Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTTim Reformasi Polri jangan sampai hanya menjadi alat peredam kritik publik Dan Tameng PencitraanKomentar: 0

Tim Reformasi Polri jangan sampai hanya menjadi alat peredam kritik publik Dan Tameng Pencitraan

Teropong Rakyat, 24 Februari 2026, 05:43 WIB · 1 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Jakarta, Ard-com- ,Ard-news.com– Kinerja Tim Reformasi Polri kembali menuai kritik keras. Ketua Umum BPIKPNPARI, Rahmad Sukendar, menilai tim tersebut belum menunjukkan hasil konkret dan terkesan “mandul” di tengah derasnya tuntutan pembenahan institusi.

Menurut Rahmad, publik hingga kini belum melihat langkah terobosan yang benar-benar menyentuh akar persoalan. Mulai dari transparansi penanganan pelanggaran internal, evaluasi pendidikan dan rekrutmen, hingga penguatan pengawasan, dinilai belum mengalami perubahan signifikan.
“Reformasi itu harus berani menyentuh hal-hal yang sensitif. Kalau hanya normatif dan administratif, itu bukan reformasi, itu rutinitas,” tegas Rahmad. Senin (23/2/26).
Ia juga menambahkan bahwa Tim Reformasi jangan sampai hanya menjadi alat peredam kritik publik tanpa implementasi nyata di lapangan.
“Jangan jadikan Tim Reformasi sebagai tameng pencitraan. Kalau memang serius mau berbenah, buka ke publik apa saja temuannya, siapa yang direkomendasikan dievaluasi, dan kapan itu dijalankan,” ujarnya.
Rahmad menegaskan, kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian tidak bisa dibangun dengan slogan atau pembentukan tim semata. Dibutuhkan keberanian pimpinan untuk mengambil keputusan tegas, termasuk memberikan sanksi tanpa pandang bulu.
“Kalau tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat, wajar publik menilai Tim Reformasi ini gagal. Reformasi harus terasa, bukan sekadar terdengar,” pungkasnya.
BPIKPNPARI mendesak agar hasil kerja Tim Reformasi segera diumumkan secara terbuka sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. “**

Baca Juga:  Kawal Pergerakan Tamu VIP-VVIP KTT IAF ke-2 di Bali, Polri Turunkan 1.438 Personel Polantas
Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain