PPTN 2026–2030: Gabungkan Teknologi dan Teologi, Perkuat SDM demi Keadilan Pendidikan di Daerah Terpencil

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teropongrakyat.co – 2 Juli 2026 — Perkumpulan Profesor Teologia Nusantara (PPTN) di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Hoga Saragih, S.T., M.T. meluncurkan Rencana Strategis 2026–2030 dengan sudut pandang baru: menjembatani kesenjangan kapasitas akademik antara pusat dan daerah, serta memadukan pendekatan teologi dengan kemajuan teknologi untuk memajukan pendidikan tinggi teologi di seluruh pelosok negeri.

Berbeda dengan sekadar menyoroti angka target, arah kebijakan baru ini menekankan bahwa peningkatan jenjang akademik bukan sekadar urusan gelar, melainkan kunci pemerataan mutu pendidikan hingga ke wilayah terluar.

PANDANGAN KETUA UMUM PPTN

“Selama ini dosen di sekolah tinggi teologi daerah sering tertinggal akses bimbingan, jejaring riset, dan kemudahan administrasi. Padahal merekalah yang paling dekat dengan kebutuhan nyata masyarakat di sana,” ujar Prof. Hoga Saragih dalam pemaparan visi strategisnya.

Baca Juga:  ROSITA di Pos Langit Bilogai Bersama Satgas Yonif 509 Kostrad 

“Latar belakang saya di bidang teknik mengajarkan: masalah harus diselesaikan dengan sistem yang terukur dan tepat sasaran. Maka kami tidak hanya mencetak profesor di kota besar, tapi mengirimkan pembinaan langsung ke kampus daerah, memanfaatkan sistem digital dan pendampingan jarak jauh, sehingga kesempatan maju setara bagi semua,” tambahnya.

FOKUS UTAMA DAN LANGKAH KHUSUS

Rencana kerja ini memprioritaskan:

Baca Juga:  AUGOES FERNANDEZ,CFLE SIAP SEBAGAI KETUA INISIATOR PERKUMPULAN PROFESI PARALEGAL NASIONAL DPW PAPUA BARAT DAYA

– Pemerataan akses: Program detasering profesor senior ke kampus daerah dan pendampingan daring berkelanjutan
– Pemanfaatan teknologi: Bantuan sistem digital, penyederhanaan administrasi, serta pelatihan riset berbasis data
– Keseimbangan tujuan: Target 100 profesor, 1.000 lektor kepala, 10.000 lektor, dan 100.000 asisten ahli menjadi sarana untuk memperkuat pelayanan dan pemecahan masalah sosial kemasyarakatan

“Teologi yang relevan adalah yang tidak hanya berbicara di ruang kuliah, tapi hadir menjawab tantangan persatuan, kesejahteraan, dan kemanusiaan. Itulah yang ingin kami wujudkan lewat kualitas SDM yang merata,” tegas Prof. Hoga.

(Red/JS)

Berita Terkait

FGKI Dukung Kebijakan Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Konservasi Gajah
Kelompok Aktivis Pemuda Mengajak Masyarakat Waspada terhadap Potensi Tindakan Anarkis
Menhut Raja Juli Antoni Dinilai Punya Peran Krusial dalam Jaga Kredibilitas Perdagangan Karbon Hutan
Menhut Raja Juli Antoni Dinilai Punya Peran Krusial dalam Jaga Kredibilitas Perdagangan Karbon Hutan
KOLABORASI PT API DALAM PROGRAM TJSL PENATAAN LINGKUNGAN KAMPUNG PELINDO 2026
Dari PMII ke Ketua Umum BM PAN, Pengamat Sosial Politik SDI: Slamet Ariyadi Bawa Napas Baru Menuju Pemilu 2029
MUSDALUB III AWPI DPD DKI Jakarta Berjalan Sukses, Tetapkan Kepengurusan Baru Masa Bakti 2026–2031
Cardi Santoso Silaturahmi ke Kasi Humas Polestro Jakarta Utara,Komitmen Perkuat Kemitraan Media dan Polri

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:00 WIB

Kelompok Aktivis Pemuda Mengajak Masyarakat Waspada terhadap Potensi Tindakan Anarkis

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:53 WIB

Menhut Raja Juli Antoni Dinilai Punya Peran Krusial dalam Jaga Kredibilitas Perdagangan Karbon Hutan

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:50 WIB

Menhut Raja Juli Antoni Dinilai Punya Peran Krusial dalam Jaga Kredibilitas Perdagangan Karbon Hutan

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:08 WIB

KOLABORASI PT API DALAM PROGRAM TJSL PENATAAN LINGKUNGAN KAMPUNG PELINDO 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 12:25 WIB

Dari PMII ke Ketua Umum BM PAN, Pengamat Sosial Politik SDI: Slamet Ariyadi Bawa Napas Baru Menuju Pemilu 2029

Berita Terbaru