Walikota Batu:Satu Abad Desa Tulungrejo, Merti Bumi Jadi Simbol Persatuan dan Pelestarian Budaya

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Batu | Teropongrakyat.co – Peringatan Hari Jadi ke-100 Desa Tulungrejo berlangsung istimewa melalui tradisi Merti Bumi yang sarat makna. Tradisi warisan leluhur tersebut tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas hasil panen, tetapi juga menjadi simbol persatuan masyarakat dalam menjaga budaya dan kelestarian alam di tengah arus modernisasi.

Prosesi Atur Pisungsun Merti Bumi yang digelar di Balai Desa Tulungrejo, Sabtu (27/6/2026), dihadiri Wali Kota Batu Nurochman bersama Wakil Wali Kota Heli Suyanto. Ribuan warga dari lima dusun turut ambil bagian dengan membawa hasil pertanian berupa sayuran, buah-buahan, dan aneka hasil bumi sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga:  Ketua Panpel HPN, Raja Pane: Sudah 29 PWI Provinsi Mendaftar, Ikut HPN 2025 di Banjarmasin

Warisan Leluhur Harus Tetap Hidup

Dalam sambutannya, Wali Kota Nurochman menegaskan bahwa tradisi Merti Bumi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan warisan budaya yang harus terus dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, budaya lokal merupakan identitas yang mampu memperkuat karakter generasi muda di tengah derasnya pengaruh perkembangan zaman.

Ia mengajak masyarakat agar terus menanamkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa cinta terhadap budaya daerah sehingga tradisi yang diwariskan leluhur tetap lestari dan menjadi kebanggaan Kota Batu.

Baca Juga:  Wamentan Lantik Pengurus DPD–DPC HKTI Jatim, Tegaskan HKTI Harus Jadi Garda Perjuangan Petani

Ritual Pemersatu Lima Dusun

Prosesi sakral semakin bermakna saat Wali Kota bersama Wakil Wali Kota menuangkan air dari Dusun Wonorejo ke dalam Kendhi Agung yang dipadukan dengan air dari lima dusun di Desa Tulungrejo. Ritual tersebut melambangkan persatuan, keharmonisan, dan tekad bersama menjaga alam serta merawat nilai-nilai budaya yang telah hidup selama satu abad.

Melalui peringatan Hari Jadi ke-100 Desa Tulungrejo, masyarakat berharap tradisi Merti Bumi terus menjadi perekat kebersamaan sekaligus memperkuat identitas budaya desa sebagai warisan yang akan diteruskan kepada generasi mendatang.

Berita Terkait

Rawan Tumbang,10 Pohon di Jalur Padat Kendalpayak Malang Mulai DiPangkas
Dikukuhkan, 44 Pelajar Terbaik Jakarta Utara Siap Kibarkan Merah Putih
1.000 Kacamata Gratis Dibagikan! Aksi Sosial Optik Melawai Bantu Warga Jakarta Utara Melihat Lebih Jelas
Warga dan Pemerintah Duduk Bersama! Proyek SUTET 500 kV Jakarta Looping Siap Terangi Masa Depan
Lahan Bambu di Dau Terbakar, Api Membesar Diterpa Angin dan Nyaris Merembet ke Permukiman
GEMARI: Herdianto Kasi Uheksi Kejati Riau Cuma Ujung Keris–Tapi Kami Akan Tarik Keris Itu Sampai ke Gagangnya di Jakarta
Misbakhun Suntik Rp100 Juta untuk Persekap U-17, Dorong Talenta Muda Pasuruan Tembus Level Profesional
Kolaborasi Pusat dan DKI, Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Perlindungan Sosial

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Rawan Tumbang,10 Pohon di Jalur Padat Kendalpayak Malang Mulai DiPangkas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:35 WIB

Dikukuhkan, 44 Pelajar Terbaik Jakarta Utara Siap Kibarkan Merah Putih

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:37 WIB

1.000 Kacamata Gratis Dibagikan! Aksi Sosial Optik Melawai Bantu Warga Jakarta Utara Melihat Lebih Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Warga dan Pemerintah Duduk Bersama! Proyek SUTET 500 kV Jakarta Looping Siap Terangi Masa Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:38 WIB

Lahan Bambu di Dau Terbakar, Api Membesar Diterpa Angin dan Nyaris Merembet ke Permukiman

Berita Terbaru