Resmikan Kantor Baru, Lembaga Sahabat Mikutopia Gelar Tasyakuran Kembangkan Wisata Edukasi Jamur dan Berdayakan Warga Desa Tulungrerjo

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Batu | Teropongrakyat.co – Lembaga Sahabat Mikutopia, yang bergerak di bidang edukasi dan kegiatan luar ruangan dengan visi membangun generasi berkarakter, menggelar kegiatan acara tasyakuran sekaligus meresmikan kantor baru.

Kegiatan acara ini menjadi momen, bentuk wujud rasa syukur sekaligus mempererat jalinan tali silaturahmi dengan berbagai pihak.

CV. Arsufa Multi Karya yang menaungi edukasi dan kegiatan outbond Sahabat Mikutopia, kini resmi menempati kantor baru di Dusun Gerdu, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, pada Rabu (10/6/2026).

Direktur CV. Arsufa Multi Karya, Achmad Arthur Julio Tampi menjelaskan, bahwa kehadiran Lembaga Sahabat Mikutopia menjadi terobosan baru dalam mengembangkan wisata edukasi berbasis jamur, sekaligus juga memberdayakan warga masyarakat Desa Tulungrejo.

“Kami berkolaborasi bersama wisata edukasi Mikutopia, dengan berupaya meningkatkan nilai tambah untuk komoditas jamur. Selain itu, kami tentunya juga membuka lapangan kerja, dan menghadirkan program edukatif bagi wisatawan yang berkunjung,” terangnya kepada awak media.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menyatakan keterlibatannya telah dimulai sejak pembangunan kawasan wisata Mikutopia, bahkan sejak awal berdiri.

Baca Juga:  Lurah di Jakarta Utara Ikuti Bimtek Kepemimpinan, Kembangkan Diri Hadapi Jakarta Kota Global

 

“Kami juga berperan untuk menjembatani komunikasi, agar keberadaan destinasi wisata Mikutopia ini dapat diterima dan memberi manfaat bagi warga masyarakat Desa Tulungrejo, sehingga perekonomian dapat terdongkrak naik,” ungkapnya.

Menurutnya, sejak awal pihaknya juga telah membangun hubungan yang baik dengan warga RW 17 Dusun Gerdu, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

“Ya, karena kami ingin agar wisata Mikutopia ini dapat diterima oleh semua warga masyarakat Kota Batu, juga para wisatawan dan memberi dampak yang positif serta nyata,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, bahwa kerja sama kemudian diperluas ke berbagai program edukasi budidaya jamur, seperti salah satunya pengolahan hasil panen, kegiatan luar ruangan, hingga permainan edukatif.

“Saat ini kami menyiapkan cooking class sebagai paket pembelajaran lengkap. Program ini terbuka untuk TK, SD, SMP, hingga dewasa dan ibu rumah tangga. Kami susun rangkaian utuh, mulai dari menanam, mengolah, hingga mengolahnya menjadi makanan. Peserta tidak hanya tahu manfaatnya, tetapi juga bisa mempraktikkannya,” papar Arthur.

Pemberdayaan Warga Jadi Fokus Utama

Baca Juga:  Kemacetan Parah Jalan Cakung Cilincing Raya Tak Kunjung Terurai, Antrian Truk Kontainer Dikeluhkan Warga

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, bahwa pada saat ini sudah ada 12 tenaga kerja dari warga masyarakat sekitar.

“Nantinya kami akan menambahkan 15-20 orang lagi ke depannya, yakni warga masyarakat Desa Tulungrejo dan sekitarnya,” urainya.

Di tempat yang sama, Manajer Operasional Mikutopia, Panji Akbar Ramadhani menyambut baik kerja sama ini.

Pihaknya menilai keterlibatan warga masyarakat setempat menjadi kekuatan yang dapat meningkatkan daya tarik, sekaligus manfaat ekonomi wisata.

“Karena kami terbuka untuk selalu terus berkolaborasi dengan Pemdes, BUMDes, dan kelompok warga masyarakat Desa Tukungrejo. Harapannya, agar sinergitas dan kerja sama ini dapat terus tumbuh untuk memberi manfaat bersama,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Tulungrejo, Suliono mengapresiasi langkah ini. Ia menyebut, bahwa jamur sebagai komoditas unggulan desa kini memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

“Itu karena dikembangkan menjadi wisata edukasi, bukan hanya dijual mentahnya saja. Pemdes Tulungrejo akan terus mendukung promosi dan kerja sama. Semoga ini membuka peluang usaha baru dan meningkat kesejahteraan warga masyarakat agar perekonomian terdongkrak naik,” tandasnya.

Berita Terkait

Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara
JIC Belum Direvitalisasi Pasca Kebakaran 2022, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemprov DKI Jakarta
Satpol PP Kecamatan Cilincing Amankan 72 Botol Miras di Semper Barat, Ketua RW Apresiasi Gerak Cepat Petugas
Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan
Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh
Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman
Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan
“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:13 WIB

Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:29 WIB

Satpol PP Kecamatan Cilincing Amankan 72 Botol Miras di Semper Barat, Ketua RW Apresiasi Gerak Cepat Petugas

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:12 WIB

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:40 WIB

Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:16 WIB

Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman

Berita Terbaru