UPN “Veteran” Jawa Timur Dorong ASN Akademik Berdampak Melalui Latsar CPNS 2026

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, teropongrakyat.co – UPN “Veteran” Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam membangun sumber daya manusia aparatur yang profesional, adaptif, dan berdampak melalui keikutsertaan dosen CPNS dalam Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada 18–23 Mei 2026 di Hotel Halogen tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter ASN sekaligus penguatan kapasitas dosen sebagai aparatur negara di lingkungan pendidikan tinggi.

Latsar CPNS 2026 diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Rindam V/Brawijaya. Kegiatan ini diikuti 198 peserta yang terdiri dari Golongan III Angkatan 44, 45, dan 46 serta Golongan II Angkatan 37 dan 38. Peserta dari UPN “Veteran” Jawa Timur tergabung dalam Golongan III Angkatan 44.

Sebagai instansi pengirim, UPN “Veteran” Jawa Timur memandang Latsar CPNS bukan sekadar agenda formal birokrasi, tetapi juga investasi strategis dalam pengembangan human capital aparatur akademik. Dalam teori Human Capital yang dikembangkan Gary Becker pada 1993, organisasi yang berinvestasi pada pengembangan kompetensi pegawai akan memiliki daya saing dan produktivitas yang lebih kuat.

Dalam konteks perguruan tinggi, dosen ASN dinilai sebagai aset strategis yang menentukan kualitas pembelajaran, riset, pengabdian masyarakat, hingga tata kelola institusi. Hal ini juga sejalan dengan pendekatan Strategic Human Resource Management yang dikembangkan Brian Becker dan Mark Huselid, yang menekankan pentingnya SDM yang kompeten, adaptif, kolaboratif, dan memiliki keterikatan organisasi.

Nilai-nilai tersebut tercermin dalam Core Values ASN BerAKHLAK yang menjadi fondasi budaya kerja ASN Indonesia, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Bagi perguruan tinggi, nilai BerAKHLAK memiliki relevansi kuat dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Baca Juga:  Denpom Divif 1 Kostrad Gelar Korps Praport Pindah Satuan

Selain unggul dalam pengajaran, dosen ASN juga dituntut menghadirkan riset yang solutif, pengabdian masyarakat yang berdampak, serta pelayanan akademik yang profesional dan humanis.

Penguatan kapasitas ASN dosen melalui Latsar juga dinilai sejalan dengan arah transformasi pendidikan tinggi yang didorong oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui konsep “Kampus Berdampak”. Perguruan tinggi kini tidak hanya dinilai dari capaian administratif dan akademik internal, tetapi juga kontribusinya dalam menjawab persoalan sosial, ekonomi, teknologi, dan pembangunan masyarakat.

Keikutsertaan dosen UPN “Veteran” Jawa Timur dalam Latsar CPNS turut mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi serta agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada sektor pendidikan berkualitas, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta penguatan institusi yang inklusif dan efektif.

Selama mengikuti Latsar, peserta memperoleh pembelajaran mengenai nilai dasar ASN, wawasan kebangsaan, etika birokrasi, kedisiplinan, hingga aktualisasi di unit kerja masing-masing. Kolaborasi antara BPSDM Provinsi Jawa Timur dan Rindam V/Brawijaya juga menghadirkan pengalaman pembelajaran yang mengintegrasikan penguatan intelektual dengan pembinaan mentalitas kebangsaan dan kepemimpinan.

Salah satu peserta dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN “Veteran” Jawa Timur, Dyajeng Puteri Woro Subagio, berhasil meraih predikat Peserta Terbaik 1 Angkatan 44.

“Latsar menjadi pengalaman yang sangat berguna untuk memupuk jiwa kepemimpinan, kerja sama tim, dan kemampuan berkolaborasi. Kami juga bisa mengenal banyak rekan baru dari berbagai kampus maupun instansi pemerintah daerah sehingga memperluas perspektif dan jejaring profesional,” ujarnya.

Ia juga berharap perhatian terhadap kesejahteraan dosen ASN dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme aparatur pendidikan tinggi.

“Profesionalisme ASN tentu perlu didukung oleh kesejahteraan yang baik. Harapannya, kesejahteraan dosen juga terus diperhatikan agar kualitas pelayanan, pengabdian, dan kontribusi terhadap pendidikan tinggi semakin optimal,” tambahnya.

