Momentum Kesatuan Doa Nasional Jadikan Satu Delapan Aras Gereja

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara – Teropongrakyat.co – Selasa, 21 Juli 22026 – Menyambut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jaringan Doa Nasional (JDN) bersama delapan aras gereja nasional, Forum Umat Kristen Indonesia (FUKRI), dan FGBMFI akan menyelenggarakan Momentum Kesatuan Doa Nasional (MKDN) pada Senin, 17 Agustus 2026.

Dalam konferensi pers di Gereja Kristen Bersinar (GKB) pada Selasa, 21 Juli 2026, Ketua Panitia MKDN Ps. Festy Sarumaha menjelaskan, kegiatan ini merupakan seruan bagi seluruh umat Tuhan untuk merendahkan diri, berdoa, mencari wajah Tuhan, dan berbalik dari jalan-jalan yang jahat sebagaimana tertulis dalam 2 Tawarikh 7:14. Konferensi pers tersebut dipandu oleh Ketua Infokom PGLII Ps. Dr. Antonius Natan, M.A., Th.M.

Mengusung subtema “Kolektif, Sinergi dan Bertumbuh untuk Kebangkitan Indonesia”, MKDN mengajak seluruh sinode, komunitas doa, dan umat percaya untuk memperkuat komitmen hidup dalam satu hati, satu iman, satu pengharapan, dan satu tubuh di dalam keesaan.

Momentum Kesatuan Doa Nasional Jadikan Satu Delapan Aras Gereja - Teropong Rakyat

“Gerakan doa bersama ini menjadi wujud ketaatan kepada Tuhan serta doa bagi transformasi Indonesia, sebagai respon atas situasi bangsa yang dilanda berbagai krisis. Kami tidak bermaksud menghakimi pemerintah maupun rakyat. Di masa sulit dengan ancaman PHK, pengangguran, dan tantangan lain, satu hal yang bisa kita lakukan adalah bersatu dan berdoa bersama, berharap sepenuhnya kepada Tuhan,” ujar Festy, menambahkan panitia terdiri dari lintas gereja, lintas generasi, dan lintas denominasi.

Baca Juga:  Kodim 1710/Mimika Bersama Satuan TNI Se-Garnisun Timika Gelar Upacara HUT Ke-80 TNI Tahun 2025

Fasilitator Umum JDN Pdt. Aristarkus Tarigan, S.H., M.Th., M.Mis. menyampaikan, JDN berperan sebagai katalisator, konektor, dan mobilisator gerakan doa bersama. “Kita memiliki beban dan kerinduan yang sama untuk Indonesia yang sedang menghadapi berbagai tantangan, sekaligus merayakan kemerdekaan ke-81. Semua aras gereja nasional telah menandatangani dukungan. Ini milik Kristus, milik kita bersama, wujud kerinduan menjadi satu tubuh di dalam Kristus.”

MKDN akan diselenggarakan di Balai Sarbini Jakarta, dengan estimasi 1.200 peserta, berlangsung pukul 16.00–21.00 WIB, dengan acara puncak pada pukul 17.30–21.00 WIB. Secara bersamaan, gerakan doa serentak juga akan digelar di ibu kota provinsi seluruh Indonesia untuk membangun mezbah doa bersama.

“Jika kita semua merendahkan diri di hadapan Tuhan, segala hal yang tampak mustahil dapat tercapai, terutama menghadapi persoalan multidimensi yang kita alami saat ini,” tegas Aristarkus.

Momentum Kesatuan Doa Nasional Jadikan Satu Delapan Aras Gereja - Teropong Rakyat
Pembina JDN Ps. Tony Mulia mengungkapkan, ini merupakan gerakan doa yang ke-5 yang diselenggarakan, setelah empat kali sebelumnya digelar di Semarang. “Inspirasi kami berasal dari Kitab Habakuk pasal 1-3. Meski bangsa sedang dilanda badai, kita tetap harus menyembah dan berdoa. Dalam acara ini tidak akan ada khotbah, melainkan penuh penyembahan; bahkan akan ada segmen khusus doa dari anak-anak, serta penampilan penyanyi Sidney Mehode.”

Baca Juga:  PT Brantas Abipraya Respons Cepat Keluhan Warga, Jam Operasional Truk Proyek Rusun Marunda Kini Diatur

Acara akan disiarkan secara langsung melalui layanan live streaming agar seluruh masyarakat Indonesia dapat turut terlibat. Hingga saat ini, sudah tercatat 51 kota yang akan mengikuti gerakan ini, sementara panitia rutin melakukan puasa Ester demi kelancaran acara.

“Prioritas peserta adalah para pemimpin dan pelayan gereja dengan pendaftaran melalui Google Form. Fokus utama kegiatan adalah penyembahan, merendahkan diri, dan memohon intervensi Tuhan bagi pemulihan bangsa,” jelas Tony Mulia.

Sementara itu, Sekretaris Umum JDN Heri Purnomo menegaskan, tugas pokok JDN adalah memfasilitasi doa bagi pemulihan bangsa. “Kami sadar pemulihan tidak hanya soal doa, namun ada bidang pelayanan lain yang menjadi tanggung jawab pihak lain. Fokus kami di sini adalah menggerakkan doa bersama.”

Kegiatan ini didukung penuh oleh delapan lembaga aras gereja nasional: PGI, KWI, PGLII, PGPI, PGBI, GOI, Bala Keselamatan, GMAHK, bersama JDN, FGBMFI, serta berbagai lembaga pelayanan Kristen lainnya. Diharapkan gerakan ini dapat semakin mempererat kesatuan gereja di Indonesia, serta meningkatkan kepedulian bersama terhadap kehidupan rohani, sosial, ekonomi, dan masa depan bangsa di bawah kedaulatan Tuhan. (Red/JS)

Berita Terkait

Kepercayaan Kuat, Apollo Kembali Jabat Ketua Hiswana Migas DPC Tangerang
Bus Primajasa Parkir di Bahu Jalan Dekat Terminal Tanjung Priok, Ketegasan UP Terminal dan Sudinhub Dipertanyakan
DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
Tim Verifikasi PROKLIM LESTARI Turun ke RW.05, Sunter Agung, Ini Harapan Ketua RW.05 Nurus Shobah
Spanyol Juara Dunia 2026! Tumbangkan Argentina 1-0 Lewat Drama Extra Time
Pernyataan Hotman Paris Tuai Sorotan, PWI Pusat Minta Etika Komunikasi Dijaga
Bikin Konten Jualan Kambing Sembari Dakwah, Warga Kota Batu, Faiq Mendadak Viral dan Banjir Follower di Instagram dan TikTok
Pemilik Pangkalan Gas LPG, Resmi Adukan Oknum LSM Ke Polresta Tangerang

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:56 WIB

Momentum Kesatuan Doa Nasional Jadikan Satu Delapan Aras Gereja

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:21 WIB

Kepercayaan Kuat, Apollo Kembali Jabat Ketua Hiswana Migas DPC Tangerang

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:17 WIB

Bus Primajasa Parkir di Bahu Jalan Dekat Terminal Tanjung Priok, Ketegasan UP Terminal dan Sudinhub Dipertanyakan

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:50 WIB

DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:29 WIB

Tim Verifikasi PROKLIM LESTARI Turun ke RW.05, Sunter Agung, Ini Harapan Ketua RW.05 Nurus Shobah

Berita Terbaru

Breaking News

Momentum Kesatuan Doa Nasional Jadikan Satu Delapan Aras Gereja

Selasa, 21 Jul 2026 - 21:56 WIB