Kader Dinas Sosial Kecamatan Parungpanjang Menjadi Calo Pemalsuan BPJS

- Jurnalis

Kamis, 23 Mei 2024 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Parungpanjang Bogor, Teropongrakyat.co – Demi Mendapatkan Keuntungan Kader Dinas Sosial Berinisial,(A.T) Penerima Jasa Pembuatan BPJS Kesehatan Tapi sangat di sayangkan BPJS tersebut Tidak dapat di gunakan untuk Persalinan,di RS murni asih kab, Tanggerang kolilah warga Kp Leles desa jababita kecamatan parungpanjang Harus beralih ke pasien pelayanan Umum dengan biaya yang kurang lebih Rp.4000 000 (empat juta rupiah) kolilah dengan keluarga harus mencari pinjaman kesana kemari untuk biaya persalinan tersebut.

(A.N) Warga desa jagabita tersebut berdalih sudah menyerahkan semua pengurusan BJJS ke (A.T) sampai saat keluarga kebingungan untuk mencari biaya justru (A.N)meminta uang 2,500.000 (dia juta lima ratus ribu rupiah)untuk pembuatan BPJS agar di buatkan yg baru keluarga dan juga hadir RT setempat di rumah sakit Berang kepada,AN BPJS yg ada saja tidak bisa di gunakan mau minta uang lagi untuk pembuatan BPJS baru lagi,keluarga sangat menyayangkan perbuatan (A.N) cs jika tidak ada pertanggungjawaban dari pelaku saya meminta penegak hukum Polsek Parungpanjang agar menindak pelaku agar tidak ada korban berikutnya ucap yono keluarga korban

Baca Juga:  Adipati Putra Sertu Saiin Alim Raih Podium 200 Meter KBP City Run 2024 

Awal pembuatan BPJS kepada seoarang kader di desa jagabita yang berisinial (A.N) lalu di serahkan kepada saudara (A.T) setalah jadi BPJS Mandiri kelas 3 dengan pembayaran 35.000 perbulan dan saat akan masuk pembayaran pertama di lakukan di Indomart tapi di tolak lalu bayar melalui ( A.N ) dan di teruskan ke saudara ( A.T ).

Baca Juga:  Syukuran HUT Ke-65 Pelopor, Dari Kompi _Ranger_ Hingga Terbentuk Pasukan Elit

Disaat akan di gunakan tidak bisa, Jadi kesimpulan Kolilah yg akan menggunakan BPJS yang ternyata tidak bisa di gunakan beranggapan palsu, tetapi pas di selidiki ternyata uang yang untuk pembayaran BPJS tidak di bayarkan padahal ibu kolilah sudah bayar dan memberi kepada saudari ( A.N ).

Disaat awak media teropongrakyat.co konfirmasi ke kacamatan parung panjang, bertemu dengan camat dan kasihkesra meraka mengatakan bahwa yang bernama ( A.T ) sudah tidak berada di Kader sosial semenjak Bulan Desember 2023 sudah tidak aktif atau sudah di coret dari Keder Sosial Parung Panjang di karenakan terkena kasus Pangan Lansia dan sedang dalam pengawasan Polres Bogor.

Pewarta *jefri & Team *

Berita Terkait

Ditinggal ke Toko, Rumah Warga Genengan Pakisaji Terbakar
Tak Terima Putusan yang Merugikan! Kuasa Hukum Prianto Ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung RI, Libatkan Kades & Dua Menteri
Resmi Didaftarkan di E-Court: Kuasa Hukum Prianto Bawa Sengketa Lahan Adat ke Mahkamah Agung RI
Kebakaran Dapur RSSA Malang, Layanan Rumah Sakit Tetap Jalan
Diduga Belum Kantongi NPPBKC, GB Star Resto & Cafe Jual Cocktail dan Bir
Ketika Nama-Nama Besar Muncul di BAP Tan Kian, Rahmad Sukendar: Jangan Ada yang Kebal Hukum
Situs Watu Lumpang hingga Linggayoni Dikenalkan ke Siswa, Museum Keliling Telusuri Jejak DAS Metro
Bangun Generasi Tangguh, BPBD Kota Malang Gelar Simulasi SPAB di SMKN 7 Malang Bersama Walikota Malang

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:35 WIB

Ditinggal ke Toko, Rumah Warga Genengan Pakisaji Terbakar

Kamis, 10 September 2026 - 11:24 WIB

Tak Terima Putusan yang Merugikan! Kuasa Hukum Prianto Ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung RI, Libatkan Kades & Dua Menteri

Kamis, 10 September 2026 - 10:47 WIB

Kebakaran Dapur RSSA Malang, Layanan Rumah Sakit Tetap Jalan

Rabu, 9 September 2026 - 16:43 WIB

Diduga Belum Kantongi NPPBKC, GB Star Resto & Cafe Jual Cocktail dan Bir

Selasa, 8 September 2026 - 20:29 WIB

Ketika Nama-Nama Besar Muncul di BAP Tan Kian, Rahmad Sukendar: Jangan Ada yang Kebal Hukum

Berita Terbaru

Pemerintahan

Ditinggal ke Toko, Rumah Warga Genengan Pakisaji Terbakar

Kamis, 10 Sep 2026 - 11:35 WIB