Prabu Pucuk Umun, Rajanya Suku Baduy

- Jurnalis

Kamis, 1 Agustus 2024 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banten – TeropongRakyat.co || Suku Baduy merupakan salah satu suku asli Sunda Banten yang masih konsisten menjaga tradisi anti modernisasi, baik cara berpakaian maupun pola hidup lainnya.

Suku Baduy-Rawayan tinggal di kawasan Cagar Budaya Pegunungan Kendeng seluas 5.101,85 hektare di daerah Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Adapun perkampungan masyarakat Baduy, umumnya terletak di daerah aliran Sungai Ciujung, di Pegunungan Kendeng

Baca Juga:  IPC TPK Bagikan 1.600 Paket Takjil, Dukung Semangat Puasa Pekerja Pelabuhan yang Tetap Bertugas 24 Jam

Di Suku Baduy ini, ada seorang yang berpengaruh dan sangat dihormati posisinya, dikalangan Baduy disebut dengan Jaro.
Jaro merupakan seseorang yang memiliki kendali mengatur pemerintahan Suku Baduy. Selain Jaro ternyata ada posisi yang lebih tinggi dan startergis kedudukannya yaitu bernama Pu’un.

Puun merupakan pimpinan adat Suku Baduy, yang memiliki tingkatan paling tinggi dalam struktur masyarakat Suku Baduy. Begitu tingginya gelar Puun, Suku Adat Baduy tentu akan mendengarkan semua titah dari Puun karena Puun sendiri merupakan pemegang kebijakan.

Baca Juga:  JAGA ERAT SILATURAHMI: Balawani LSM Harimau Selenggarakan Jumat Berkah Di PAC SUKARJA

Ternyata dikisahkan, bahwa Puun pertama yang membawa suku baduy kedataran suku Sunda Banten yaitu Raja Pucuk Umun, Rajanya Suku Baduy.

Berita Terkait

Media Siber ifakta.co Gelar Seminar Literasi Digital Melalui Zoom, Diikuti Puluhan Jurnalis
DPP IPJI: Permintaan Maaf Hotman Paris Patut Dihargai, Namun Proses Hukum Tetap Berjalan
Aktivis Anti – Korupsi Terjerat Hukum, KAKI Tuding Penetapan Tersangka Sekjennya Bentuk Kriminalisasi
KAKI Sebut Proses Hukum Febrie Tak Boleh Terhalang Izin Politik
Usai Berhasil Perjuangkan Tanah Perbatasan Indonesia – Malaysia, Ini Permintaan dan Harapan GKTH
FGKI Dukung Kebijakan Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Konservasi Gajah
Kelompok Aktivis Pemuda Mengajak Masyarakat Waspada terhadap Potensi Tindakan Anarkis
Menhut Raja Juli Antoni Dinilai Punya Peran Krusial dalam Jaga Kredibilitas Perdagangan Karbon Hutan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:33 WIB

Media Siber ifakta.co Gelar Seminar Literasi Digital Melalui Zoom, Diikuti Puluhan Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:23 WIB

DPP IPJI: Permintaan Maaf Hotman Paris Patut Dihargai, Namun Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:59 WIB

Aktivis Anti – Korupsi Terjerat Hukum, KAKI Tuding Penetapan Tersangka Sekjennya Bentuk Kriminalisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:03 WIB

KAKI Sebut Proses Hukum Febrie Tak Boleh Terhalang Izin Politik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:36 WIB

Usai Berhasil Perjuangkan Tanah Perbatasan Indonesia – Malaysia, Ini Permintaan dan Harapan GKTH

Berita Terbaru