PASURUAN | Teropongrakyat.co – Sebanyak 81 tim pelajar dari berbagai sekolah di wilayah Pasuruan Raya, Malang, Sidoarjo hingga Probolinggo, unjuk kemampuan dalam ajang Garena Youth Championship (GYC) School City Qualifier 2026 Pasuruan. Turnamen game Free Fire antarpelajar tersebut digelar di SMK Untung Surapati Pasuruan, Minggu (9/8/2026).
Kompetisi ini tidak sekadar menjadi arena adu strategi dan ketangkasan bermain game. Para peserta juga berkesempatan memperebutkan beasiswa pendidikan dengan total nilai hingga Rp300 juta, sekaligus tiket prestasi untuk melanjutkan kompetisi ke jenjang yang lebih tinggi.
GYC sendiri merupakan kompetisi Free Fire antarpelajar yang digelar Garena di bawah naungan Esports Indonesia (ESI). Ajang tersebut memadukan dunia esports dengan pendidikan, sehingga para pelajar tidak hanya dituntut memiliki kemampuan bermain, tetapi juga memenuhi persyaratan akademik tertentu untuk dapat mengikuti kompetisi.
Diikuti Pelajar Lintas Daerah
Antusiasme peserta terlihat sejak pembukaan. Puluhan tim dari jenjang SMP, SMA dan SMK hadir bersama guru pendamping masing-masing sekolah untuk mengikuti persaingan yang berlangsung kompetitif.
Hadir dalam pembukaan di antaranya Ketua Panitia Dedy Wahyudi, Ketua ESI Kota Pasuruan Muhammad Safran, S.H., serta Kepala SMK Untung Surapati yang diwakili Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana, Haris Siswanto, S.Pd. Turut hadir para guru pendamping dari sekolah peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Safran memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan kompetisi sebagai momentum untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun karakter sportif.
Safran menegaskan bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan dalam sebuah kompetisi. Menurutnya, keberanian untuk tampil, menjunjung sportivitas dan memberikan kemampuan terbaik merupakan bagian penting dari proses meraih prestasi.
“Bertanding yang sportif, jangan mudah menyerah, dan yang paling penting, nikmati pertandingannya. Hari ini bukan hanya soal siapa yang menang atau kalah. Yang paling penting adalah berani berkompetisi, menjunjung sportivitas, dan menunjukkan kemampuan terbaik,” ujar Safran.
Jalan Menuju Tingkat Provinsi
Ia juga meminta para peserta memanfaatkan ajang tersebut untuk menambah pengalaman, memperluas pertemanan, serta membuka peluang meraih prestasi melalui jalur esports.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengalaman, teman, dan tentunya prestasi. Semoga acara hari ini berjalan lancar dan menghasilkan juara-juara terbaik dari Kota Pasuruan. Selamat bertanding! Good luck, have fun!” lanjutnya.
Persaingan 81 tim tersebut menjadi tahapan penting untuk menentukan wakil terbaik dari School City Qualifier Pasuruan. Tim yang berhasil menjadi juara selanjutnya akan mendapatkan kesempatan melanjutkan perjuangan ke tingkat Provinsi Jawa Timur.
Ajang GYC 2026 sekaligus menunjukkan semakin berkembangnya esports di kalangan pelajar. Dengan menggabungkan kompetisi game, pendidikan, sportivitas dan peluang beasiswa, turnamen ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan potensi sekaligus mengejar prestasi di bidang esports.
(Yudis)


























































