Potret: Hyundai Ioniq V menjadi salah satu model yang diandalkan Hyundai, kamis 24/9/2026. (Dok-istimewa)
JAKARTA, teropongrakyat.co — Persaingan kendaraan listrik (EV) di pasar China semakin ketat. Hyundai turut memperkuat persaingan melalui Hyundai Ioniq V, kendaraan listrik yang mulai dipasarkan di Negeri Tirai Bambu pada akhir September 2026.
Kehadiran Ioniq V membuat Hyundai berhadapan dengan sejumlah pemain kuat di pasar kendaraan listrik China, salah satunya BYD Seal yang telah lebih dulu dikenal di segmen kendaraan listrik.
Hyundai Ioniq V hadir dengan sejumlah teknologi dan spesifikasi yang dirancang untuk memberikan performa tinggi sekaligus memenuhi kebutuhan konsumen kendaraan listrik modern.
Di pasar China, Ioniq V menjadi salah satu model yang diandalkan Hyundai untuk memperluas penetrasi di tengah pertumbuhan industri kendaraan listrik yang semakin kompetitif.
Sementara itu, BYD Seal merupakan salah satu model kendaraan listrik BYD yang mengandalkan performa, teknologi baterai, serta desain yang menyasar konsumen kendaraan listrik di segmen menengah hingga premium.
Persaingan kedua model tersebut menarik perhatian karena memperlihatkan semakin ketatnya kompetisi antara produsen otomotif global dan merek lokal China dalam industri kendaraan listrik.
Selain persaingan produk, faktor harga, jarak tempuh, performa, teknologi pengisian daya, hingga fitur keselamatan menjadi sejumlah aspek yang akan menentukan penerimaan konsumen terhadap masing-masing model.
Dengan masuknya Hyundai Ioniq V, pasar kendaraan listrik China kembali menunjukkan bahwa kompetisi EV tidak hanya berlangsung antarprodusen lokal, tetapi juga melibatkan sejumlah merek global yang berupaya memperkuat posisi di pasar kendaraan listrik terbesar dunia.
Persaingan Hyundai Ioniq V dan BYD Seal pun menjadi salah satu gambaran bagaimana industri otomotif global terus bergerak menuju era elektrifikasi.












