Jelang Hari Koperasi Nasional 2026, Kelompok Aktivis Ajak Masyarakat Waspadai Potensi Provokasi

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,teropongrakyat.co
Menjelang peringatan Hari Koperasi Nasional Tahun 2026, sejumlah aktivis mengimbau masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, untuk tetap waspada terhadap potensi provokasi yang dapat memicu terjadinya aksi anarkis di tengah penyampaian aspirasi.(07/06/2026)

Imbauan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap dinamika berbagai isu publik yang masih berkembang di masyarakat, di antaranya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), isu militerisme, serta pemberantasan korupsi.

Salah seorang aktivis, Sdr. Tom, yang tergabung dalam kelompok aktivis, mengatakan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara. Namun, ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang diduga memiliki kepentingan tertentu.

Baca Juga:  Pengelola Pasar Manggis Bantah Keras Tudingan Intimidasi dan Pemutusan Listrik Sepihak

“Berdasarkan pengalaman aksi anarkis pada Agustus 2025, terdapat indikasi adanya pihak-pihak yang memanfaatkan isu-isu publik untuk memicu situasi yang berujung pada tindakan anarkis. Karena itu, masyarakat perlu tetap kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun ajakan yang belum jelas kebenarannya,” ujar Tom.

Baca Juga:  Kepercayaan Global Meningkat: Pelindo Siap Layani Ratusan Kapal Pesiar di 2026, Infrastruktur Terus Ditingkatkan

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan dialog, menjaga ketertiban, serta menyampaikan aspirasi secara damai sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Menurutnya, peringatan Hari Koperasi Nasional seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan pembangunan ekonomi kerakyatan, sehingga seluruh pihak diharapkan dapat bersama-sama menjaga situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Berita Terkait

Ekonom Konstitusi Defiyan Cori : Pertumbuhan Ekonomi Tak Berarti Tanpa Penghapusan Kemiskinan
Perbanas: Kunci Kepercayaan Dunia Usaha Ada pada Konsistensi Kebijakan Pemerintah
Bank Mandiri: Kebijakan Terpadu Dorong Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Tetap Solid
Rahman Sabon Nama Dukung Investasi di Flores Timur: Petani & Nelayan Tak Boleh Terus Menderita, Negara Harus Hadir
Ketua Umum Srikandi DPP PWDPI Rosita Gosi: Dana KUR Belum Sepenuhnya Berpihak pada UMKM, Administrasi yang Membebani Perlu Dibenahi
RUPS 2025: Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara
Disdagperin Bekasi Finalisasi Penertiban PKL Jl. Ir. H. Djuanda Hari Ini
Tokoh Adat Kampung Kelupang Desak Pemerintah Prioritaskan Air Bersih dan Perbaikan Jalan

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:34 WIB

Jelang Hari Koperasi Nasional 2026, Kelompok Aktivis Ajak Masyarakat Waspadai Potensi Provokasi

Senin, 6 Juli 2026 - 14:40 WIB

Ekonom Konstitusi Defiyan Cori : Pertumbuhan Ekonomi Tak Berarti Tanpa Penghapusan Kemiskinan

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:57 WIB

Perbanas: Kunci Kepercayaan Dunia Usaha Ada pada Konsistensi Kebijakan Pemerintah

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:26 WIB

Bank Mandiri: Kebijakan Terpadu Dorong Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Tetap Solid

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:51 WIB

Rahman Sabon Nama Dukung Investasi di Flores Timur: Petani & Nelayan Tak Boleh Terus Menderita, Negara Harus Hadir

Berita Terbaru