MALANG | Teropongrakyat.co – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, saat masyarakat menggelar prosesi Selamatan Adat Larung Sesaji dalam rangka memperingati 1 Muharam atau 1 Suro, Kamis (18/6/2026).
Tradisi yang telah berlangsung secara turun-temurun tersebut menjadi wujud rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus doa bersama untuk keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahan bagi warga pesisir selatan Kabupaten Malang.

Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Pantai Balekambang itu dihadiri oleh unsur Forkopimcam Bantur, tokoh adat, perangkat desa, serta masyarakat Desa Srigonco yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Camat Bantur Mahfud mewakili Camat Bantur, Bati Tuud Koramil 0818/12 Bantur Peltu Tomy Umbarsono, Kapolsek Bantur AKP Ahmad Taufik, Kepala Desa Srigonco Didit Puji Leksono, tokoh adat Mbah Siono Karyo Utomo, Asper Sengguruh Astiko, Danposal Sendang Biru Kapten Laut Anggar, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan ketua panitia, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Srigonco dan Kapolsek Bantur. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan prosesi selamatan sebelum sesaji dibawa menuju laut untuk dilarung sebagai simbol ungkapan syukur dan harapan akan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
Bati Tuud Koramil 0818/12 Bantur Peltu Tomy Umbarsono menyampaikan apresiasinya terhadap masyarakat yang tetap menjaga dan melestarikan tradisi budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, Larung Sesaji bukan hanya kegiatan seremonial semata, tetapi juga mengandung nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan persatuan yang perlu diwariskan kepada generasi muda.
“Tradisi Larung Sesaji merupakan warisan budaya yang memiliki makna mendalam. Selain sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan menjaga kerukunan antarwarga,” ujarnya.
Peltu Tomy menambahkan bahwa pelestarian budaya daerah merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus mendukung kegiatan-kegiatan budaya yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus menjaga keharmonisan sosial.
Sementara itu, Kepala Desa Srigonco Didit Puji Leksono mengatakan bahwa tradisi Larung Sesaji telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat dan selalu mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga mampu mendukung sektor pariwisata Pantai Balekambang yang selama ini menjadi salah satu destinasi unggulan Kabupaten Malang.
Prosesi Larung Sesaji berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh khidmat. Warga yang hadir tampak mengikuti setiap tahapan acara dengan penuh rasa hormat terhadap tradisi yang diwariskan para leluhur.
Melalui pelaksanaan Larung Sesaji 1 Suro ini, masyarakat Desa Srigonco kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian budaya lokal sebagai bagian dari kekayaan bangsa yang harus terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi mendatang.
























































