Dugaan Pungli Pasar Bantar Gebang,Saksi Ngaku Diancam Tembak Jaksa, HP Disita

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi Kota .Teropongrakyat.co- Kamis, 23 Apr 2026 .Seorang Pengelola MCK di Pasar Bantar Gebang mengaku diancam tembak oleh oknum jaksa saat diperiksa selaku saksi di Kejari Kota Bekasi. Ponselnya juga disita oknum Kejaksaan.

Pelaku bernama Jaam, pengelola MCK Pasar Bantar Gebang, diperiksa pada tanggal 21 April 2026. Ia dimintai keterangan terkait penyelidikan dugaan pemerasan atau pungli terhadap pedagang yang diduga dilakukan oknum pejabat Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi ( Disdagperin ) tahun 2025.

Penyelidikan itu berdasarkan Sprinlid Kajari Kota Bekasi Nomor: Prin-2/M.2.17/Fd.2/04/2026 .

Baca Juga:  Skandal Korupsi Dana Desa dan Pengawasan Hukum yang Harus Diperkuat

“Saya Tembak Kamu”
Ditemui di kediamannya Bantar Gebang, Kamis (23/4/2026), Jaam menyebut ancaman itu muncul saat ia memberi keterangan.

“Di tengah saya memberi keterangan, oknum jaksa bilang saya bohong.padahal saya siap bersumpah atas kebenaran keterangan . Lalu dia dengan nada lantang bilang ‘saya tembak kamu’,” kata Jaam.

*HP Tak Dikembalikan*
Jaam mengaku ponselnya diminta sejak awal dan tak dikembalikan usai diperiksa,oknum jaksa juga meminta PIN HP miliknya.

“Saya minta HP saya kembali tapi ditahan. Padahal saya bukan tersangka. Apakah seperti itu SOP kejaksaan?” ujarnya.

Baca Juga:  Ancaman Obat Terlarang di Purwakarta, Warga Desak Tindakan Tegas

Jaam mengaku tertekan dan takut usai kejadian itu. Ia kini meminta didampingi pengacara dan berencana menggelar konferensi pers.

*Kejari Belum Beri Tanggapan*
Teropongrakyat.co belum bisa mengonfirmasi Kejari Kota Bekasi terkait pengakuan ancaman dan penyitaan HP tersebut. Hingga berita ini diterbitkna, belum ada tanggapan resmi dari Kasi Intel maupun Kasi Pidsus.

Kasus ini terkait dugaan pungli oleh oknum pejabat Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin ) Kota Bekasi ke pedagang pasar Bantar Gebang tahun 2025.(Ard).

Berita Terkait

Dugaan Pemaksaan Identitas di Jepara: Data Tak Jelas, Dukcapil Disorot, Ahli Waris Tempuh Jalur Pengaduan
Rahmad Sukendar Desak Kejaksaan Usut Dugaan Hilangnya Kali Ciputat di Kawasan Bintaro Xchange
Rahmad Sukendar Minta Klarifikasi Istana soal Isu Hoaks Libatkan Seskab dan Pangkopassus
Terungkap! Dua Gudang Oli di Cipondoh Kembali Beroperasi Usai Tutup Sementara
Peredaran Obat Terlarang di Bekasi Timur dan Rawalumbu Meningkat, Polisi Waspadai Modus Baru
Ketua Ombudsman Ditangkap, Yohanes Oci: Ini Bentuk Abuse of Power di Tubuh Pengawas Negara
Dari Laptop Jadi Perkara: James Gunawan Divonis 18 Bulan Penjara
Keberhasilan Satresnarkoba Polres Batu, Ungkap Kasus Peredaran Narkoba Jenis Pil Ekstasi 40 Butir Patut Diacungi Jempol

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:13 WIB

Dugaan Pungli Pasar Bantar Gebang,Saksi Ngaku Diancam Tembak Jaksa, HP Disita

Kamis, 23 April 2026 - 07:45 WIB

Rahmad Sukendar Desak Kejaksaan Usut Dugaan Hilangnya Kali Ciputat di Kawasan Bintaro Xchange

Rabu, 22 April 2026 - 13:43 WIB

Rahmad Sukendar Minta Klarifikasi Istana soal Isu Hoaks Libatkan Seskab dan Pangkopassus

Selasa, 21 April 2026 - 17:54 WIB

Terungkap! Dua Gudang Oli di Cipondoh Kembali Beroperasi Usai Tutup Sementara

Selasa, 21 April 2026 - 17:01 WIB

Peredaran Obat Terlarang di Bekasi Timur dan Rawalumbu Meningkat, Polisi Waspadai Modus Baru

Berita Terbaru

Breaking News

Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:57 WIB