Fandi Ramadhan Dituntut Mati, Hotman Paris Siap Bela

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Teropongrakyat.co || 21 Febuari 2026 Dalam konferensi pers yang digelar di Sayap Suci Coffee, kawasan Kelapa Gading, pengacara terkenal Dr. Hotman Paris Hutapea SH. LL.M. M.Hum. didampingi kedua orang tua Fandi Ramadhan yang datang dari Belawan, Medan, menyampaikan dugaan bahwa terdakwa Fandi Ramadhan bin Sulaiman menjadi korban rekayasa dan konspirasi dalam kasus penyelundupan narkoba yang menghadangkannya dengan ancaman hukuman mati.

“Kasus ini dapat diduga sangat penuh rekayasa dan konspirasi, ini jelas tidak ada keadilan untuk Fandi Ramadhan,” ujar Ketua Lembaga Anak Belawan yang hadir dalam konferensi pers, sebagaimana disaksikan sejumlah awak media.

Kedua orang tua Fandi menyatakan bahwa anak mereka sama sekali tidak mengetahui isi barang yang ditugaskan untuk dipindahkan di kapal Sea Dragon. Sebanyak 67 kardus yang berisi 2.000 bungkus plastik kemasan teh Cina merek Guanyinwang warna hijau ternyata berisi serbuk kristal dengan berat netto 1.995.130 gram (sekitar dua ton).

Baca Juga:  Kebakaran Hutan di Los Angeles Peringatan Kualitas Udara dan Dampak Kesehatan Serius

“Ketika bertanya kepada Kapten Kapal Sea Dragon tentang benda apa yang ada di dalam kardus saat dipindahkan dari kapal nelayan, Fandi hanya diberitahu bahwa isinya emas dan uang,” jelas kedua orang tua Fandi. Fakta yang mengejutkan tersebut baru terungkap kemudian, yang membuat Fandi harus menghadapi sidang dengan tuduhan membawa narkoba yang dapat dihukum mati.

Kedatangan kedua orang tua Fandi bersama kuasa hukum mereka bertujuan untuk meminta bantuan hukum dari Dr. Hotman Paris Hutapea. Sulaiman, ayah kandung Fandi yang bekerja sebagai nelayan, langsung mengajukan permohonan kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Saya memohon dibebaskanlah anak saya kepada Bapak Presiden Prabowo. Mohon bantu, saya orang lemah, orang tak berdaya, saya seorang nelayan – keringat saya itulah yang saya berjuang demi anak saya,” ujar Sulaiman dengan penuh emosi.

Baca Juga:  Dor, Dor, Dor, 2 OPM Meregang Nyawa Diterkam Raider Buaya Putih Kostrad

Ia juga menegaskan dugaan konspirasi dari mafia narkoba internasional. “Saya yakin ini adalah konspirasi jahat dari mafia narkoba kepada anak saya. Tidak mungkin Fandi terlibat dengan mafia narkoba jaringan internasional,” lanjutnya.

“Saya yakin, insya Allah, Pak, dia tidak terlibat dalam kejadian itu. Saya jamin dia hanya dijebak – yakin saya dengan anak saya. Anak saya pun lulusan dari pesantren. Saya bermohon kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, tolonglah dan berilah keadilan pada anak saya, bebaskanlah dia,” pungkas Sulaiman dengan harapan mendapatkan keadilan bagi anaknya.

Penulis : Yordani

Berita Terkait

Truk Abaikan Jam Operasional di Jalan Sungai Tiram, Warga Soroti Lemahnya Pengawasan
Pelayanan Terminal Peti Kemas Tanjung Priok Berjalan Normal Usai Penyesuaian Sistem Gate Pass
TPK Koja Dukung Program Mudik Bersama Pelindo, Fasilitasi 250 Pemudik Menuju Kampung Halaman
PTP Nonpetikemas Berangkatkan 200 Pemudik ke Purwokerto dalam Program Mudik Gratis Pelindo Group 2026
Pokja PWI Walikota Jakarta Utara Salurkan THR untuk Anggota
Hankam 234 SC Jateng Bersama Komunitas PATS dan Bolo Sewu Bagikan Takjil untuk Warga di Semarang
Mudik Aman Berbagi Harapan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Berangkatkan Peserta Mudik Bersama 2026
Jak Mania Kemayoran Memadati Stadiom Jis Untuk Pertandingan Persija Vs Dewa United

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 19:21 WIB

Truk Abaikan Jam Operasional di Jalan Sungai Tiram, Warga Soroti Lemahnya Pengawasan

Senin, 16 Maret 2026 - 18:47 WIB

Pelayanan Terminal Peti Kemas Tanjung Priok Berjalan Normal Usai Penyesuaian Sistem Gate Pass

Senin, 16 Maret 2026 - 18:19 WIB

PTP Nonpetikemas Berangkatkan 200 Pemudik ke Purwokerto dalam Program Mudik Gratis Pelindo Group 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 16:49 WIB

Pokja PWI Walikota Jakarta Utara Salurkan THR untuk Anggota

Senin, 16 Maret 2026 - 13:55 WIB

Hankam 234 SC Jateng Bersama Komunitas PATS dan Bolo Sewu Bagikan Takjil untuk Warga di Semarang

Berita Terbaru