Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTWarga Transmigrasi Air Balui SP2 Terpaksa Mengungsi Berbulan-bulan Saat Musim Hujan, Pertanyakan Penyebab Banjir BerkepanjanganKomentar: 0

Warga Transmigrasi Air Balui SP2 Terpaksa Mengungsi Berbulan-bulan Saat Musim Hujan, Pertanyakan Penyebab Banjir Berkepanjangan

Teropong Rakyat, 31 Mei 2026, 17:23 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi
Potret: dok-istimewa

Musi Banyuasin, 31 Mei 2026 | teropongrakyat.co – Setiap musim hujan tiba, warga transmigrasi di kawasan Air Balui SP2, Desa Air Balui, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, kembali menghadapi persoalan yang sama. Rumah-rumah warga dilaporkan terendam banjir hingga tidak dapat dihuni dalam waktu yang cukup lama.

Menurut keterangan warga, genangan air tidak hanya berlangsung beberapa hari, tetapi bisa bertahan selama berbulan-bulan hingga musim hujan berakhir. Kondisi tersebut memaksa sebagian warga meninggalkan rumah mereka dan mencari tempat pengungsian sementara untuk bertahan hidup.

“Kalau musim hujan datang, rumah kami tenggelam. Kami terpaksa keluar mencari tempat yang lebih aman karena rumah sudah tidak bisa ditempati. Kadang sampai berbulan-bulan menunggu air surut,” ungkap salah seorang warga. Minggu, 31/5/2026

Baca Juga:  BRI KC Bumi Serpong Damai Teken Perjanjian Kerja Sama dengan LANUD Rumpin Terkait Layanan Payroll dan Jasa Perbankan

Selama berada di pengungsian, warga mengaku hanya mengandalkan bekal dan hasil yang diperoleh pada musim kemarau atau saat kondisi cuaca memungkinkan untuk bekerja. Situasi ini dinilai semakin memperberat kehidupan masyarakat transmigrasi yang selama bertahun-tahun tinggal di kawasan tersebut.

Warga juga mempertanyakan penyebab banjir yang terjadi secara berulang dan berlangsung dalam waktu lama. Mereka berharap pemerintah daerah dan instansi terkait melakukan kajian menyeluruh untuk mengetahui akar persoalan yang sebenarnya.

Sejumlah dugaan pun muncul di tengah masyarakat, mulai dari kemungkinan sistem drainase dan irigasi yang tidak berfungsi optimal, kondisi tata kelola air yang kurang memadai, hingga dugaan adanya perubahan fungsi lahan di sekitar kawasan yang dapat memengaruhi daya serap air. Namun hingga kini, penyebab pasti banjir berkepanjangan tersebut masih memerlukan penelitian dan penjelasan resmi dari pihak berwenang.

Baca Juga:  Kominfo Ambil Langkah Tegas Dengan Memutus Internet Judi On-line di Kedua Negara Ini.

Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya memberikan bantuan saat banjir terjadi, tetapi juga menghadirkan solusi jangka panjang agar kawasan transmigrasi Air Balui SP2 dapat dihuni secara layak tanpa harus menghadapi ancaman banjir berbulan-bulan setiap musim hujan.

Catatan: Dugaan terkait penyebab banjir dalam pemberitaan ini merupakan pandangan dan pertanyaan yang berkembang di masyarakat. Penentuan penyebab sebenarnya memerlukan kajian teknis dan keterangan resmi dari instansi terkait.

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain