Peringati HUT ke-81 RI, Kanwil Kemenag Banten Gelar Zdikir, Do’a Kebangsaan

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Banten, Amrullah, mengatakan peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan bangsa sekaligus menentukan kontribusi yang dapat diberikan untuk masa depan Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Banten, Amrullah, mengatakan peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan bangsa sekaligus menentukan kontribusi yang dapat diberikan untuk masa depan Indonesia.

KOTA SERANG, Teropongrakyat.co – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Banten untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Dzikir dan Doa Kebangsaan bertema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” yang digelar Kanwil Kemenag Banten, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan. Dzikir, doa lintas agama, dan tausiyah kebangsaan yang digelar menjadi ruang refleksi untuk memaknai kembali kemerdekaan sekaligus memperkuat komitmen menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Banten, Amrullah, mengatakan peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan bangsa sekaligus menentukan kontribusi yang dapat diberikan untuk masa depan Indonesia.

Menurutnya, terdapat tiga nilai penting yang perlu dihidupkan dalam memaknai HUT ke-81 RI, yakni tasyakur, tafakur, dan tadabur.

Baca Juga:  Pemuda Kaum Betawi: Kreativitas Sendal Jepit dan Rantang untuk Demokrasi Bersih Jakarta

“Peringatan HUT Kemerdekaan ini harus kita jadikan momentum emas untuk melakukan tiga hal mendasar. Pertama, tasyakur (bersyukur) atas nikmat kemerdekaan yang telah dianugerahkan Allah SWT kepada bangsa kita. Kedua, tafakur (merenung dan mawas diri) atas perjuangan para pahlawan serta perjalanan bangsa yang telah menapaki usia 81 tahun,” ujar Amrullah.

“Ketiga, tadabur (mengambil hikmah dan pelajaran mendalam) agar kita mampu merajut kebersamaan, memperkuat kerukunan umat beragama, dan terus berkontribusi nyata dalam membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” katanya.

Pesan tersebut sejalan dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan pemuka dari berbagai agama. Setelah zikir bersama, kegiatan dilanjutkan dengan doa lintas agama sebagai simbol persatuan dan penghormatan terhadap keberagaman yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Banten.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten, A. Bazari Syam, dalam tausiyah kebangsaannya juga menekankan pentingnya menjaga keutuhan bangsa melalui penguatan nilai-nilai keagamaan yang moderat.

Baca Juga:  Hankam 234 SC Jateng Bersama Komunitas PATS dan Bolo Sewu Bagikan Takjil untuk Warga di Semarang

Menurutnya, keberagaman tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan. Sebaliknya, nilai-nilai agama perlu menjadi kekuatan untuk merawat persatuan dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Kegiatan yang dihadiri jajaran pegawai Kanwil Kemenag Banten, tokoh agama, dan masyarakat lintas agama tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu.

Lebih dari itu, kemerdekaan perlu diisi dengan menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Untuk diketahui, Pembaca Doa dari Kristen yaitu, Yohanes Adriaan S., S. Th, Jabatan, Penyuluh Agama Kristen Kanwil Kemenag Banten, Pembaca Doa dari Katolik, Krispianus Tai Lilo, S.S, Jabatan Penyuluh Agama Katolik Kanwil Kemenag Banten, Rohaniwan pembaca dari Buddha, Marno, S.Ag, Pembaca doa dari Hindu. Romo Mangku Suwono, Pembaca Doa Konghucu Asiong, dan Pembawa Doa Agama Islam Kh.Fadhilah.

Penulis : CIL

Berita Terkait

Sampah Menumpuk di Akses Marunda, Bau Menyengat Mulai Resahkan Warga
Perkuat Layanan Promotif-Preventif, Puskesmas Kutabumi Gelar Cek Kesehatan Gratis di Gereja Santo Petrus
Warga Rorotan Kembali Gelar Aksi, Tolak Rencana Depo Kontainer di Kawasan Permukiman
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Disorot, DPR Tegaskan Tak Boleh Ada Perlakuan Istimewa untuk Napi
Rutinitas Pengajian Malam Jumat Bersama Ustaz Watim Miharja, Pererat Silaturahmi Warga Puspasari
Kakanwil Ditjenpas Jabar Buka Suara soal Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong, Sebut Bangunan Fasilitas Lengkap sebagai Rumah Dinas
Wartawan Senior Sjamsul Kahar Berpulang, Dunia Pers Aceh Kehilangan Tokoh Penting
Gelar Townhall Meeting, PT CTP TOLLWAYS Perkuat Sinergi dan Strategi Pertumbuhan Perusahaan

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:14 WIB

Sampah Menumpuk di Akses Marunda, Bau Menyengat Mulai Resahkan Warga

Minggu, 27 September 2026 - 15:35 WIB

Perkuat Layanan Promotif-Preventif, Puskesmas Kutabumi Gelar Cek Kesehatan Gratis di Gereja Santo Petrus

Sabtu, 26 September 2026 - 12:50 WIB

Warga Rorotan Kembali Gelar Aksi, Tolak Rencana Depo Kontainer di Kawasan Permukiman

Jumat, 25 September 2026 - 10:25 WIB

Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Disorot, DPR Tegaskan Tak Boleh Ada Perlakuan Istimewa untuk Napi

Kamis, 24 September 2026 - 21:19 WIB

Rutinitas Pengajian Malam Jumat Bersama Ustaz Watim Miharja, Pererat Silaturahmi Warga Puspasari

Berita Terbaru