Warga Pujon Geger, Petani Ditemukan Meninggal Dunia Tergantung di Gubuk Kebun Apel

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co – Warga Desa Wiyurejo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang laki-laki dalam kondisi tergantung di sebuah gubuk persawahan Rampal (kebun apel), Senin pagi (19/01/2026).

Korban diketahui berinisial AW, seorang petani/pekebun yang berdomisili di Dusun Karas, Desa Madiredo, Kecamatan Pujon. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 WIB, saat seorang warga bernama Iwan hendak mengambil air di sekitar lokasi gubuk kebun apel.

“Saksi terkejut melihat sepasang kaki dalam kondisi menggantung di dalam gubuk, kemudian memanggil saksi lain untuk memastikan,” terang petugas.

Baca Juga:  Residivis Bertato, Diringkus Polsek Tambora, Jakarta Barat.

Setelah memastikan adanya seorang pria yang tergantung, saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Madiredo, yang kemudian diteruskan ke Polsek Pujon. Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Pujon bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Batu langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan evakuasi jenazah.

Berdasarkan hasil olah TKP, korban ditemukan tergantung menggunakan tali tampar yang biasa digunakan untuk mengikat rumput. Petugas juga mendapati ciri-ciri khusus asfiksia yang umum terjadi pada korban gantung diri. Selain itu, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik maupun penganiayaan pada tubuh korban.

Baca Juga:  Taperum DPRD Indramayu Disorot! BPIKPNPARI Tekan Kejati Jabar Segera Umumkan Tersangka

Diketahui, gubuk tersebut memang kerap digunakan korban sebagai tempat beristirahat saat bekerja di kebun apel.

Dari keterangan pihak keluarga, khususnya istri korban, selama ini AW tidak diketahui memiliki permasalahan pribadi yang menonjol maupun menderita penyakit kronis. Meski demikian, Polres Batu masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban terkait proses pemulasaraan jenazah.

Atas peristiwa ini, kami turut menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

Berita Terkait

Kapuskes TNI Buka Bakti Sosial Kesehatan HUT Ke-81 TNI, Layani Masyarakat Serentak dan Tersebar Diseluruh Indonesia
Lanud Sjamsudin Noor Kerahkan Tangki Portable dan Gambut Injection di Kawasan Ring I Bandara Sjamsudin Noor Atasi Titik Api Karhutla
Wapang TNI Tinjau Yonif TP 859/RBK dan KDKMP di Papua
Kodim 1714/Puncak Jaya Gandeng Masyarakat Binaan Membangun Jembatan Merah Putih di Kampung Kulok Enggame
Patroli Gabungan Brimob Amankan Empat Motor Diduga untuk Balap Liar di Jakarta Timur
Detasemen Intelijen Kodam IV/Diponegoro Sampaikan Ucapan Selamat kepada Letkol Arh Agus Fithriyanto Ikuti Dikjab Golongan V
Rakerda II DMI Jakarta Utara Bahas Penguatan Fungsi Masjid dan Pemberdayaan Umat
Polres Malang Tangkap Pria Diduga Aniaya Wanita Usai Janjikan Kerja

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:10 WIB

Kapuskes TNI Buka Bakti Sosial Kesehatan HUT Ke-81 TNI, Layani Masyarakat Serentak dan Tersebar Diseluruh Indonesia

Sabtu, 19 September 2026 - 18:05 WIB

Lanud Sjamsudin Noor Kerahkan Tangki Portable dan Gambut Injection di Kawasan Ring I Bandara Sjamsudin Noor Atasi Titik Api Karhutla

Sabtu, 19 September 2026 - 17:55 WIB

Kodim 1714/Puncak Jaya Gandeng Masyarakat Binaan Membangun Jembatan Merah Putih di Kampung Kulok Enggame

Sabtu, 19 September 2026 - 16:49 WIB

Patroli Gabungan Brimob Amankan Empat Motor Diduga untuk Balap Liar di Jakarta Timur

Sabtu, 19 September 2026 - 16:26 WIB

Detasemen Intelijen Kodam IV/Diponegoro Sampaikan Ucapan Selamat kepada Letkol Arh Agus Fithriyanto Ikuti Dikjab Golongan V

Berita Terbaru