Iming-iming Cuan Besar, BRI Malang Sutoyo Minta Masyarakat Tak Gegabah Berinvestasi

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang,Teropongrakyat.co- Tawaran investasi dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat masih perlu disikapi secara hati-hati. Masyarakat diminta tidak terburu-buru menempatkan dana sebelum memastikan legalitas, mekanisme investasi, serta pihak yang menawarkan produk tersebut.
Imbauan itu disampaikan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office Malang Sutoyo. BRI menilai, pemahaman yang memadai mengenai investasi menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah masyarakat terjebak dalam praktik penipuan.
Branch Office Head BRI Malang Sutoyo, Agung Waluyo, mengatakan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi merupakan hal positif. Namun, minat tersebut perlu diiringi dengan pemahaman mengenai produk dan risiko yang mungkin dihadapi.
“Imbal hasil yang tinggi tentu menjadi salah satu pertimbangan dalam berinvestasi. Namun sebelum menempatkan dana, masyarakat perlu memahami bagaimana investasi tersebut bekerja, risiko yang menyertainya, serta siapa pihak yang menawarkan produk tersebut. Dengan informasi yang utuh, keputusan investasi dapat diambil dengan lebih bijak,” ujar Agung.
Menurut Agung, masyarakat perlu lebih kritis ketika menerima penawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat. Terlebih apabila keuntungan yang ditawarkan dinilai tidak masuk akal atau informasi mengenai produk tidak disampaikan secara transparan.
Selain potensi keuntungan dan risiko, legalitas penyelenggara juga menjadi aspek yang tidak boleh diabaikan. Calon investor perlu memastikan pihak yang menawarkan investasi memiliki izin sesuai ketentuan serta mengetahui lembaga yang berwenang melakukan pengawasan terhadap produk tersebut.
Masyarakat juga diminta tidak langsung percaya hanya karena sebuah penawaran menggunakan nama, logo, maupun identitas perusahaan atau institusi tertentu. Penggunaan identitas tersebut belum tentu menunjukkan adanya hubungan resmi dengan perusahaan atau lembaga yang namanya dicatut.
“BRI mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menyikapi berbagai penawaran investasi, khususnya yang menawarkan imbal hasil tinggi. Dengan informasi yang memadai, masyarakat dapat mempertimbangkan pilihan investasi dengan lebih bijak,” pungkas Agung.
Jika menerima penawaran yang mencurigakan, masyarakat disarankan tidak langsung melakukan transfer dana. Data pribadi, informasi rekening, PIN, password, kode OTP, maupun informasi perbankan lainnya juga tidak boleh diberikan kepada pihak yang belum terverifikasi.
Masyarakat dapat melakukan pengecekan melalui kanal resmi perusahaan atau lembaga terkait, sekaligus memastikan legalitas pihak yang menawarkan dan otoritas yang mengawasi produk investasi tersebut.
Apabila terdapat dugaan penipuan atau penyalahgunaan nama dan identitas BRI, masyarakat disarankan menyimpan bukti komunikasi maupun transaksi. Laporan selanjutnya dapat disampaikan melalui kanal resmi BRI dan kepada pihak yang berwenang.
Informasi mengenai produk dan layanan BRI dapat diperoleh melalui situs resmi BRI, media sosial resmi BRI, atau Contact BRI 1500017. Masyarakat juga dapat menghubungi Asisten Virtual BRI Sabrina melalui WhatsApp di 0812-1214-017.

Baca Juga:  Meriah dan Penuh Kebersamaan, HUT ke-499 DKI Jakarta di Papanggo Dihadiri Ratusan Warga

 

Berita Terkait

Menuju Kursi Ketua PWI Sumut, Austin Tumengkol Temui PWI Pusat
PWI Depok Gaungkan Pelestarian Angklung Lewat Harmoni Angklung
Tubagus Rahmad Sukendar, Tokoh Banten yang Konsisten Mengawal Pemberantasan Korupsi dan Pengawasan Anggaran Negara
Ratusan Warga Antar Walis Erlangga Firera Daftar Bakal Calon Kepala Desa Randudongkal
Lima Hari Kerja Seharusnya Tuntas Malah Mandek Berbulan-bulan Prosedur BPN Dilanggar, Ahli Waris Tateli Terpaksa Tempuh Jauh ke Jakarta
Alumni Lemhannas Angkatan XXXVII Dilantik, Langsung Luncurkan Teori Konstitusi Nusantara untuk Perlindungan Masyarakat Adat
Pemprov Maluku Utara Gandeng CNBM China Percepat Pembangunan Food Estate di Halmahera Tengah
Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di SPBU Kondangjajar, Modus Surat Rekomendasi Disorot

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 12:04 WIB

Menuju Kursi Ketua PWI Sumut, Austin Tumengkol Temui PWI Pusat

Jumat, 4 September 2026 - 12:00 WIB

PWI Depok Gaungkan Pelestarian Angklung Lewat Harmoni Angklung

Jumat, 4 September 2026 - 08:46 WIB

Tubagus Rahmad Sukendar, Tokoh Banten yang Konsisten Mengawal Pemberantasan Korupsi dan Pengawasan Anggaran Negara

Jumat, 4 September 2026 - 00:05 WIB

Ratusan Warga Antar Walis Erlangga Firera Daftar Bakal Calon Kepala Desa Randudongkal

Rabu, 2 September 2026 - 21:38 WIB

Lima Hari Kerja Seharusnya Tuntas Malah Mandek Berbulan-bulan Prosedur BPN Dilanggar, Ahli Waris Tateli Terpaksa Tempuh Jauh ke Jakarta

Berita Terbaru

TNI – Polri

Misi Close Air Support AH-64 Apache Warnai SGS 2026

Jumat, 4 Sep 2026 - 23:30 WIB

TNI – Polri

Pasukan Airborne SGS 2026 Laksanakan Operasi Lanjutan Dalam Materi

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:24 WIB