Warga Gaza Tetap Laksanakan Salat Idul Adha di Tengah Reruntuhan, Tanpa Kurban Akibat Konflik

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAZA, 27 Mei 2026 | teropongrakyat.co – Semangat ibadah tak tergoyahkan meski di tengah puing-puing kehancuran. Warga Jalur Gaza melaksanakan Salat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah pada Rabu pagi, tepat sehari setelah wilayah mereka kembali digempur serangan udara. Berada di sisa bangunan masjid yang hancur lebur akibat serangan Israel, ribuan warga tetap berkumpul, bersujud, dan berdoa dengan penuh kekhusyukan.

Situasi keamanan di wilayah tersebut masih sangat tidak stabil dan mencekam. Namun, hal itu sama sekali tidak menyurutkan tekad warga untuk menunaikan kewajiban ibadah hari raya. Suara takbir bergema di antara bangunan yang rusak parah, menjadi bukti keteguhan hati mereka di tengah penderitaan berkepanjangan.

Baca Juga:  Kasau Tinjau Wargaming Latihan Angkasa Yudha 2024 Kogasudgab Bravo

Berbeda dengan perayaan Idul Adha di tempat lain yang biasanya meriah dengan penyembelihan hewan kurban, kali ini tradisi itu tidak bisa dilakukan oleh warga Gaza. Kondisi darurat, keterbatasan pasokan makanan, serta bantuan yang sulit masuk membuat mereka tidak mampu menyediakan hewan kurban. Hari raya tahun ini dijalani dengan sangat sederhana, penuh harap, dan banyak doa — terutama memohon keselamatan bagi sesama warga serta berakhirnya konflik yang telah berlangsung lama.

Baca Juga:  Pemkab Tangerang Bantah Keras Dinilai Diam, Tegaskan Penanganan Jalan Rusak Terus Berjalan

Momen ini menjadi pengingat keras bagi dunia: meskipun hidup dalam tekanan dan kehancuran, semangat beragama serta harapan akan kedamaian tetap hidup kuat di hati setiap warga Gaza.

Donie

Berita Terkait

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan
Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh
Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman
Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan
“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”
Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga
15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI
BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:12 WIB

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:40 WIB

Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:16 WIB

Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:25 WIB

Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:09 WIB

“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Berita Terbaru