat dan pemantauan jalur distribusi rokok ilegal tersebut dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB sebagai langkah preventif dan represif terhadap pelanggaran di bidang cukai. Di tengah patroli, tim gabungan menerima informasi intelijen terkait sebuah mobil penumpang berwarna silver yang diduga mengangkut rokok ilegal dan akan keluar dari wilayah Malang.

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyusuran di sejumlah jalur strategis. Kendaraan yang dimaksud akhirnya terpantau melintas di Jalan Ki Ageng Gribig, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Setelah dilakukan pengejaran, kendaraan berhasil dihentikan dan diperiksa di sekitar Jalan Pintu Tol Malang, Madyopuro.

Baca Juga:  Peredaran Obat Terlarang Berkedok Apotek di Karawang, Diduga Dibiarkan Aparat

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) berbagai merek, di antaranya Joss Mild, SB, dan Sinar Gunung Semeru. Seluruh rokok tersebut diketahui tidak dilekati pita cukai.

Total barang bukti yang diamankan mencapai 11.900 bungkus atau setara dengan 238.000 batang rokok ilegal. Atas penindakan tersebut, Bea Cukai memperkirakan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp177.548.000, dengan nilai total barang sekitar Rp353.430.000.

Baca Juga:  Syafrin Liputo: Juru Parkir Liar di Masjid Istiqlal Sudah di Tangkap

Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Johan Pandores, menyampaikan bahwa nilai kerugian negara yang berhasil diselamatkan tersebut setara dengan pembiayaan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi 295 pekerja pabrik rokok di Kabupaten Malang pada tahun 2025.

“Setiap rupiah yang berhasil diselamatkan dari peredaran rokok ilegal sangat berarti, karena dapat dimanfaatkan langsung untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Bea Cukai Malang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal, sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan indikasi pelanggaran di bidang cukai.

Berita Terkait

REM Institute Gelar Diskusi Pembaruan KUHP dan KUHAP bersama Wakil Menteri Hukum Prof. Dr. Eddy O. S. Hiariej
Darurat Kesejahteraan Dosen: Tokoh Hukum CALS Resmi Maju Sebagai Pihak Terkait dalam Uji Materiil UU Guru dan Dosen di MK
Mahasiswi Luka Bacok di Ruang Sidang UIN Suska Riau, Pelaku Ditahan Polisi
Raib Sebelum Disentuh: Misteri Solar Subsidi dan Dugaan Kongkalikong
Sinergi Kuat: Apel KRYD Polsek Kelapa Gading Padukan Kekuatan Polri dan Masyarakat Jaga Keamanan Wilayah
Warga Desak Satuan Reserse Narkoba Polres Garut Tindak Penjual Obat Keras Golongan G
Terduga Pelaku Pembunuhan Remaja di Jabung Ditangkap di Kos Kota Malang
Proyek Kost 8 Lantai di Jl Kyai Tapa Langgar Aturan, Warga Minta Penertiban Sesuai Peraturan

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:27 WIB

REM Institute Gelar Diskusi Pembaruan KUHP dan KUHAP bersama Wakil Menteri Hukum Prof. Dr. Eddy O. S. Hiariej

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:22 WIB

Darurat Kesejahteraan Dosen: Tokoh Hukum CALS Resmi Maju Sebagai Pihak Terkait dalam Uji Materiil UU Guru dan Dosen di MK

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:14 WIB

Mahasiswi Luka Bacok di Ruang Sidang UIN Suska Riau, Pelaku Ditahan Polisi

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:51 WIB

Raib Sebelum Disentuh: Misteri Solar Subsidi dan Dugaan Kongkalikong

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:47 WIB

Sinergi Kuat: Apel KRYD Polsek Kelapa Gading Padukan Kekuatan Polri dan Masyarakat Jaga Keamanan Wilayah

Berita Terbaru