Baca Juga:  Eratani, UPL Indonesia, dan BPJS Ketenagakerjaan Wujudkan Perlindungan Jaminan Sosial untuk 1.000 Petani Binaan Eratani melalui Program Setiani

Sementara itu, peserta lainnya, Dr. M. Tahajjudi Ghifary, menilai Latsar CPNS memberikan banyak pengalaman positif dalam membangun kedisiplinan, kepemimpinan, dan pemahaman mengenai nilai dasar ASN. Namun, ia berharap konsep Latsar ke depan dapat lebih disesuaikan dengan latar belakang profesi peserta, khususnya bagi ASN dari lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, dosen memiliki karakteristik tugas yang berbeda dibanding ASN di pemerintahan daerah karena berfokus pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Oleh sebab itu, materi terkait birokrasi pendidikan tinggi dan tata kelola pelaksanaan Tri Dharma dinilai penting untuk diperkuat dalam kurikulum Latsar.

“Materi Latsar sejauh ini sangat baik untuk membangun karakter ASN dan semangat kolaborasi. Namun ke depan, saya berharap ada penguatan materi yang lebih kontekstual sesuai profesi peserta, khususnya bagi dosen. Misalnya terkait birokrasi pendidikan tinggi, tata kelola Tri Dharma, pengelolaan riset, pengabdian masyarakat, hingga sistem akademik perguruan tinggi agar materi yang diberikan lebih relevan dan aplikatif,” ungkapnya.

Pandangan tersebut sejalan dengan teori Competency-Based Human Resource Management yang dikembangkan Lyle Spencer dan Signe Spencer pada 1993, yang menekankan pentingnya pengembangan kompetensi berbasis karakteristik pekerjaan dan kebutuhan organisasi.

Melalui partisipasi dalam Latsar CPNS 2026, UPN “Veteran” Jawa Timur berharap dosen ASN yang baru bergabung mampu menjadi aparatur akademik yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan semangat bela negara yang menjadi identitas kampus, penguatan karakter ASN melalui Latsar diharapkan menjadi fondasi lahirnya dosen-dosen yang mampu mengintegrasikan nilai BerAKHLAK, profesionalisme akademik, dan orientasi pelayanan publik dalam mendukung kemajuan pendidikan tinggi Indonesia.

Muhammad Tahajjudi Ghifary

Berita Terkait

Belajar Disiplin di Era Digital, Siswa SMK Islamic Qon GKB Gresik Dapat Pembekalan Khusus
Beredar Surat Pernyataan Dukungan Transaksi Jual Beli Lapak Antar PKL Alun-Alun Kota Batu Diduga Sengaja Dibuat, Bagas: untuk Halangi Hukum?  
BPPKB Banten DPAC Ciseeng Bangkit Rayakan HUT Pertama dengan Santunan Anak Yatim
Siap Jadi Mitra Perjuangan Rakyat” Presidium Ormas Kota Bogor Tegaskan Dukungan untuk DPRD Kota Bogor
Program Pengabdian Masyarakat di Sidoarjo Temukan Emosi Lebih Berpengaruh dari Kemampuan Bicara
Dugaan Pungli dan Jual Beli Lapak Alun-Alun Batu Mengerucut ke Oknum Ketua Paguyuban, Lapak PKL di Cor Permanen, Oknum ASN Terlibat?
Ratusan Buruh Malang Raya Menggelar Aksi Menuntut Pencabutan UU Ciptaker di depan Balai kota Malang
Kuat, Berdaya, dan Inovatif: Kontribusi Perempuan API Majukan Industri Pelabuhan

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 19:32 WIB

UPN “Veteran” Jawa Timur Dorong ASN Akademik Berdampak Melalui Latsar CPNS 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:15 WIB

Belajar Disiplin di Era Digital, Siswa SMK Islamic Qon GKB Gresik Dapat Pembekalan Khusus

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:35 WIB

Beredar Surat Pernyataan Dukungan Transaksi Jual Beli Lapak Antar PKL Alun-Alun Kota Batu Diduga Sengaja Dibuat, Bagas: untuk Halangi Hukum?  

Senin, 18 Mei 2026 - 10:28 WIB

BPPKB Banten DPAC Ciseeng Bangkit Rayakan HUT Pertama dengan Santunan Anak Yatim

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:56 WIB

Siap Jadi Mitra Perjuangan Rakyat” Presidium Ormas Kota Bogor Tegaskan Dukungan untuk DPRD Kota Bogor

Berita Terbaru