Malang | Teropongrakyat.co – Kebakaran lahan tebu (daduk) di kawasan Tanjung Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (21/7/2026) malam, sempat membuat warga khawatir. Kobaran api yang dipicu pembakaran daduk di tengah angin kencang dikhawatirkan merembet ke kawasan permukiman.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Menyadari api semakin mendekati rumah warga, masyarakat segera melaporkan kejadian itu ke Mako Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang.

Komandan Regu (Danru) 3 Damkar Kabupaten Malang, Samsul B., menjelaskan bahwa kebakaran bermula saat ada warga yang membakar daduk di lahan tebu. Namun, tiupan angin membuat api cepat membesar sehingga berpotensi membahayakan permukiman.
“Ada warga yang membakar daduk di dekat permukiman. Karena angin cukup kencang, api dikhawatirkan merembet ke rumah warga sehingga masyarakat menghubungi Mako Damkar,” ujar Samsul B.
Laporan diterima petugas pada pukul 19.33 WIB. Satu menit kemudian, satu unit mobil pemadam dari Regu 3 langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba pada pukul 19.45 WIB untuk melakukan pemadaman.
Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIB. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 100 meter persegi.
Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam peristiwa tersebut. Kecepatan penanganan Damkar Kabupaten Malang berhasil mencegah api meluas ke kawasan perumahan di sekitar lokasi.
Petugas mengimbau masyarakat agar tidak membakar daduk atau sisa tanaman secara sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin dan musim kemarau, karena berisiko memicu kebakaran yang dapat mengancam keselamatan warga dan lingkungan.


























































