Jakarta, teropongrakyat.co– Harapan publik agar Lionel Messi kembali membawa Argentina meraih gelar juara harus pupus. Pada partai final, sang megabintang gagal memberikan kontribusi yang diharapkan, sementara Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 melalui gol Pablo Torres pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu.
Sepanjang pertandingan, Messi mendapat pengawalan ketat dari lini pertahanan Spanyol. Ia kesulitan mengembangkan permainan dan tidak mampu menciptakan peluang berbahaya yang dapat mengubah jalannya laga.
Di sisi lain, Argentina berupaya bertahan melalui sejumlah penyelamatan penting Emiliano Martínez. Situasi semakin sulit setelah Enzo Fernández menerima kartu merah, membuat tim harus bermain dengan tekanan yang lebih besar hingga akhirnya kebobolan di babak tambahan.
Gol Pablo Torres pada menit ke-106 memastikan kemenangan Spanyol sekaligus menggagalkan ambisi Argentina mempertahankan gelar juara. Tim Matador tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang dan mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Selain gagal membawa Argentina menjadi juara, Messi juga harus merelakan gelar pencetak gol terbanyak turnamen. Kylian Mbappé dari Prancis menutup kompetisi sebagai top skor dengan koleksi 10 gol, unggul atas Messi yang mencatatkan delapan gol.
Kekalahan ini menjadi akhir yang pahit bagi Argentina di turnamen tersebut. Meski Messi tetap menjadi salah satu pemain terbaik dunia, penampilannya di partai final belum mampu membawa timnya meraih hasil yang diharapkan.
Penulis : Teguh donie

























































