Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTSidang Perdana Kasus Pencabulan Digelar di PN Malang, Jaksa Bacakan Dakwaan terhadap Terdakwa AMHKomentar: 0

Sidang Perdana Kasus Pencabulan Digelar di PN Malang, Jaksa Bacakan Dakwaan terhadap Terdakwa AMH

Teropong Rakyat, 4 November 2025, 13:57 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Malang,| Teropongrakyat.co — Pengadilan Negeri (PN) Malang Kelas IA menggelar sidang perdana perkara tindak pidana pencabulan dengan terdakwa AMH, pada Senin (3/11) siang. Sidang yang berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB itu beragenda pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Batu.

Sidang dipimpin oleh Majelis Hakim terdiri dari Muhammad Hambali, S.H., M.H.,  Yuli Atmaningsih, S.H., M.Hum. dan Rudy Wibowo, S.H., M.H.

Sementara, Jaksa Made Ray Adi Marta, S.H. bertindak sebagai penuntut umum dalam perkara tersebut.

Baca Juga:  H. Makawi Berharap Putusan PN Jakarta Utara Berikan Kepastian Hukum dan Rasa Keadilan

Dalam pembacaan dakwaannya, JPU menyebut bahwa terdakwa AMH diduga melakukan perbuatan cabul terhadap anak, sebagaimana diatur dalam Pasal 82 ayat (1) jo Pasal 76E Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Perlindungan Anak, yang telah diubah dengan UU Nomor 17 Tahun 2016.

Jaksa menegaskan, pasal tersebut melarang setiap orang melakukan kekerasan, ancaman kekerasan, tipu muslihat, kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul.

Baca Juga:  Kejari Bandung Terbitkan SP3 Kasus Wakil Wali kota, BPI KPNPA RI Akan Temui Kejati Jabar

Apabila terbukti bersalah, terdakwa diancam dengan pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama lima belas tahun, serta denda maksimal Rp5 miliar.

Diketahui, AMH saat ini ditahan di Lapas Kelas I Lowokwaru, Malang.

Sidang yang dimulai pukul 13.24 WIB itu berjalan lancar hingga ditutup sekitar pukul 13.47 WIB. Majelis hakim kemudian menetapkan sidang lanjutan dengan agenda eksepsi (pembelaan awal) akan digelar pada Senin, 10 November 2025 mendatang.

Lihat Hukum Selengkapnya→
Artikel Terkait Hukum
Breaking NewsKanal lain
TNI – PolriKanal lain