“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balikpapan – Teropongrakyat.co – Helatan akbar Nuasntara konferensi Hari doa nasional 2026 yang diselenggarakan Forum umat Kristen Indonesia (FUKRI) bersama 8 Aras Gereja sukses digelar selama empat hari berturut-turut yang dilaksanakan sejak tanggal 2 hingga 5 Juli 2026 di Balikpapan dan ibukota Nusantara Kalimantan Timur.

Nusantara Konferensi Hari Doa Nasional 2026 dimana pembukaan dilaksanakan hari Kamis 2 Juli 2026 pukul 18.00 wita di gelar di BSCC Dome Balikpapan dihadiri 5.000 umat Tuhan. Dalam pembukaan yang cukup meriah tersebut delapan pimpinan aras Gereja seperti KWI, PGI, PGLII, PGPI, PBI, GMAHK, Bala Keselamatan dan GOI hadir, selain itu hadir juga para pendeta, tokoh Kristen, pendoa, penginjil dari seluruh Indonesia bahkan bangsa-bangsa lain seperti dari Korea, Selandia Baru, Malaysia, Brunei, Amerika.

“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa” - Teropong Rakyat

Pendeta Dr. Ronny Mandang Ketua Majelis Pertimbangan (Maper) PGLII saat menyampaikan firman dalam pembukaan konfrensi doa nasional mengangkat tema api doa dan penginjilan terus menyala dari IKN Kalimantan Timur ke bangsa bangsa Matius 28: 19-20.

Bercerita tentang hari doa nasional, sebelum tahun 2011 gereja-gereja sedunia cukup tegang antara satu dengan yang lain. Sehingga Tuhan memberikan pesan penting dan fundamental yaitu rasa lapar akan kesatuan yang diakui dan dialami. Berangkat dari kondisi tersebut kata Pdt. Ronny Mandang mantan Ketua umum PGLII ini, sehingga munculah sesuatu gerakan kebersamaan di kota Manado 4-7 Oktober 2011 diselenggarakan oleh Global Christian forum dengan tema Life together in Christ Inpower by the holly spirit.

Artinya dengan tema tersebut ingin mengatakan bahwa hidup bersama dalam Kristus yang tidak ingin dipisahkan dan juga inpower by holly spirit arti sendiri diberdayakan oleh roh kudus. Di mana di tanggal 6 Oktober saat diselenggarakan global Christian forum terjadi sesuatu yang belum pernah kami pernah duga sebelumnya karena seluruh dominasi gereja hadir.Kemudian tahun 2021 kembali menyelenggarakan konfrensi pekabaran injil dan deklarasi damai di Papua di rumah doa segala bangsa.

“Jika hari ini kembali berdiri dengan hati sedih oleh karena ada pendeta kemah Injili Indonesia yang Pdt. Melkianus Hakimbau yang mati terbunuh, seorang gembala yang kita cintai ternyata Papua belum damai, untuk itu saya mengajak FUKRI harus membawa damai untuk Indonesia bukan hanya di Papua tetapi dieluruh Indonesia” kata Ronny semangat.

Untuk itulah sejak tahun 2021 sebenarnya diundang Pdt. Lipius Biniluk untuk meresmikan rumah doa segala bangsa. Dan saat itu dikatakan kalau Pak Lipius mau undang FUKRI, diharapkan ada hari deklarasi hari doa nasional.

Terkait terpilihnya tanggal 5 Juli karena pada 5 Juli Indonesia kembali ke konsituante kemudian juga kembali ke UUD 45 dan membubarkan UUD sementara 1950. Tahun 2023 ada Paskah nasional di Manokwari dan setelah dari Manokwari di bawa Pak Lipius ke suatu pegunungan di Papua, tempatnya Yatenok di sana ada gua lalu PGI, PGLII dan PGPI berdoa sangat lama di dalam, goa.

“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa” - Teropong Rakyat

Di mana di Goa itu ada seorang yang berdoa dan berpuasa bertahun tahun yang bernama Pdt. Gembiri Biniluk ayak pendeta Lipius. Bermula dari goa itualh ada spirit api doa terus menyala, itu hal yang mudah. Kalau kita mengatakan api doa dan penginjilan yterus menyala, pertanyaannya kemudian siapa yang harus menjaga agar api do aitu menyala , sapa yang harus komitmen agar api doa dan penginjilan itu jangan padam. Itu bukan FUKRI itu semua gereja-gereja dan umat Kristiani Indonesia. Pdt. Ronny

Baca Juga:  Sertifikat Teknik Castrol Honda LCR MotoGP™ Diberikan Untuk Pelajar SMK Terbaik Di MotoGP Mandalika

“Kalau kita ingin merdeka secara spiritual, kalau ingin hidup sejahtera doa harus menjadi nafas bagi umat Kristen’, tegasnya.

