Gallant Sutikno Lawan PT Bank DBS Indonesia: Kesalahan Informasi, Pemblokiran, hingga Pembukaan Sepihak Berujung Sengketa Hukum

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teropongrakyat.co – Senin, 6 Juli 2026 – Gallant Sutikno mengaku dirugikan oleh PT Bank DBS Indonesia. Pada akkhir 2019 saat berada di luar negeri, Gallant Sutikno menerima notifikasi transaksi kartu kredit melalui Agoda senilai Rp6.000.000. Saat dikonfirmasi, petugas Bank DBS keliru menyampaikan nominal menjadi Rp60.000.000.

Atas saran keamanan pihak bank, Gallant menyetujui pemblokiran kartu dikarenakan adanynya transaksi Fraud dan tetap melunasi seluruh tagihan yang jatuh tempo sebelum kejadian ini.

Setelah pemblokiran tanpa pemberitahuan resmi maupun persetujuan tertulis dari Gallant, pihak bank membuka kembali blokir kartu secara sepihak dengan alasan transaksi dinilai sudah aman. Gallant tidak mengetahui bahwa kartunya sudah aktif kembali.

Baca Juga:  Polres Metro Jakarta Pusat Bersama KPK Ringkus Tersangka KPK Gadungan

Berikutnya karena kartu sudah aktif tanpa sepengetahuan nasabah, transaksi autodebet premi asuransi otomatis masuk ke dalam tagihan. Gallant menganggap kartu masih terkunci sehingga menunda pembayaran sampai mendapatkan kejelasan atas seluruh rangkaian kejadian. Akibatnya, sistem bank mencatat fasilitas masuk status Kolektibilitas 5 (CO‑5/kredit macet) yang tercatat di SLIK OJK.

Gallant mengajukan keberatan dan mengadakan pertemuan berulang kali dengan pihak bank. Namun, bank tetap meminta pembayaran terlebih dahulu sebelum bersedia menghapus status negatif tersebut — hal yang ditolak Gallant karena menilai kesalahan ada pada prosedur bank.

Baca Juga:  Terkait Penggunaan Senpi Anggota Kepolisian, Kompolnas Minta Presiden Prabowo Evaluasi 

Pengaduan ke internal bank, media konsumen, dan OJK belum membuahkan hasil. Hingga saat ini gugatan telah diproses di Pengadilan Negeri dan tingkat Banding. Kasus kini dilanjutkan ke tingkat Kasasi di Mahkamah Agung RI sebagai upaya hukum terakhir, dengan tuntutan membatalkan tindakan sepihak bank, menghapus denda dan bunga yang tidak beralasan, serta memulihkan catatan kredit Gallant.

Hingga berita ini diturunkan awak media masih menunggu konfirmasi memberikan kesempatan kepada Pihak PT Bank DBS untuk klarifikasi atas pemberitaan ini sebagai hak jawab. (Red/JS)

Berita Terkait

Tangis Pecah di Ruang Sidang, Keluarga Korban Minta Enam Mantan Anggota Polri Dijatuhi Hukuman Maksimal
FUKRI Tegaskan: Keamanan Sejati di Papua Tak Lahir dari Senjata, Melainkan dari Keadilan dan Dialog
Bea Cukai Malang dan Pemkab Malang Amankan 2.520 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan di Pagak
PT Sari Wangi Mentari Diduga Lakukan Pembiaran: Karyawan Ditusuk, Gaji 2,7jt di Bawah UMP, Pengawas Ketenagakerjaan dan Pengawas BPJS Kemana!
Telepon Ancaman Setelah Laporan Diajukan : Ketika Pengawas Korupsi Ditekan Henyakan Dugaan Bocoran Miliaran di UIN Suska
Fantastis! Bea Cukai Malang Musnahkan 9,23 Juta Batang Rokok llegal Senilai Rp13,7 Miliar
Banjir sebagai Bukti Nyata: Ketidakselarasan Data Perizinan yang Memakan Korban Warga
GERTAK Soroti Kasus Suap Impor Bea Cukai, Djaka Budi Utama Sosok Pemberani Bongkar Gurita Korupsii di Bea Cukai

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:03 WIB

Tangis Pecah di Ruang Sidang, Keluarga Korban Minta Enam Mantan Anggota Polri Dijatuhi Hukuman Maksimal

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:54 WIB

FUKRI Tegaskan: Keamanan Sejati di Papua Tak Lahir dari Senjata, Melainkan dari Keadilan dan Dialog

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:52 WIB

Bea Cukai Malang dan Pemkab Malang Amankan 2.520 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan di Pagak

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:16 WIB

PT Sari Wangi Mentari Diduga Lakukan Pembiaran: Karyawan Ditusuk, Gaji 2,7jt di Bawah UMP, Pengawas Ketenagakerjaan dan Pengawas BPJS Kemana!

Senin, 13 Juli 2026 - 20:38 WIB

Telepon Ancaman Setelah Laporan Diajukan : Ketika Pengawas Korupsi Ditekan Henyakan Dugaan Bocoran Miliaran di UIN Suska

Berita Terbaru