Rahmad Sukendar Desak Polisi Usut Dugaan Letusan Senjata di Markas GRIB

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta .Teropongrakyat.co-  Dugaan adanya letusan senjata di Markas GRIB yang ramai beredar di media sosial memicu perhatian publik. Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, mendesak aparat kepolisian bertindak cepat dan tegas untuk mengusut kebenaran peristiwa tersebut tanpa pandang bulu.

Menurut Rahmad, isu dugaan pelepasan tembakan di lingkungan markas organisasi masyarakat tidak boleh dianggap sepele karena dapat menimbulkan keresahan dan rasa takut di tengah masyarakat.

“Kepolisian harus segera turun tangan melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Jangan sampai muncul kesan ada pihak yang kebal hukum,” tegas Rahmad Sukendar, Jumat (22/5/2026).

Baca Juga:  Satpolairud Polres Kepulauan Seribu Gelar Patroli Dialogis Laut

Pria asal Banten itu menilai, aparat penegak hukum harus menunjukkan profesionalisme dan keberanian dalam menindak setiap dugaan pelanggaran hukum, terlebih ketika informasi sudah terlanjur menyebar luas di berbagai platform media sosial.

“Kalau benar ada letusan senjata, maka harus diusut siapa pelakunya, apa motifnya, dan bagaimana senjata itu bisa digunakan. Negara tidak boleh kalah oleh intimidasi atau aksi-aksi yang meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Rahmad juga meminta proses penanganan kasus dilakukan secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi liar di publik. Ia menegaskan bahwa supremasi hukum harus ditegakkan terhadap siapa pun tanpa melihat latar belakang organisasi maupun kedekatan dengan kekuasaan.

Baca Juga:  Anak di Tumpang Telepon 110 Adukan Ibu yang Memukulnya, Polisi Datang Beri Nasihat

Selain dilaporkan kepada aparat kepolisian, persoalan tersebut juga disebut telah disampaikan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia untuk mendapatkan perhatian terkait aspek keamanan dan perlindungan hak masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak GRIB maupun aparat kepolisian terkait dugaan letusan senjata tersebut.**

Berita Terkait

Beredar Surat Pernyataan Dukungan Transaksi Jual Beli Lapak Antar PKL Alun-Alun Kota Batu Diduga Sengaja Dibuat, Bagas: untuk Halangi Hukum?  
Satpol PP Sebut “Tipiring”, Warga Minta Penindakan Tegas Penjual Miras di Cilincing
Setelah Hampir 2 Tahun, Kasus Dugaan Penggelapan Rp 500 Juta yang Korbannya Wartawan Senior dan Pengurus PWI Pusat Akhirnya Naik ke Tahap Penyidikan
*8 Bulan Lapor KDRT, Korban di Agam Keluhkan Lambannya Penanganan Polres*
Kejar Minibus Silver, Bea Cukai Malang Gagalkan Peredaran 183 Ribu Batang Rokok Ilegal
Operasi Senyap Dini Hari, Bea Cukai Malang Gagalkan Peredaran Ribuan Botol Arak Bali Ilegal di Blitar
Hot Pursuit di Tol Pandaan-Malang, Bea Cukai Gagalkan Peredaran 281 Ribu Batang Rokok Ilegal
Kapolri Diminta Turun Tangan! Polda Jateng dan Kejati Dinilai Diam Soal Maraknya Galian C Ilegal di Pati

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:44 WIB

Rahmad Sukendar Desak Polisi Usut Dugaan Letusan Senjata di Markas GRIB

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:35 WIB

Beredar Surat Pernyataan Dukungan Transaksi Jual Beli Lapak Antar PKL Alun-Alun Kota Batu Diduga Sengaja Dibuat, Bagas: untuk Halangi Hukum?  

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:35 WIB

Setelah Hampir 2 Tahun, Kasus Dugaan Penggelapan Rp 500 Juta yang Korbannya Wartawan Senior dan Pengurus PWI Pusat Akhirnya Naik ke Tahap Penyidikan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:18 WIB

*8 Bulan Lapor KDRT, Korban di Agam Keluhkan Lambannya Penanganan Polres*

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:07 WIB

Kejar Minibus Silver, Bea Cukai Malang Gagalkan Peredaran 183 Ribu Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru