Ratusan Ojol Gelar Aksi Solidaritas, Antar Jenazah Rekan Mereka yang Tewas Terlindas Rantis Brimob

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co – Ratusan driver ojek online (ojol) menggelar aksi solidaritas besar-besaran dengan mengantar jenazah Affan Kurniawan (21), rekan mereka yang meninggal dunia usai terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob, Kamis malam (28/8/2025), di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Affan bukan bagian dari massa demonstrasi yang berujung ricuh di depan Gedung DPR RI. Ia saat itu tengah menjalankan pekerjaannya sebagai mitra GoFood, mengantarkan pesanan pelanggan.

Namun nahas, ketika tengah jongkok hendak menyeberang jalan, sebuah mobil rantis melaju dengan kecepatan tinggi dan langsung melindas tubuhnya. Affan sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Baca Juga:  Tugas Baru Selepas Menjadi Ajudan Menhan, Mayor Teddy Pindah ke Batalyon Infanteri 328/Dirgahayu

Sejak pagi tadi, rekan-rekan ojol dari berbagai wilayah Jabodetabek berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir. Mereka beriringan mengawal mobil jenazah menuju tempat pemakaman dengan atribut seragam ojol, sebagian membawa poster dan spanduk bertuliskan doa serta tuntutan keadilan bagi almarhum.

“Kami kehilangan saudara kami. Affan sedang mencari nafkah, bukan ikut demo. Kami minta keadilan dan pertanggungjawaban atas nyawa yang melayang sia-sia,” ujar Arif, salah satu rekan ojol yang ikut dalam rombongan pengantaran jenazah.

Baca Juga:  Polres Tangsel Kembali Ungkap Kasus Narkotika, Kali Ini Sita 40,2 Kg Sabu

Suasana haru bercampur geram terlihat sepanjang perjalanan. Iring-iringan panjang pengemudi ojol juga sempat mendapat perhatian masyarakat yang berada di jalan.

Pihak keluarga berharap kasus ini segera diusut tuntas dan tidak berhenti pada permintaan maaf semata.

“Anak saya korban. Dia kerja halal, tapi meninggal dengan cara tragis. Kami minta pelaku bertanggung jawab,” ungkap ayah Affan dengan suara bergetar kepada teropongrakyat.co

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait investigasi lebih lanjut atas insiden maut tersebut.

Berita Terkait

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan
Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh
Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman
Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan
“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”
Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga
15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI
BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:12 WIB

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:40 WIB

Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:16 WIB

Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:25 WIB

Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:09 WIB

“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Berita Terbaru