Warga Sukapura Tolak Pembangunan Dapur MBG di Tengah Permukiman, Hasil Voting Menangkan Penolakan

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA UTARA, TeropongRakyat.co – Warga Jalan Demak RT 02/RW 07, Komplek Bea Cukai, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, menolak adanya pembangunan dapur MBG yang berdempetan langsung dengan rumah warga.

Penolakan tersebut diputuskan melalui polling atau pemungutan suara yang sebelumnya telah disepakati bersama antara warga dan pihak yayasan dapur MBG dalam pertemuan pertama yang digelar pada Minggu lalu.

Warga Sukapura Tolak Pembangunan Dapur MBG di Tengah Permukiman, Hasil Voting Menangkan Penolakan - Teropong Rakyat

Dalam kesepakatan tersebut, warga dan pihak yayasan sepakat memberikan jeda waktu selama tiga hari sebelum dilaksanakannya polling. Mekanisme pemungutan suara dilakukan dengan sistem satu rumah satu suara guna menjaga keadilan dan transparansi.

Warga Sukapura Tolak Pembangunan Dapur MBG di Tengah Permukiman, Hasil Voting Menangkan Penolakan - Teropong Rakyat

Pada Rabu, 14 Mei 2026, polling akhirnya digelar tepat di depan bangunan dapur MBG yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. Hasil pemungutan suara menunjukkan mayoritas warga menolak keberlanjutan pembangunan dapur MBG tersebut.

Baca Juga:  Dukung Ketahanan Pangan, Polres Pelabuhan Tanjung Priok tebar benih ikan nila

Dari hasil perhitungan suara, pihak yang menolak pembangunan memperoleh 19 suara, sedangkan pihak yang setuju hanya memperoleh 9 suara.

Warga Sukapura Tolak Pembangunan Dapur MBG di Tengah Permukiman, Hasil Voting Menangkan Penolakan - Teropong Rakyat

Ketua RT 02, Dwi Prayitno, menyampaikan bahwa hasil polling tersebut telah disepakati bersama secara terbuka dan jujur.

“Ya sudah disepakati ya, dengan pungutan suara ini yang adil, transparan dan jujur, telah disepakati tidak ada lagi pembangunan berlanjut dapur MBG ini, dengan pungutan suara lebih banyak yang tidak setuju,” ucap Dwi Prayitno.

Baca Juga:  ⁠Ketum PWI pusat Hendry CH bangun tegaskan Farianda Sinik, Nasir Nurdin, dan Andi Gino Tetap Ketua PWI Provinsi

Salah satu warga, Kemas Yunus, juga menyampaikan rasa syukurnya atas dihentikannya pembangunan tersebut.

“Alhamdulillah tidak diteruskan pembangunan, karena menurut kami ini sudah menyalahi aturan, membangun tanpa musyawarah terhadap warga, tiba-tiba main bangun di wilayah kita. Apalagi beda beberapa rumah dari saya, itu sangat mengganggu kenyamanan kami di sini,” ujar Kemas Yunus.

Warga berharap ke depan setiap pembangunan usaha atau fasilitas di lingkungan permukiman dapat terlebih dahulu melalui musyawarah bersama masyarakat sekitar agar tidak menimbulkan konflik maupun keresahan di tengah warga.

Berita Terkait

Wali Kota Jakut Klarifikasi Surat Imbauan Pajak yang Beredar Saat HUT RI
Rockim Vocalis Utama Meninggal Dunia, Band Punk Rock Asal Kota Batu BRAIN WASH Merasa Kehilangan
Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rajeg Berlangsung Khidmat, Danramil Tekankan Makna Kemerdekaan
TNI-Polri dan Pemprov DKI Bersihkan Sungai Kalijodo, Ketua RW 05 Tekankan Kesadaran Warga Jaga Lingkungan
Gempa Dahsyat NTT 47 Tewas 5.000 Mengungsi Ratusan Bangunan Rusak
SCY Group: Momentum HUT RI ke-81,FABA Kini Memberi Manfaat Nyata Untuk Pendidikan
H. Sanusi Sebagai Calon Kepala Desa Dongkal : Siap Sejahterakan Masyarakat Dengan Kepemimpinan Jujur Dan Transparent
Dua Kali Isi Solar Subsidi, Truk Box A-8285-FC Diamankan Tipiter Polres Subang

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Wali Kota Jakut Klarifikasi Surat Imbauan Pajak yang Beredar Saat HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Rockim Vocalis Utama Meninggal Dunia, Band Punk Rock Asal Kota Batu BRAIN WASH Merasa Kehilangan

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rajeg Berlangsung Khidmat, Danramil Tekankan Makna Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:22 WIB

TNI-Polri dan Pemprov DKI Bersihkan Sungai Kalijodo, Ketua RW 05 Tekankan Kesadaran Warga Jaga Lingkungan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Gempa Dahsyat NTT 47 Tewas 5.000 Mengungsi Ratusan Bangunan Rusak

Berita Terbaru