Said Iqbal Sebut Buruh Tak Akan Demo Kenaikan Pertamax, Pakar: Dampaknya Tetap Dirasakan Pekerja

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret: dok-ilustrasi (teropongrakyat.co)

Jakarta – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyatakan bahwa kalangan buruh hingga saat ini belum memiliki rencana untuk menggelar aksi demonstrasi terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax.

Menurut Said Iqbal, kebijakan kenaikan harga Pertamax dinilai tidak berdampak langsung terhadap mayoritas pekerja atau buruh. Pasalnya, sebagian besar buruh masih menggunakan BBM bersubsidi jenis Pertalite untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.

“Kenaikan Pertamax tidak secara langsung mempengaruhi mayoritas buruh karena sebagian besar pekerja menggunakan Pertalite untuk kendaraan mereka,” demikian pernyataan yang beredar di berbagai platform media sosial.

Ia menilai keputusan pemerintah yang tidak menaikkan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite masih memberikan perlindungan bagi masyarakat pekerja dan kelompok berpenghasilan rendah.

Baca Juga:  BRI KC Cilegon Permudah Karyawan PLTU Jawa 7 Miliki Hunian, Layanan KPR Hadir Langsung di Lokasi Kerja

Namun, pernyataan tersebut menuai kritik dari sejumlah kalangan. Pengamat kebijakan publik menilai pandangan tersebut terlalu menyederhanakan dampak kenaikan BBM terhadap kehidupan masyarakat, termasuk para pekerja.

Pakar Kebijakan Publik, Dr. Ahmad Rasyid, mengaku kecewa dengan pernyataan Said Iqbal. Menurutnya, kenaikan harga BBM non-subsidi tetap memiliki efek berantai yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi secara luas.

“Pandangan bahwa buruh tidak terdampak hanya karena menggunakan Pertalite menurut saya kurang tepat. Kenaikan harga BBM non-subsidi dapat memengaruhi biaya distribusi, transportasi, dan harga barang di berbagai sektor. Dampaknya pada akhirnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk buruh,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa banyak kendaraan logistik, armada distribusi, hingga kendaraan operasional perusahaan menggunakan BBM non-subsidi. Ketika biaya operasional meningkat, maka harga barang dan jasa berpotensi ikut naik sehingga menekan daya beli masyarakat.

Baca Juga:  Jurnalis Bekerja Sesuai Kode Etik: Menjaga Integritas Meski Tanpa Gaji Tetap

“Kepemimpinan serikat pekerja seharusnya melihat persoalan secara menyeluruh. Buruh bukan hanya pengguna BBM, tetapi juga bagian dari sistem ekonomi yang terdampak oleh setiap kenaikan biaya produksi dan distribusi,” tambahnya.

Menurut Ahmad, organisasi buruh semestinya tidak hanya mempertimbangkan dampak langsung dari penggunaan jenis BBM tertentu, tetapi juga memperhatikan dampak jangka panjang terhadap inflasi dan kesejahteraan pekerja.

Meski demikian, ia tetap menghormati sikap dan strategi yang diambil Partai Buruh maupun KSPI dalam merespons kebijakan pemerintah terkait energi dan harga BBM.

Sementara itu, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari KSPI maupun Partai Buruh mengenai rencana aksi demonstrasi terkait kenaikan harga Pertamax.

Berita Terkait

Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara
JIC Belum Direvitalisasi Pasca Kebakaran 2022, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemprov DKI Jakarta
Satpol PP Kecamatan Cilincing Amankan 72 Botol Miras di Semper Barat, Ketua RW Apresiasi Gerak Cepat Petugas
Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan
Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh
Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman
Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan
“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:13 WIB

Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:29 WIB

Satpol PP Kecamatan Cilincing Amankan 72 Botol Miras di Semper Barat, Ketua RW Apresiasi Gerak Cepat Petugas

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:12 WIB

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:40 WIB

Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:16 WIB

Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman

Berita Terbaru