Untuk menjaga Api doa itu terus menyala tiap tahun diadakan Paskah dan doa nasional seperti tahun 2025 digelar paskah dan doa nasional di Medan. Dan kemudian juga diadakan hari doa di Papua.

Sementara Ketua Umum Panitia Hari Doa Nasional 2026 ibu Fanny Jossy Kusumo,SH yang juga Ibu Wakapolda Kaltim mengatakan sebagai tuan rumah kehadiran para pimpinan FUKRI dan seluruh peserta merupakan sukacita yang besar bagi tuan rumah.

Diikuti ribuan peserta yang hadir dari seluruh Indonesia bahkan luar negeri. Tentu kata Fanny kehadiran para pimpinan dan seluruh peserta bukan sekedar sebagai tamu, tetapi kehadiran para peserta merupakan keluarga besar sebagai umat Kristiani yang hadir untuk mendoakan bangsa dan negara.

Lebih lanjut Fanny menegaskan bahwa hari doa nasional merupakan inistiatif dari FUKRI yang menghimpun delapan aras nasional. Fanny melanjutkan bahwa perjalan yang indah ini di mulai di Sentani Papua pada tahun 2022 berlanjut di Medan 2023, Kupang 2024 dan kembali kle Sentani 2025 dan hari doa nasional terus bertumbuh di wadah yang memperkuat persaudaraan, mempererat semangat persatuan serta mengajak umat Kristiani di seluruh Indonesia utk bersama-sama mendoakan bangsa.

“Kami menyadari tanggung jawab ini bukan tugas yang ringan , tetapi kami percaya semakin banyak tangan bergandengan dalam semangat melayani dalam hati dengan kasih yang melayani banyak pihak bekerja untuk tujuan yang sama sehingga pekerjaan yang besarpun dimampukan”, tandas Fanny bangga.

Bukti kebersamaan malam ini bukti kolaborasi yang indah antara pemerintah daerah, aparat keamanan, donatur, relawan yang turut aktif mendukung persiapan hingga pelaksanaan acara yang mulia ini.

Pelaksaan hari doa nasional di Kaltim sangat istimewa karena Indonesia sedang menapaki babak baru melalui pembangunan ibukota nusantara sebagai simbool dan kehadiran bangsa, maka kehadiran kita disini adalah wujud komitmen umat kristiani untuk topangan doa dan spiritual.

Doa adalah wujud kepedulian kepada bangsa semntara api penginjilan mengaak kita menghadirkan kasih Kristus melalui tindakan nyata yang membawa damai di tengah masyarakat. Kegiatan hari doa nasional akan berlangsung di tiga tempat pembukaan resmi di BSCC DOM Balikpapan, Kedua di bukit doa nusantara Balikpapan dan akan ditutup di ibukota Nusantara.

Pdt. Dr Samuel Kusuma SC Hari Doa Nasional 2026, api doa dari IKN Balikpan Timur sampai ke bangsa-bangsa dan kali ini terbukti dengan kehadiran tamu dari Korea sebanyak 37 orang, Selandia Baru, New York dan beberapa luar negeri lainnya.

Sebagai ketua SC Pendeta Samuel meyakini bahwa semua ini baik dan indah sebagai penutup dengan mengutip satu ayat Yohanes 17 ayat 21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Dan ini digenapi atas Balikpapan.

Baca Juga:  Sertijab Kakantah Jakarta Utara: Bapak Uunk Din Parunggi Siap Bangun "Super Team"

Pdt Tommy O Lengkong, M.Th Ketum PGLII Sebagai HOST HDN 2026, kita menyadari sebagai orang beragama tentu juga sebagai orang orang Kristen bahwa do aitu sangat penting bagi kehidupan kita. Karena melalui do akita dapat berseru untuk mendapatkan pertolongan dari Tuhan bahkan doa adalah pengalaman eksoterik dimana doa mengalami kedekatan langsung dengan Tuhan.

Tommy mengajak dan menyadari bahwa doa sangat penting, maka kita berkumpul dalam hari doa nasional 2026 dan kita akan menaikan doa-doa kita. Untuk itu kita menaikan syukur kepada Tuhan di dalam nama Yesus Kristus yang menyertai kita. Baik yang datang dari luar Kalimantan timur dan luar Kalimantan timur dan khususnya jemaat yang ada di Balikpapan.

