TPS Ilegal Di Tarumajaya, Warga Setia Asih Desak Pemkab Bekasi Bertindak

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi, TeropongRakyat.co — Keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di wilayah Kelurahan Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, menuai protes keras warga. TPS yang dikelola swasta perorangan bernama Diki itu dinilai mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan masyarakat. Minggu, (15/02/2026).

Berdasarkan investigasi TeropongRakyat.co, tumpukan sampah di lokasi bukan hanya berasal dari Setia Asih, tetapi juga kiriman dari sejumlah daerah lain. Bahkan, menurut keterangan saksi warga, sebagian sampah diduga berasal dari wilayah Jakarta Timur.

Baca Juga:  GBK Steril Jelang Misa Akbar Paus Fransiskus

Kondisi di lapangan memprihatinkan. Sampah menggunung, bau menyengat tercium hingga permukiman warga sekitar Perumahan Mutiara Gading City, serta aktivitas pembakaran memicu asap pekat yang dikhawatirkan berdampak pada gangguan pernapasan.

Gelombang kemarahan warga sempat memuncak. Ratusan warga turun ke jalan menuntut penutupan permanen TPS ilegal yang disebut telah bertahun-tahun beroperasi tanpa tindakan tegas.

Desakan diarahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi agar segera menutup lokasi, mengangkut sampah, dan menindak pengelola. Sorotan juga ditujukan kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi yang dinilai lalai mengawasi pencemaran lingkungan.

Baca Juga:  Kapolri Terima Anugerah Adat Ingatan Budi dari Lembaga Adat Melayu Riau

Di tengah tekanan warga, pengelola akhirnya menyampaikan permohonan maaf dan menyatakan TPS sementara ditutup, sembari meminta waktu untuk mengangkut seluruh sampah yang masih menumpuk.

Namun, warga menegaskan penutupan sementara bukan solusi. Mereka mendesak pemerintah daerah dan Bupati Bekasi turun tangan memastikan penutupan permanen serta pemulihan lingkungan.

Jika tidak ada langkah tegas, warga mengancam akan menggelar aksi lanjutan dengan massa lebih besar.

Berita Terkait

Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga
15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI
BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*
Pengelola Teras Nona Manis Beri Penjelasan Terkait Keributan yang Viral
Sidang Lapangan Sengketa Lahan Sherwood Berjalan Lancar, Penggugat Klaim Tidak Ada Bantahan Batas Objek, PN Jakarta Utara Diharapkan Tegakkan Kepastian Hukum
Perkuat Pelayanan Umat, Gus Yusrul Hana Pastikan 2 Ambulans LKNU Jakarta Pusat Selalu Prima
LP Diduga Mandek 8 Bulan, Keluarga Korban Amankan Sendiri Terduga Pelaku ke Polres Metro Bekasi Kota
Meninggal Saat Menjalani Perawatan, Polresta Tangerang Beberkan Riwayat Penanganan Medis Tahanan

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:00 WIB

Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:09 WIB

15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:20 WIB

BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:16 WIB

Pengelola Teras Nona Manis Beri Penjelasan Terkait Keributan yang Viral

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:08 WIB

Sidang Lapangan Sengketa Lahan Sherwood Berjalan Lancar, Penggugat Klaim Tidak Ada Bantahan Batas Objek, PN Jakarta Utara Diharapkan Tegakkan Kepastian Hukum

Berita Terbaru

TNI – Polri

Irjen TNI Pimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat 105 Pati TNI

Kamis, 9 Jul 2026 - 21:49 WIB