Api dari Pembakaran Daduk Hanguskan Lahan Tebu di Bantur, Damkar Malang Bergerak Cepat Cegah Merembet ke Permukiman

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang | Teropongrakyat.co – Kebakaran lahan tebu seluas sekitar 100 meter persegi terjadi di Dusun Krajan RT 8 RW 2, Desa Rejosari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Selasa (21/7/2026) siang. Berkat respons cepat warga dan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum meluas hingga ke permukiman warga.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Informasi diterima Mako Damkar pada pukul 14.35 WIB, kemudian Regu 3 Damkar Kabupaten Malang langsung bergerak ke lokasi lima menit kemudian dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam.

Baca Juga:  DPRD Kabupaten Malang Gelar FGD Pengembangan Unit Usaha BUMDes di Kecamatan Kromengan

Api dari Pembakaran Daduk Hanguskan Lahan Tebu di Bantur, Damkar Malang Bergerak Cepat Cegah Merembet ke Permukiman - Teropong Rakyat

Komandan Regu 3 Damkar Kabupaten Malang, Samsul B., menjelaskan bahwa kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran daduk di samping lahan tebu yang lokasinya berdekatan dengan kawasan permukiman.

“Awalnya ada warga yang membakar daduk di samping lahan tebu dan dekat permukiman. Karena angin bertiup cukup kencang, api menjadi tidak terkendali. Warga yang mengetahui kejadian langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menghubungi Mako Damkar,” ujar Samsul B.

Tim Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB dan segera melakukan proses pemadaman serta pendinginan. Sekitar pukul 16.00 WIB, api berhasil dipastikan padam sepenuhnya sehingga tidak lagi berpotensi menyebar.

Baca Juga:  TNI dan Pemkab Malang Perkuat Ketahanan Pangan Nasional di Pakisaji

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran menghanguskan lahan tebu milik warga dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp10 juta.

Petugas mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran terbuka, terutama di sekitar lahan pertanian dan permukiman saat kondisi angin kencang, karena berisiko memicu kebakaran yang lebih besar.

Berita Terkait

1.000 Kacamata Gratis Dibagikan! Aksi Sosial Optik Melawai Bantu Warga Jakarta Utara Melihat Lebih Jelas
Warga dan Pemerintah Duduk Bersama! Proyek SUTET 500 kV Jakarta Looping Siap Terangi Masa Depan
Lahan Bambu di Dau Terbakar, Api Membesar Diterpa Angin dan Nyaris Merembet ke Permukiman
GEMARI: Herdianto Kasi Uheksi Kejati Riau Cuma Ujung Keris–Tapi Kami Akan Tarik Keris Itu Sampai ke Gagangnya di Jakarta
Misbakhun Suntik Rp100 Juta untuk Persekap U-17, Dorong Talenta Muda Pasuruan Tembus Level Profesional
Kolaborasi Pusat dan DKI, Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Perlindungan Sosial
Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
Tiga Kebakaran Terjadi dalam Sehari di Malang, Damkar Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:37 WIB

1.000 Kacamata Gratis Dibagikan! Aksi Sosial Optik Melawai Bantu Warga Jakarta Utara Melihat Lebih Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Warga dan Pemerintah Duduk Bersama! Proyek SUTET 500 kV Jakarta Looping Siap Terangi Masa Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:38 WIB

Lahan Bambu di Dau Terbakar, Api Membesar Diterpa Angin dan Nyaris Merembet ke Permukiman

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:19 WIB

GEMARI: Herdianto Kasi Uheksi Kejati Riau Cuma Ujung Keris–Tapi Kami Akan Tarik Keris Itu Sampai ke Gagangnya di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Misbakhun Suntik Rp100 Juta untuk Persekap U-17, Dorong Talenta Muda Pasuruan Tembus Level Profesional

Berita Terbaru