Lahan Bambu di Dau Terbakar, Api Membesar Diterpa Angin dan Nyaris Merembet ke Permukiman

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co – Kebakaran melanda lahan bambu di kawasan Perum Graha Sengkaling, Jalan Kenanga Kavling 11, RT 01/RW 07, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Minggu (9/8/2026) malam.

Kebakaran diketahui warga sekitar pukul 18.30 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar setelah diterpa hembusan angin kencang. Kondisi tersebut membuat warga khawatir api merembet ke kawasan permukiman yang berada tidak jauh dari lokasi.

Warga pun berupaya melakukan pemadaman secara mandiri sembari meminta bantuan kepada Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang.

Regu 2 Damkar Kabupaten Malang yang dipimpin Andrianto menyebut, laporan kebakaran diterima pada pukul 19.00 WIB. Petugas kemudian berangkat menuju lokasi sekitar pukul 19.02 WIB.

Baca Juga:  Ini Nasib Tito Karnavian, Raja Juli, Bahlil dan Yusril?

“Warga mengetahui lahan bambu yang berdempetan dengan pemukiman terbakar. Beberapa saat kemudian hembusan angin yang kencang langsung menimbulkan api yang besar. Warga berusaha memadamkan api karena takut merembet ke perumahan,” ujar Andrianto.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 19.17 WIB. Proses pemadaman dilakukan dengan mengerahkan dua unit kendaraan pemadam, yakni U7 dan U10, dengan dukungan enam personel piket.

Baca Juga:  Indonesia-PEA Perkuat Kolaborasi Ketenagakerjaan, 800 Peluang Kerja Baru Dibuka

Setelah berjibaku memadamkan kobaran api, petugas akhirnya berhasil menjinakkan kebakaran sekitar pukul 21.00 WIB.

Lahan bambu yang terbakar diperkirakan memiliki luas sekitar 10 x 40 meter. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Adapun nilai kerugian material hingga kini masih dalam pendataan.

Petugas Damkar Kabupaten Malang mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal berdekatan dengan lahan kering atau semak-semak, untuk meningkatkan kewaspadaan, terlebih saat kondisi angin kencang karena dapat mempercepat penyebaran api.

Berita Terkait

Setahun Bangkit dari Keterbatasan, Kampung Susun Bayam Rayakan Harapan Baru Bersama Wali Kota
Ratusan Sopir Angkot Blokade Jalan Raden Intan, Tolak Trans Jatim Koridor II
Grand Design SIF Giripurno Rampung, Kota Batu Siapkan Pertanian Berbasis Teknologi
Suku Dinas GULKARMAT Jakarta Pusat Distribusikan 21 APAR di RW 08 Kelurahan Utan Panjang
Rumah dan Kandang Terbakar di Kalipare, Seekor Sapi Mati Terpanggang
Kebakaran Gunung Kawi Capai 1.534 Hektare, Tim Gabungan Terus Pantau dan Lakukan Pendinginan
Perubahan APBD Batu Tembus Rp1 Triliun, Nurochman Minta Program Tak Sekadar Ubah Angka
Kebakaran Gunung Kawi Meluas, 1.459 Hektare Area Terbakar

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:29 WIB

Setahun Bangkit dari Keterbatasan, Kampung Susun Bayam Rayakan Harapan Baru Bersama Wali Kota

Selasa, 29 September 2026 - 06:02 WIB

Ratusan Sopir Angkot Blokade Jalan Raden Intan, Tolak Trans Jatim Koridor II

Rabu, 23 September 2026 - 19:40 WIB

Grand Design SIF Giripurno Rampung, Kota Batu Siapkan Pertanian Berbasis Teknologi

Senin, 21 September 2026 - 16:27 WIB

Suku Dinas GULKARMAT Jakarta Pusat Distribusikan 21 APAR di RW 08 Kelurahan Utan Panjang

Senin, 21 September 2026 - 14:31 WIB

Rumah dan Kandang Terbakar di Kalipare, Seekor Sapi Mati Terpanggang

Berita Terbaru