Sebagai Host HDN ini Tommy bangga berada di kota Balikpapan ada pengalaman tersendiri karena disinilah tempat kelahirannya sekaligus tempat ditahbiskan menjadi pendeta dan satu lagi pengalaman pelayanannya bahwa terpilih menjadi ketua umum PGLII pun di Balikpapan.

Tommy menyampaikan bahwa doa adalah salah satu berkat terbesar kita tapi juga doa adalah satu pergumulan terbesar dari hidup kita. Mengapa kita hari doa dan konfrensi doa, yaitu karena doa adalah berkat terbesar karena kita bertemu dengan Tuhan dan minta pertolongan dan Tuhan menjawab tetapi ada orang diajak berdoa itu pergumulan terbesar.

“Boleh hari Minggu padat tetapi diajak malam doa terlalu sedikit orang yang mau berdoa, jadi doa satu berkat yang besar tetapi doa juga ergumulan terbesar untuk itu kita adakan hari doa dan konfrensi doa”, ungkap Tommy Lengkong.
Menutup sambutannya Tommy mengucapkan terimakasih kepada Otorita IKN yang menyediakan tempat untuk doa nasional ini.

Acara pembukaan ini sangat Meriah syahdu Luar biasa dipenuhi hadirat Tuhan dilayani GBN BFOG Worship, Peace Ministry, Nusantara Dance, Korean Mission Choir, Paduan Suara Remaja LPPD Kaltim Juara Champion di Pesparawi di Merauke 2026, Sari Simorangkir, Andy Ambarita, Grace Epiphania,

Pembukaan HDN 2026 ditandai dengan Pemukulan Genderang. Sementara Wakil Presiden RI Gibran Rakabumiraka memberikan sambutan Lewat Virtual menyambut baik dengan diadakannya Nusantara Konferensi Doa dalam Rangka Hari Doa Nasional 2026 di Balikpapan & IKN Kalimantan Timur sebagai momentum sejarah dengan Doa Bagi Bangsa Negara Indonesia Tercinta” dan ditutup dengan DOA Bagi Bangsa Negara Oleh Pimpinan FUKRI (8 aras gereja, Ketua SC, SC HDN 2026, Ketua Umum Panitia HDN 2026, Wakil Gubernur Papua Tengah,Bupati Tolikara, StafSus Kepala OIKN, Gubernur Kaltim,Kapolda Kaltim,Wakapolda Kaltim (Brigjen Jossy Kusumo) Pangdam Mulawarman, Walikota Balikpapan, DPRD Kaltim, Tokoh Lintas Agama dipimpin Oleh Pdt Prof Daniel Ronda (Sekum PP PGLII) ditutup dengan “DOA Bagi Bangsa Negara Indonesia” oleh Pimpinan FUKRI (8 ARAS GEREJA) juga para Pendeta, Gembala, Pendoa, Penginjil dan Tokoh Agama seluruh Indonesia yg hadir, Membuktikan “DOA bagi INDONESIA sangat diperlukan utk keselamatan dan Kedamaian Negeri Tercinta” Red/JS

Berita Terkait

Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga
15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI
BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*
Pengelola Teras Nona Manis Beri Penjelasan Terkait Keributan yang Viral
Sidang Lapangan Sengketa Lahan Sherwood Berjalan Lancar, Penggugat Klaim Tidak Ada Bantahan Batas Objek, PN Jakarta Utara Diharapkan Tegakkan Kepastian Hukum
Perkuat Pelayanan Umat, Gus Yusrul Hana Pastikan 2 Ambulans LKNU Jakarta Pusat Selalu Prima
LP Diduga Mandek 8 Bulan, Keluarga Korban Amankan Sendiri Terduga Pelaku ke Polres Metro Bekasi Kota
Meninggal Saat Menjalani Perawatan, Polresta Tangerang Beberkan Riwayat Penanganan Medis Tahanan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:09 WIB

“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:00 WIB

Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:09 WIB

15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:20 WIB

BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:16 WIB

Pengelola Teras Nona Manis Beri Penjelasan Terkait Keributan yang Viral

Berita Terbaru

TNI – Polri

Niat Salip Truk Berujung Maut, Mahasiswi Tewas di Jalan Raya Pakisaji

Jumat, 10 Jul 2026 - 19:43 WIB