Jasa Ekspedisi Kembali Jadi Modus, Bea Cukai Malang Sikat 9.080 Batang Rokok Ilegal

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co – Peredaran rokok ilegal melalui jalur jasa ekspedisi kembali digagalkan petugas Bea Cukai. Pada Kamis, 12 Februari 2026 sekitar pukul 13.00 WIB, Tim Bea Cukai Malang melaksanakan patroli darat rutin dengan fokus pengawasan pada jasa pengiriman barang di wilayah Kabupaten Malang.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan di salah satu jasa ekspedisi yang beralamat di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Dari hasil pemeriksaan sejumlah paket kiriman, tim menemukan Barang Kena Cukai (BKC) berupa Hasil Tembakau (HT) jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) berbagai merek, di antaranya SA dan GA, yang tidak dilekati pita cukai sesuai ketentuan perundang-undangan.

Baca Juga:  Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia), Humas Dpp Lsm Gempita: Apa Kabar Firli Bahuri?

Dari hasil pendalaman, total barang bukti yang diamankan sebanyak 4 koli atau 460 bungkus, setara dengan 9.080 batang rokok ilegal. Seluruh barang tersebut langsung diamankan untuk selanjutnya dibawa ke KPPBC Tipe Madya Cukai Malang guna proses penelitian dan penanganan lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku.

Atas penindakan tersebut, potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp6.773.680, dengan total perkiraan nilai barang sebesar Rp13.483.800. Penindakan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Bea Cukai dalam menekan peredaran rokok ilegal yang kerap memanfaatkan jalur distribusi pengiriman barang.

Baca Juga:  Sempat Buron, Pelaku Jambret Saat Lebaran di Malang Diringkus Polisi

 

Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Johan Pandores, dalam keterangannya pada 18 Februari 2026 menegaskan bahwa pengawasan terhadap jasa ekspedisi akan terus diperketat. Menurutnya, setiap rupiah kerugian negara yang berhasil diselamatkan dari peredaran rokok ilegal memiliki dampak langsung bagi penerimaan negara dan kesejahteraan masyarakat.

Bea Cukai juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk tidak terlibat dalam distribusi maupun penjualan rokok tanpa pita cukai, serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi pelanggaran di lingkungan sekitar.

Berita Terkait

Jeritan Keluarga di Balik Jeruji: Saat Harapan Nyaris Padam, Rahmad Sukendar Datang Membuka Jalan Keadilan
Pemkot Jakbar Diminta Tertibkan PRC dan Street Food City Resort
Rahmad Sukendar Desak Kejagung Transparan, Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kajari Karo
Segel Dilanggar, Hukum Dipertanyakan: Rahmad Sukendar Semprot Keras Aparat di Kasus PT Gandasari Shipyard
BPI KPNPA RI Apresiasi Gerak Cepat Kejagung, Minta Penindakan Tak Berhenti di Pencopotan
Aksi Solidaritas untuk Vanessa Digelar di Mabes Polri, Desak Penangguhan Penahanan dan Gelar Perkara Khusus
BPIKPNPARI Akan Temui Kemenko Polhukam, Desak Tindakan Tegas atas Aktivitas Reklamasi PT Gandasari Shipyard
BPIKPNPARI Desak Ketua KPK Mundur, Tuding Lembaga Antirasuah Kehilangan Marwah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 04:12 WIB

Jeritan Keluarga di Balik Jeruji: Saat Harapan Nyaris Padam, Rahmad Sukendar Datang Membuka Jalan Keadilan

Selasa, 7 April 2026 - 12:26 WIB

Pemkot Jakbar Diminta Tertibkan PRC dan Street Food City Resort

Minggu, 5 April 2026 - 23:53 WIB

Rahmad Sukendar Desak Kejagung Transparan, Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kajari Karo

Sabtu, 4 April 2026 - 15:10 WIB

Segel Dilanggar, Hukum Dipertanyakan: Rahmad Sukendar Semprot Keras Aparat di Kasus PT Gandasari Shipyard

Jumat, 3 April 2026 - 15:05 WIB

BPI KPNPA RI Apresiasi Gerak Cepat Kejagung, Minta Penindakan Tak Berhenti di Pencopotan

Berita Terbaru