Rahmad Sukendar: Kenaikan Tunjangan Anggota Polri Lebih Mendesak dari Perpanjangan Usia Pensiun

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta .Teropongrakyat.co — Wacana penambahan batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi Undang-Undang Polri terus menjadi sorotan publik. Namun di tengah pembahasan tersebut, Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menegaskan bahwa persoalan paling krusial yang harus diprioritaskan pemerintah adalah peningkatan kesejahteraan anggota Polri, khususnya terkait tunjangan dan kebutuhan anggaran personel.

Menurut Rahmad Sukendar, negara tidak boleh hanya fokus memperpanjang masa pengabdian anggota Polri tanpa memperhatikan kesejahteraan mereka yang masih jauh dari kata ideal.

“Persoalan yang paling krusial sebenarnya adalah kenaikan tunjangan anggota Polri. Masih banyak kekurangan dan kebutuhan anggaran yang harus disejahterakan terlebih dahulu untuk personelnya,” tegas Rahmad Sukendar, Kamis (28/5/2026).

Meski demikian, Rahmad tetap menyatakan dukungan penuh terhadap usulan perpanjangan usia pensiun Polri demi menciptakan kesetaraan antar aparat negara. Ia menilai Polri layak mendapatkan perlakuan yang sama seperti TNI dan Kejaksaan Agung yang lebih dahulu memperoleh penambahan batas usia pensiun.

Baca Juga:  Serah Terima Jabatan Danyonif 514 Kostrad dan Pelepasan pejabat Wadanyonif 515 Kostrad

“Kami mendukung penuh perpanjangan usia pensiun Polri. Sudah saatnya batas usia pensiun polisi disamakan dengan TNI maupun Kejaksaan Agung. Jangan ada perbedaan terhadap sesama aparat negara,” ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan menyusul sikap Wakil Ketua DPR RI yang menyebut revisi UU Polri bertujuan menciptakan kesetaraan batas usia pensiun antar lembaga penegak hukum dan aparat negara.

Rahmad menilai banyak anggota Polri yang masih produktif, berpengalaman, dan memiliki kapasitas besar meski mendekati masa pensiun. Karena itu, negara dinilai masih membutuhkan tenaga, pengalaman, serta pemikiran mereka dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

Baca Juga:  Hadiri Kaderisasi KBPP Polri, Dr.Fri Hartono ,SH.MH Berikan Pembekalan Kepada 300 Kader di Pusdik Brimob Cikeas Bogor

“Pengalaman anggota Polri sangat dibutuhkan untuk pembinaan generasi muda di tubuh kepolisian serta memperkuat profesionalisme institusi. Jangan sampai SDM yang masih berkualitas justru dipensiunkan terlalu cepat,” katanya.

Namun Rahmad kembali mengingatkan bahwa peningkatan kesejahteraan anggota Polri tidak boleh diabaikan di tengah wacana revisi UU tersebut. Ia berharap pemerintah dan DPR tidak hanya membahas usia pensiun, tetapi juga memperhatikan nasib dan kebutuhan riil anggota di lapangan.

“Kalau negara ingin Polri semakin profesional dan kuat, maka kesejahteraan personelnya harus menjadi prioritas utama,” tandasnya.

Wacana revisi UU Polri sendiri diprediksi akan menjadi salah satu pembahasan strategis di DPR dalam waktu dekat dan dipastikan memunculkan berbagai respons dari masyarakat maupun kalangan penegak hukum.**

Berita Terkait

Truk Kontainer Makin Padat di Jam Pulang Sekolah, Anak-anak Marunda Dipaksa Berbagi Jalan dengan Kendaraan Berat
Gunungan Sampah 60 Ribu Ton di Nagrak Disorot DPRD DKI, Tingginya Capai 15 Meter
Uji Coba DOUBLE TRACK CICURUG–PALEDANG Dilaksanakan, Menggunakan Lokomotip CC 300 
Lerai Keributan di Andrews Party N Mart, Farel Mengaku Dihajar hingga Pingsan
Kasus Dugaan Perselingkuhan W dan O Kembali Disorot, Teman Lama Minta Proses Hukum Segera Dituntaskan
Festival Kalibaru 2026 Semarak, 400 Perahu Nelayan Meriahkan Parade Pesisir Jakarta Utara
Viral! Diduga Persiapkan Senjata Tajam di Dalam Andrew Party Mart Sunter, Polisi Diminta Bertindak
Kebakaran Lahan Kosong di Cilincing, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 20:13 WIB

Truk Kontainer Makin Padat di Jam Pulang Sekolah, Anak-anak Marunda Dipaksa Berbagi Jalan dengan Kendaraan Berat

Selasa, 1 September 2026 - 18:15 WIB

Gunungan Sampah 60 Ribu Ton di Nagrak Disorot DPRD DKI, Tingginya Capai 15 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 05:48 WIB

Uji Coba DOUBLE TRACK CICURUG–PALEDANG Dilaksanakan, Menggunakan Lokomotip CC 300 

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Lerai Keributan di Andrews Party N Mart, Farel Mengaku Dihajar hingga Pingsan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Kasus Dugaan Perselingkuhan W dan O Kembali Disorot, Teman Lama Minta Proses Hukum Segera Dituntaskan

Berita Terbaru