Serahkan Penghargaan ke Empat Sekolah, Sekda Budiar juga Tularkan Arahan Mendagri di Rakor Sinergi dan Optimalisasi Program MBG

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co – Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si menyerahkan Penghargaan Pelaksanaan Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Dengan Pola Gotong Royong kepada empat sekolah meliputi SD Negeri Penarukan Kecamatan Kepanjen, SD Negeri 3 Ngadirejo Kecamatan Kromengan, SMP Negeri 2 Gondanglegi dan SMP Negeri 1 Poncokusumo. Dalam kesempatan ini, Beliau yang mewakili Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M juga membuka Rapat Koordinasi Sinergi dan Optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis Menuju Kabupaten Malang Zero Keracunan, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (26/11) pagi.

Serahkan Penghargaan ke Empat Sekolah, Sekda Budiar juga Tularkan Arahan Mendagri di Rakor Sinergi dan Optimalisasi Program MBG - Teropong Rakyat

“Badan Gizi Nasional punya Program MBG, dengan tujuan meningkatkan asupan gizi masyarakat khususnya kelompok rentan seperti balita, ibu hamil dan anak sekolah guna mengurangi stunting dan menutrisi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Harapannya, SDM Indonesia yang produktif dan berdaya saing tinggi sebagai bagian dari strategi menuju Indonesia Emas tahun 2045, membangkitkan ekonomi dengan memberdayakan UMKM, petani, peternak lokal dan pemasok bahan baku,” tegas Budiar di depan para Kepala Sekolah atau perwakilan sekolah, dan Kepala SPPG se Kabupaten Malang.

Baca Juga:  Wakil Bupati Malang Resmi Buka Kegiatan Kepandjen Djaman Mbiyen di Stadion Kanjuruhan

Pernyataan tersebut ditegaskannya melanjutkan arahan Menteri Dalam Negeri di sebuah kegiatan, bahwa program MBG ini harus sukses, dan manakala Kabupaten Malang dan kota/kabupaten lainnya tidak melaksanakannya maka akan ada sanksi. Dalam paparannya, Budiar juga menyebut bahwa konsep ekonomi yang menggambarkan bagaimana perubahan awal dalam pengeluaran dan investasi dapat menyebabkan perubahan yang lebih besar dalam pendapatan atau output ekonomi secara keseluruhan. Hal ini terjadi karena efek berantai, di mana peningkatan pengeluaran di satu sektor dapat mendorong peningkatan di sektor lainnya.

Baca Juga:  Pemkab Malang Perkuat Sinergi MBG, Call Center Pengaduan Segera Dibentuk

”Yang jelas, pelaksanaaan program MBG di Kabupaten Malang sudah berjalan cukup baik. MBG melalui SPPG yang ada ini juga memiliki multi efek dan sirkulasi ekonomi meliputi peningkatan gizi anak sebagai asset bangsa, penyerapan tenaga kerja, belanja bahan makanan dengan melibatkan pembudidaya, peternak, petani, pekebun, koperasi/Bumdes,” pungkasnya sembari menyemangati seluruh peserta rakor.

Berita Terkait

Paguyuban Pedagang Daging “Desak” Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan
Pasar Jabon Salah Kelola, Jorok dan Bau
Pemkot Jakbar Beri Santunan untuk Keluarga Bocah Tenggelam di Cengkareng Drain
Resmi Dilantik, Perangkat Desa Pringgodani Siap Perkuat Pelayanan Masyarakat
Badan Aset Diduga Lindungi Penyerobot Lahan Pemda di Kembangan, Kajari Jakbar Diminta Usut Tuntas
UPRS V Tegaskan Penertiban Parkir di Rusunawa Persakih, Pelaku Pungli Terancam Sanksi
Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Amburadul Pengelolaan Aset Pemda, Pasar Jabon Diduga Dipakai Tanpa Kontribusi

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 17:20 WIB

Paguyuban Pedagang Daging “Desak” Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan

Sabtu, 11 April 2026 - 00:43 WIB

Pasar Jabon Salah Kelola, Jorok dan Bau

Kamis, 9 April 2026 - 20:31 WIB

Pemkot Jakbar Beri Santunan untuk Keluarga Bocah Tenggelam di Cengkareng Drain

Kamis, 9 April 2026 - 12:28 WIB

Resmi Dilantik, Perangkat Desa Pringgodani Siap Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 7 April 2026 - 17:04 WIB

Badan Aset Diduga Lindungi Penyerobot Lahan Pemda di Kembangan, Kajari Jakbar Diminta Usut Tuntas

Berita Terbaru