Sopir Truk Ngaku Baru Sekali Antar Solar Ilegal ke PT Aldika Putera Mitra Utama

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 22:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:istimewa


Sukabumi, Kamis 25 September 2025 – Sebuah truk tangki yang terhenti di kawasan Sukabumi diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar industri ilegal. Truk tersebut diketahui membawa pasokan untuk PT Aldika Putera Mitra Utama dengan tujuan akhir PLTU Palabuhanratu.

Sopir truk, Yanto, mengaku hanya menjalankan perintah pemilik kendaraan bernama Angun. Ia menegaskan, dirinya tidak mengetahui lebih jauh soal asal-usul solar tersebut.

Foto:istimewa
Foto:istimewa

“Saya hanya sopir. Mobil ini punya Angun. Saya diminta bantu mengisi armada yang kurang. Baru sekali ini saya antar solar ke PT Aldika Putera Mitra Utama untuk dikirim ke PLTU Palabuhanratu,” ujar Yanto kepada wartawan.

Pakar energi dari Universitas Padjadjaran, Dr. Ahmad Firmansyah, menilai kasus seperti ini harus ditangani serius karena berpotensi merugikan negara hingga miliaran rupiah.

“Distribusi BBM ilegal biasanya melibatkan jaringan yang cukup rapi. Jika benar solar tersebut masuk ke industri besar seperti PLTU, maka kerugian negara sangat besar karena solar subsidi atau ilegal dijual dengan harga jauh lebih murah dari harga resmi,” jelasnya.

Kasus ini kembali menyoroti lemahnya pengawasan distribusi solar di jalur industri. Hingga berita ini terbit, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada aparat kepolisian dan BPH Migas terkait dugaan distribusi solar ilegal tersebut.

Baca Juga:  Polres Metro Jakarta Pusat Bersama KPK Ringkus Tersangka KPK Gadungan

 

Penulis : Gibrandi

Berita Terkait

Jeritan Keluarga di Balik Jeruji: Saat Harapan Nyaris Padam, Rahmad Sukendar Datang Membuka Jalan Keadilan
Pemkot Jakbar Diminta Tertibkan PRC dan Street Food City Resort
Rahmad Sukendar Desak Kejagung Transparan, Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kajari Karo
Segel Dilanggar, Hukum Dipertanyakan: Rahmad Sukendar Semprot Keras Aparat di Kasus PT Gandasari Shipyard
BPI KPNPA RI Apresiasi Gerak Cepat Kejagung, Minta Penindakan Tak Berhenti di Pencopotan
Aksi Solidaritas untuk Vanessa Digelar di Mabes Polri, Desak Penangguhan Penahanan dan Gelar Perkara Khusus
BPIKPNPARI Akan Temui Kemenko Polhukam, Desak Tindakan Tegas atas Aktivitas Reklamasi PT Gandasari Shipyard
BPIKPNPARI Desak Ketua KPK Mundur, Tuding Lembaga Antirasuah Kehilangan Marwah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 04:12 WIB

Jeritan Keluarga di Balik Jeruji: Saat Harapan Nyaris Padam, Rahmad Sukendar Datang Membuka Jalan Keadilan

Selasa, 7 April 2026 - 12:26 WIB

Pemkot Jakbar Diminta Tertibkan PRC dan Street Food City Resort

Minggu, 5 April 2026 - 23:53 WIB

Rahmad Sukendar Desak Kejagung Transparan, Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kajari Karo

Sabtu, 4 April 2026 - 15:10 WIB

Segel Dilanggar, Hukum Dipertanyakan: Rahmad Sukendar Semprot Keras Aparat di Kasus PT Gandasari Shipyard

Jumat, 3 April 2026 - 15:05 WIB

BPI KPNPA RI Apresiasi Gerak Cepat Kejagung, Minta Penindakan Tak Berhenti di Pencopotan

Berita Terbaru

Breaking News

Sucikan Hati, Eratkan Persaudaraan: Pesan Kuat di Halal Bihalal PWJU

Jumat, 10 Apr 2026 - 15:58 WIB