Alfamart Tutup 400-an Gerai di Tahun Ini, Karena Merugi

- Jurnalis

Senin, 16 Desember 2024 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) mengkonfirmasi penutupan ratusan gerai Alfamart di berbagai wilayah Indonesia sepanjang tahun 2024. Senin, (16/12/2024).

Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) Solihin mengatakan bahwa jumlah toko Alfamart yang tutup tahun ini berkisar antara 300 hingga 400 unit.

“Iya memang jumlah toko tutup ratusan, 300 sampai 400 di sepanjang tahun ini,” ujar Solihin.

Namun, Solihin menekankan bahwa jumlah toko Alfamart yang baru dibuka jauh lebih besar, mencapai sekitar 1.000 unit di tahun ini.

Baca Juga:  Tiga Perampok Mobil Pengakut Uang Rp5,6 Miliar di Padang Ditangkap, Ini Motifnya

“Walaupun ratusan toko tutup, toko yang buka lebih daripada seribuan lah, kita ekspansi,” tegasnya.

Solihin menjelaskan bahwa penutupan ratusan toko Alfamart disebabkan oleh berbagai faktor, dengan alasan utama adalah kenaikan harga sewa yang drastis.

“Apalagi kalau sewa kan minimal lima tahun. Kadang-kadang si pemilik (tempat) tahunya ada orang datang belanja, dia pikir ramai, gitu ya. Nah begitu dihitung-hitung, kalau sewa naik nih, lima tahun yang lalu sama lima tahun sekarang kan naiknya, ya mohon maaf ya. Main enak-enaknya saja, gitu,” ungkapnya.

Baca Juga:  PT Pelindo Solusi Logistik Berubah Nama Menjadi PT Pelindo Sinergi Lokaseva

Meskipun mengalami penutupan sejumlah gerai, Solihin menegaskan bahwa bisnis Alfamart masih tetap ekspansi dan penutupan toko tersebut masih dalam batas wajar.

Alfamart terus berupaya untuk membuka gerai baru di berbagai wilayah di Indonesia, dengan tetap mengedepankan strategi yang tepat dan efisien.

Berita Terkait

BPIKPNPA RI Soroti Trotoar dan Drainase Kebon Kawung, Desak Gubernur Jabar Bertindak Cepat*
Silaturahmi dan Konsolidasi Perdana APUDSI Se-Jabar: 18 Kabupaten Rapatkan Barisan
Parkir Liar Danau Sunter Diduga Dikelola Oknum, Aparat dan Pemda Dinilai Tutup Mata
Bangunan Ilegal di Matraman Diduga Sudah Dialiri Listrik, Warga Pertanyakan Proses dan Minta Penindakan
Kolong Tol Angke 2 Dikuasai Sampah, Bangunan Liar, dan Parkir Truk Liar, Pemerintah Dinilai Tutup Mata
Benarkan Ada Penggeledahan, PT Cocoman Bantah Dugaan Korupsi dan Penyalahgunaan Wewenang
Momentum Hari Buruh 2026: Rahmad Sukendar Ajak Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:51 WIB

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:52 WIB

BPIKPNPA RI Soroti Trotoar dan Drainase Kebon Kawung, Desak Gubernur Jabar Bertindak Cepat*

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:45 WIB

Parkir Liar Danau Sunter Diduga Dikelola Oknum, Aparat dan Pemda Dinilai Tutup Mata

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:01 WIB

Bangunan Ilegal di Matraman Diduga Sudah Dialiri Listrik, Warga Pertanyakan Proses dan Minta Penindakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:14 WIB

Kolong Tol Angke 2 Dikuasai Sampah, Bangunan Liar, dan Parkir Truk Liar, Pemerintah Dinilai Tutup Mata

Berita Terbaru

Breaking News

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:51 WIB