Lahan Basah Oknum PLN. Bahaya Arus Pendek Menghantui. Warga Minta Polisi Turun Tangan

- Jurnalis

Sabtu, 29 Juni 2024 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co – Bangunan gudang usaha non permanen yang menempati lahan kosong seluas 5 Hektar di Jalan Utan Jati, Kampung Tabaci RW 11, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat diduga melakukan pemakaian arus listrik PLN secara ilegal alias pencurian arus listrik.

Diduga melakukan penyambungan langsung menggunakan kabel twist (SR) ke kabel udara dari tiang-tiang yang ada di sepanjang Jalan Utan Jati ke bangunan-bangunan tersebut.

Penelusuran teropongrakyat.co, sekitar 500 bangunan lebih yang terdiri dari bangunan gudang, bangunan biasa yang rata-rata semi permanen yang ada di lahan kosong tersebut tidak memiliki KWH Meteran PLN.

Bangunan-bangunan itu jika dilihat nampak menggunakan daya listrik besar antara lain pendingin udara (AC), lampu ber watts besar, bahkan sejumlah bangunan ada yang memiliki alat mesin percetakan.

Berdasarkan sumber menyebut, para pemilik bangunan itu setiap bulan menyetor ke sejumlah oknum yaitu oknum PLN.

Jumlah total uang setoran pemakaian arus listrik ilegal dari bangunan-bangunan gudang yang ada di lokasi itu bisa mencapai sekitar 300 jutaan setiap bulan.

Baca Juga:  Fariz RM Kembali Terjerat Narkoba: Kasus Keempat, Alasan Tekanan Popularitas?

Besarnya setoran perbulan menurut sumber mengatakan bervariasi, jika pemakaian setara 1 phase dipungut tarif 100-200 ribuan, jika setara 2 phase dipungut tarif 500 ribuan, jika setara 3 phase kena pungut diatas 500 ribu-1 jutaan.

“Bayarnya gak sama tergantung pemakaian ada yang 100 ribu, bahkan ada yang 1 jutaan,” ujar sumber N (55) Sabtu (22/6). Cara bayarnya, kata N ditarik oleh pengurus. Kemudian dibagi-bagi ke oknum PLN dan kroni-kroninya. “Ada yang narikin, terus mereka bagi-bagi ada ke orang PLN,” imbuhnya.

Sumber N menyebut ada keterlibatan oknum PLN yang mengkoordinir dugaan pencurian arus listrik yang dipasang langsung dari kabel udara PLN.

Lahan Basah Oknum PLN. Bahaya Arus Pendek Menghantui. Warga Minta Polisi Turun Tangan - Teropong Rakyat

“Yang paham listrik ‘kan orang PLN dan sudah bukan rahasia umum lagi jika di lokasi itu gak pakai meteran. Kalau gak terima uang ya seharusnya ditindak lah sama PLN, tapi nyatanya malah dibiarkan malah terkesan dipelihara,” ujar N.

Baca Juga:  Cafe B Mart Kemayoran Dibubarkan Paksa, Polisi : Kami Akan Mendalami Izin Miras dan Keramaian

Sementara itu Ketua RW 11 M. Arif Rahman mengaku sudah pernah memberikan himbauan kepada para pemilik bangunan di lokasi tersebut untuk memasang meteran KWH secara resmi di PLN, pada tanggal 20 Mei 2024.

“Saya sudah pernah menyampaikan himbauan ke mereka untuk memasang meter KWH PLN secara resmi,” ujar Arif Senin (24/6).

Menurut Arif, di lokasi tersebut semakin banyak lapak usaha, kaki lima serta rumah penghuni yang menggunakan listrik tanpa KWH Meteran/non pelanggan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial dan bisa berdampak arus pendek yang bisa mengakibatkan kebakaran.

“Kami pengurus RW 011 menghimbau kepada para pengusaha lapak, pedagangan kaki lima serta rumah penghuni yang tidak ada KWH meter untuk segera secepatnya memasang atau melegalkan KWH meter sesuai dengan peraturan PLN,” ujar RW Ari dalam suratnya.

(Rocky)

Berita Terkait

Usai Kebakaran, Bupati Malang ‘Berkantor’ di Pasar Sayur Turen, Pastikan Penataan Dimulai Hari Ini
Ribuan Warga Semarakkan Jalan Sehat HUT Dekranasda, HKG PKK, dan Hari Koperasi di Kota Pasuruan
Koramil Bantur Gelar Nobar Prancis vs Spanyol, Pererat Kedekatan TNI dengan Masyarakat
Wawali Heli Suyanto Apresiasi Komitmen ASPHIRASI dalam Tingkatkan Pelayanan Haji Khusus Dalam Mukernas Ke-3 di Kota Batu
Wali Kota Batu Hadiri Ujian Terbuka Disertasi Idham Arsyad di Universitas Brawijaya
Pemkot Batu Dukung Kirab Wisuda Poltekad Kenalkan Tradisi Akademik kepada Masyarakat
Bea Cukai Malang dan Pemkab Malang Amankan 2.520 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan di Pagak
1.275 Mahasiswa FIA UB Jalani KKN Tematik di Kota Batu, Wali Kota Nurochman Dorong Kolaborasi Bangun Daerah

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:22 WIB

Usai Kebakaran, Bupati Malang ‘Berkantor’ di Pasar Sayur Turen, Pastikan Penataan Dimulai Hari Ini

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:53 WIB

Ribuan Warga Semarakkan Jalan Sehat HUT Dekranasda, HKG PKK, dan Hari Koperasi di Kota Pasuruan

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:02 WIB

Koramil Bantur Gelar Nobar Prancis vs Spanyol, Pererat Kedekatan TNI dengan Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:37 WIB

Wawali Heli Suyanto Apresiasi Komitmen ASPHIRASI dalam Tingkatkan Pelayanan Haji Khusus Dalam Mukernas Ke-3 di Kota Batu

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:22 WIB

Wali Kota Batu Hadiri Ujian Terbuka Disertasi Idham Arsyad di Universitas Brawijaya

Berita Terbaru