Pengelola Teras Nona Manis Beri Penjelasan Terkait Keributan yang Viral

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BOGOR, teropongrakyat.co – Pengelola Teras Nona Manis, yang diwakili bidang Humas, Fransiskus Darma atau Franky buka suara terkait dugaan keributan yang terjadi di tempat usahanya hingga heboh di media sosial (medsos) @dewanperwakilannetizen.

Franky juga menyayangkan adanya narasi yang menyebutkan bahwa Tipzy Bears yang merupakan bagian ruangan kafe dari Teras Nona Manis ini menjadi tempat yang kerap terjadi keributan.

Franky mengungkapkan, bahwa keributan yang viral di medsos itu terjadi di luar area Teras Nona Manis, atau tepatnya di tempat parkir kendaraan yang letaknya di luar gedung Teras Nona Manis,

“Jadi, kala itu memang ada orang yang membuat kegaduhan di depan tempat kami, dan berdasarkan informasi yang kami terima bahwa orang tersebut diduga ada gesekan dengan petugas parkir,” kata Franky saat memberi hak jawab terkait viralnya dugaan keributan di Tipzy Bears kepada wartawan, Selasa 7 Juli 2026.

“Setelah itu, karena kami tidak ingin ada keributan, maka kami meminta orang tersebut ke dalam dengan tujuan agar perselisihannya diselesaikan dan kami tegaskan setelah kita mediasi, kedua belah pihak berdamai dan saling memaafkan,” sambungnya.

Baca Juga:  Rapim Polri 2026 Hari Kedua, Kapolri Tekankan Peran Polri Jaga Stabilitas dan Dukung Program Pemerintah

Franky pun membantah keributan yang terjadi di luar area Teras Nona Manis dipicu minuman beralkohol. Menurutnya, siapa pun bisa ribut tanpa harus ada pengaruh alkohol, karena sesaat sebelum kejadian yang bersangkutan mungkin ada gesekan dengan petugas parkir di luar area Nona Manis.

Selain itu, ditegaskan Franky, bahwa orang yang membuat kegaduhan di luar lingkungan Teras Nona Manis bukan pengunjung yang datang ke ke tempat usaha yang dikelola olehnya.

“Jadi kita juga enggak tahu, karena orang tersebut bukan pengunjung yang datang ke tempat kami. Tapi karena keributannya berada di luar gerbang Teras Nona Manis, ya kita coba untuk melerainya dengan membawa mereka ke dalam. Dan setelah kita lerai, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan keduanya sudah salin memaafkan,” jelasnya.

Franky kembali menyampaikan, bahwa dengan viralnya video yang diposting oleh medsos tersebut sangat merugikan pihak Teras Nona Manis. Sebab, dalam video tersebut dinarasikan bahwa keributan itu terjadi di area ruang Tipzy Bears, sehingga membawa opini keributan betul-betul terjadi di lingkungan Terasa Nona Manis.

Baca Juga:  98 Resolution Network Salurkan 98 Juta Bencana Banjir Sumatera Melalui PB IDI

“Jadi ini bisa dikatakan bahwa kita itu menjadi korban. Kenapa demikian? Karena dalam narasi yang ada di medsos tersebut seolah berada di tempat kami, apalagi ada narasi bahwa tempat kami sering ada keributan. Jujur, dengan adanya narasi tersebut, posisi kita dirugikan, dan ini yang kami sayangkan. Harusnya ada klarifikasi kepada kami sebagai hak jawab dari kami,” jelasnya.

Saat ditanya apakah ada langkah hukum yang ditujukan kepada medsos yang sudah terlanjur viral, kata Franky, pihaknya masih mengkaji terkait hal itu. Namun, dia mengaku, manajemen telah menghubungi pihak terkait untuk meluruskan.

“Untuk itu (ke proses hukum, red), masih kita kaji. Tapi kami sudah DM ke yang bersangkutan, tapi tak ada respons,” kata dia.

Franky juga berharap dan menyarankan kepada semua pihak untuk tidak termakan dengan informasi-informasi yang tersebar di media sosial.

“Kita menyadari bahwa sekarang tuh informasi cepat beredar melalui medsos. Tetapi, kami berharap sebaiknya konfirmasi dulu kepada kami yang betul-betul dari sumbernya,” pungkasnya.

Penulis : Teguh Donie

Berita Terkait

Sidang Lapangan Sengketa Lahan Sherwood Berjalan Lancar, Penggugat Klaim Tidak Ada Bantahan Batas Objek, PN Jakarta Utara Diharapkan Tegakkan Kepastian Hukum
Perkuat Pelayanan Umat, Gus Yusrul Hana Pastikan 2 Ambulans LKNU Jakarta Pusat Selalu Prima
LP Diduga Mandek 8 Bulan, Keluarga Korban Amankan Sendiri Terduga Pelaku ke Polres Metro Bekasi Kota
Meninggal Saat Menjalani Perawatan, Polresta Tangerang Beberkan Riwayat Penanganan Medis Tahanan
Sidang Lapangan Sengketa Lahan Sherwood Kembali Tertunda, Ahli Waris Pertanyakan Kepastian Hukum
Proyek Turap Kali Cakung Lama Tuai Polemik, Dewan Kota Turun Tangan Atasi Keluhan Warga
DLHK Kabupaten Tangerang Diduga Bakar Uang Rp 1,4M untuk Fasilitas Sampah yang Nggak Dipakai
Yohanes Oci: Gestur Jokowi Harus Dipahami dalam Konteks Budaya

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:16 WIB

Pengelola Teras Nona Manis Beri Penjelasan Terkait Keributan yang Viral

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:08 WIB

Sidang Lapangan Sengketa Lahan Sherwood Berjalan Lancar, Penggugat Klaim Tidak Ada Bantahan Batas Objek, PN Jakarta Utara Diharapkan Tegakkan Kepastian Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:21 WIB

Perkuat Pelayanan Umat, Gus Yusrul Hana Pastikan 2 Ambulans LKNU Jakarta Pusat Selalu Prima

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:19 WIB

LP Diduga Mandek 8 Bulan, Keluarga Korban Amankan Sendiri Terduga Pelaku ke Polres Metro Bekasi Kota

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:46 WIB

Meninggal Saat Menjalani Perawatan, Polresta Tangerang Beberkan Riwayat Penanganan Medis Tahanan

Berita Terbaru