Malang| Teropongrakyat.com – Bupati Malang M. Sanusi bersama jajaran Forkopimda dan kepala perangkat daerah melakukan kunjungan kerja dalam agenda Sambang Puskesmas di UPT Puskesmas Wonokerto, Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pagi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Malang untuk memastikan pelayanan kesehatan masyarakat berjalan optimal, sekaligus menyerap langsung aspirasi tenaga medis maupun warga terkait kebutuhan layanan kesehatan di wilayah pedesaan.
Rombongan Bupati Malang tiba di UPT Puskesmas Wonokerto sekitar pukul 09.45 WIB dan disambut oleh jajaran Muspika Kecamatan Bantur, Kepala UPT Puskesmas Wonokerto dr. Putri Lestari, staf tenaga kesehatan, serta Kepala Desa Wonokerto Termidi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Rachmat Hardijono, Plt Inspektur Kabupaten Malang Nurcahyo, Kepala Dinas Kesehatan drg. Wiyanto Wijoyo, hingga unsur TNI-Polri dari Koramil dan Polsek Bantur.
Dalam kunjungannya, Bupati Malang meninjau langsung sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan mulai dari ruang UGD, rawat jalan, rawat inap, kamar bersalin hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL) Puskesmas. Selain memastikan fasilitas berjalan baik, Bupati juga berdialog dengan tenaga kesehatan dan masyarakat untuk mengetahui berbagai kendala pelayanan di lapangan.
“Puskesmas menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, kualitas pelayanan harus terus dijaga dan ditingkatkan agar masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlayani dengan baik,” ujar Sanusi.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Malang juga menyerahkan bingkisan bantuan dari Baznas kepada perwakilan staf Puskesmas sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kunjungan kerja ditutup dengan sesi foto bersama sebelum rombongan meninggalkan lokasi sekitar pukul 10.25 WIB.
Pemerintah Kabupaten Malang berharap kegiatan sambang seperti ini dapat menjadi sarana evaluasi langsung terhadap kualitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tenaga medis, dan masyarakat dalam meningkatkan pelayanan publik di bidang kesehatan.



























































