GRESIK, teropongrakyat.co – Masifnya penggunaan smartphone di kalangan remaja kini menjadi tantangan besar bagi dunia pendidikan. Menanggapi fenomena tersebut, tim dosen dari UPN “Veteran” Jawa Timur hadir memberikan solusi nyata melalui edukasi manajemen waktu bagi para siswa di SMK Islamic Qon GKB Gresik, Rabu (22/1/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam program kurikuler “Kebekerjaan dan Pengembangan Diri” ini dipandu oleh Ardyan Wicaksana, S.T., M.M., bersama tim ahli yang terdiri dari Dr. Muhammad Tahajjudi Ghifary, S.AB., M.PSDM, dan Prasetyo Alif Soeprawiro, S.Psi., M.Psi.
Dalam pemaparannya di hadapan para siswa yang antusias, Ardyan Wicaksana menekankan bahwa teknologi digital bak dua sisi mata pisau. Jika tidak dikelola dengan disiplin, gempuran informasi dan hiburan di ponsel pintar dapat mengikis fokus belajar dan produktivitas generasi muda.
“Gadget bukan untuk dijauhi, tapi harus dikendalikan. Tanpa manajemen waktu yang matang, penggunaan HP yang berlebihan secara perlahan bisa ‘mencuri’ waktu produktif dan menghambat pencapaian masa depan siswa,” tegas Ardyan.
Tim dosen UPNVJT mengajak para siswa untuk mulai menyusun skala prioritas. Keseimbangan antara waktu belajar, istirahat, bersosialisasi, dan pengembangan hobi menjadi poin utama yang ditekankan dalam sesi ini.
Beberapa poin penting yang disampaikan dalam penyuluhan tersebut meliputi kesadaran prioritas untuk membedakan antara kebutuhan edukasi dan sekadar hiburan digital, kemudian kedisiplinan diri untuk membangun kontrol agar tidak terdistraksi oleh notifikasi di jam produktif. Kemudian tidak lupa pemanfaatan positif dalam mengubah fungsi HP dari sekadar alat hiburan menjadi sarana pengembangan potensi diri dan persiapan memasuki dunia kerja.
Kemampuan mengatur waktu dinilai sebagai soft skill krusial bagi siswa SMK, baik untuk terjun ke industri maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Melalui kolaborasi ini, tim dosen Manajemen UPNVJT berharap siswa SMK Islamic Qon GKB Gresik memiliki karakter yang kuat, disiplin, dan mampu memanfaatkan teknologi sebagai batu loncatan menuju kesuksesan, bukan sebagai penghambat.
Penulis: Ardyan Wicaksana, S.T., M.M.



























































