Warga RW 18 Sunter Agung Desak Pemkot Kembalikan Loksem Jadi Ruang Terbuka Hijau

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Teropongrakyat.co – Warga bersama pengurus RW 18 Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, mendesak pemerintah kota untuk segera mengembalikan fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang selama ini ditempati Pedagang Kaki Lima (PKL) di Lokasi Sementara (Loksem) JU 51.

Loksem tersebut awalnya dilegalkan melalui SK Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Nomor 329 Tahun 2018 dengan masa pemakaian dua tahun. Namun hingga 2025, PKL masih beraktivitas di lokasi tersebut dan tidak mengosongkan area yang seharusnya kembali difungsikan sebagai RTH.

Ketua RW 18, Fajar Budiman, menjelaskan bahwa pihaknya telah berulang kali menyuarakan aspirasi warga agar lahan tersebut dikembalikan sesuai peruntukannya. Bahkan, perwakilan RW 18 juga menghadiri rapat koordinasi (Rakor) di Kantor Wali Kota Jakarta Utara pada 26 Agustus 2025.

Baca Juga:  Tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya Berhasil Gagalkan Transaksi Narkoba

“Syukur, dari hasil rakor itu sudah ada tindak lanjut rencana penyerahan aset. Diperkirakan paling lama dua bulan lagi, sekitar Oktober, prosesnya bisa dilaksanakan,” ujar Fajar, Sabtu (13/9/2025).

Menurut Fajar, pengembang perumahan yang sebelumnya bertanggung jawab, yakni PT Sunter Garden dan PT Patal Indomahon, kini sudah tidak jelas keberadaannya. Karena itu, Pemkot Jakarta Utara akan mengambil alih proses penyerahan aset sesuai Pergub No. 97 Tahun 2021, yakni dari pengurus RW yang diketahui lurah kepada Wali Kota.

Selain itu, lurah Sunter Agung juga diminta melakukan sosialisasi penertiban PKL yang masih berjualan di lahan peruntukan RTH tersebut. “Kami harap penyerahan aset Fasos-Fasum ini benar-benar direalisasikan agar RTH bisa kembali berfungsi sebagaimana mestinya. Ini butuh perhatian serius dari instansi terkait,” tegas Fajar.

Baca Juga:  Kecelakaan Pesawat Jeju Air di Bandara Muan, 47 Orang Dilaporkan Tewas

Lurah Sunter Agung, Gatot Subroto, saat dikonfirmasi, Selasa (16/9/2025), menyatakan bahwa sosialisasi kepada para pedagang Loksem JU 51 akan dilaksanakan dalam minggu ini.

Rakor tersebut dipimpin oleh Sekretaris Kota Jakarta Utara, Fredy Setiakawan, serta dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekko Wawan Budi Rohman, Kabag Pembangunan Ekonomi dan Lingkungan Hidup Ardan Solihin, Camat Tanjung Priok Ade Himawan, Lurah Sunter Agung, dan perwakilan RW 18.

 

Berita Terkait

Kebakaran Rumah di Randudongkal Pemalang, Diduga Akibat Korsleting Listrik
57 Detik yang Mengubah Segalanya, Mengenang Tragedi Gempa Yogyakarta 2006
POLSEK Bogor Timur Diduga Langgar Peraturan KAPOLRI: BERIKAN RUANG MEDIASI UNTUK DEPT COLLECTOR
Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda
Paskah Bersama PGLII, Yayasan Mahanaim dan FGTG Ministry Serukan Iman yang Aktif dan Berani Menghadapi Tantangan
Wanita PNS Jadi Korban Penganiayaan di Dramaga, Pelaku Diduga Keponakan Sendiri
Api Melalap Kamar Kos di Kemayoran, Pria 26 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Mandi
Viral Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, 16 Mahasiswa Diperiksa Satgas PPKS

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:28 WIB

Kebakaran Rumah di Randudongkal Pemalang, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Jumat, 17 April 2026 - 13:07 WIB

57 Detik yang Mengubah Segalanya, Mengenang Tragedi Gempa Yogyakarta 2006

Jumat, 17 April 2026 - 10:20 WIB

POLSEK Bogor Timur Diduga Langgar Peraturan KAPOLRI: BERIKAN RUANG MEDIASI UNTUK DEPT COLLECTOR

Kamis, 16 April 2026 - 17:38 WIB

Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda

Kamis, 16 April 2026 - 12:23 WIB

Paskah Bersama PGLII, Yayasan Mahanaim dan FGTG Ministry Serukan Iman yang Aktif dan Berani Menghadapi Tantangan

Berita Terbaru