Pasuruan, teropongrakyat.co – Suasana penuh hangat dan kekeluargaan mewarnai kunjungan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pasuruan, Prof. Rasyidi, ke Kantor DPD LDII Kota Pasuruan.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahim sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun kehidupan beragama yang damai, harmonis, dan penuh toleransi.
(Kamis, 16/07/26)
Dalam sambutannya, Prof. Rasyidi menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata LDII yang selama ini telah hadir di berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, LDII merupakan salah satu aset bangsa yang memiliki peran strategis dalam pembinaan umat, pendidikan karakter generasi muda, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi penting bagi persatuan Indonesia.
“Peran organisasi kemasyarakatan seperti LDII sangat dibutuhkan dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan Indonesia yang damai dan maju,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Rasyidi juga mengingatkan pentingnya menjaga Tri Kerukunan Umat Beragama, yaitu kerukunan intern umat beragama, kerukunan antarumat beragama, dan kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah. Ketiga pilar tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang saling menghormati, rukun, serta mampu menghadapi berbagai tantangan kebangsaan secara bersama.
Sementara itu, jajaran DPD LDII Kota Pasuruan menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian dan dukungan Kementerian Agama terhadap upaya pembinaan umat.
Menurut H. Moch. Ali, SE Ketua DPD LDII Kota Pasuruan bahwa
Silaturahim ini diharapkan semakin memperkuat komunikasi, kerja sama, dan kolaborasi dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Melalui pertemuan ini, diharapkan hubungan yang telah terjalin baik antara Kementerian Agama Kota Pasuruan dan DPD LDII Kota Pasuruan dapat terus ditingkatkan. Semangat kebersamaan, toleransi, dan gotong royong menjadi modal utama dalam mewujudkan kehidupan beragama yang harmonis, memperkokoh persatuan bangsa, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang damai, sejahtera, dan bermartabat,” lanjut Moch. Ali pada awak media.
(Yudis)



























































