Zulkarnaen Apriliantony, Mantan Komisaris BUMN, Diduga Terlibat Kasus 1.000 Situs Judi Online

- Jurnalis

Selasa, 5 November 2024 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teropongrakyat.co – Nama Zulkarnaen Apriliantony mencuat ke permukaan publik usai Polisi mengamankan 1.000 situs judi online yang melibatkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Zulkarnaen Apriliantony diduga memiliki panggilan lain di antaranya Tony Tomang dan Tony Joely.

Zulkarnaen diduga terlibat dalam kasus tersebut, tuduhan ini menghebohkan publik setelah akun media sosial tiktok mencuit tentang keterlibatan Zulkarnaen.

“Oh pantes KUBU 16% pada Mingkem SOAL JUDOL, anggotanya Beking 1.000 situs Judol,” Bunyi cuitan @PRIDE Podcast Indonesia yang diamati awak media pada Selasa (5/11/2024).

Akun tiktok tersebut juga menyindir kedekatan Rano Karno dengan Zulkarnaen yang belum lama ini terlihat berfoto bersama yang di unggah oleh Rano Karno di media sosial Instagram miliknya.

Baca Juga:  Kunjungan Kerja Danbrigif 9/DY/2 Kostrad ke Yonif 509/BY/9/2 Kostrad dan Yonif 515/UTY/9/2 Kostrad.

“BANG RANO temenan sama Beking Judol genks, ngeriii,” tulisnya pada caption akun tiktok tersebut.

Zulkarnaen Apriliantony diketahui telah meninggalkan posisinya sebagai Komisaris BUMN sejak Februari 2024. Sebelum terlibat dalam kasus ini, ia memiliki latar belakang beragam, termasuk menjabat sebagai Kepala Bidang Ekonomi Kreatif di Federasi Serikat Pekerja Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf).

Selain kariernya di BUMN, Zulkarnaen juga dikenal aktif dalam dunia politik. Pada Pilpres 2024, ia ditunjuk sebagai Direktur II Direktorat Narasi Media dan Kreatif dalam Tim Pemenangan Nasional (TPN) Paslon 03 Ganjar-Mahfud.

Baca Juga:  Kapolsek Kemayoran Pimpin Apel Penurunan APK Pilkada di Wilayah Kemayoran

Mengenai kasus ini, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra membenarkan adanya pengamanan situs judi oleh para pelaku.

“1.000 sisanya dibina, dijagain supaya enggak keblokir. Setiap web itu kurang lebih Rp8,5 juta,” ujar Kombes Wira, dari informasi yang dihimpun.

Total keuntungan yang diperoleh dari pengamanan situs-situs tersebut dilaporkan mencapai Rp8,5 miliar dalam satu bulan.

Red

Berita Terkait

Wanita PNS Jadi Korban Penganiayaan di Dramaga, Pelaku Diduga Keponakan Sendiri
Api Melalap Kamar Kos di Kemayoran, Pria 26 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Mandi
Viral Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, 16 Mahasiswa Diperiksa Satgas PPKS
Sengketa Lahan di Kelapa Gading Memanas, Ahli Waris Soroti Kejanggalan Klaim Pembelian
Misteri “Cobra Lily”: Tanaman Karnivora yang Mirip Ular Berbisik  
Istri Musisi Lokal Aryo Kempes Diduga Pinjam Nama Orang Untuk Pinjol, Demi Modus Penipuan
Kabel Internet Semrawut di Simpang Lima Semper Dinilai Membahayakan, Warga Minta Penertiban Tegas
Diduga Ada Pembiaran, Operasional Wahana Taman Bunga Celosia Dipertanyakan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:55 WIB

Wanita PNS Jadi Korban Penganiayaan di Dramaga, Pelaku Diduga Keponakan Sendiri

Rabu, 15 April 2026 - 10:18 WIB

Api Melalap Kamar Kos di Kemayoran, Pria 26 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Mandi

Rabu, 15 April 2026 - 09:26 WIB

Viral Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, 16 Mahasiswa Diperiksa Satgas PPKS

Selasa, 14 April 2026 - 19:58 WIB

Sengketa Lahan di Kelapa Gading Memanas, Ahli Waris Soroti Kejanggalan Klaim Pembelian

Selasa, 14 April 2026 - 10:57 WIB

Misteri “Cobra Lily”: Tanaman Karnivora yang Mirip Ular Berbisik  

Berita Terbaru