Permudah Diversifikasi Investasi, Crypto Exchange Fasset Hadirkan Fitur “Crypto Bundles”

- Jurnalis

Selasa, 22 Oktober 2024 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fasset, perusahaan pertukaran aset kripto resmi meluncurkan fitur “Crypto Bundles” yang terdiri dari tiga paket investasi aset kripto dirancang untuk membantu investor di Indonesia dalam mendiversifikasi portofolio aset kripto mereka dengan lebih mudah, aman, dan nyaman dengan harga yang terjangkau tanpa perlu repot membeli aset secara individual.

Jakarta, 22 Oktober 2024 – Fasset, perusahaan exchange kripto yang berasal dari Uni Emirat Arab resmi meluncurkan fitur “Crypto Bundles” yang terdiri dari tiga paket investasi aset kripto. “Crypto Bundles” dirancang untuk membantu investor di Indonesia dalam mendiversifikasi portofolio aset kripto mereka dengan lebih mudah, aman, dan nyaman dengan harga yang terjangkau tanpa perlu repot membeli aset secara individual. Dengan adanya fitur ini, Fasset menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang pesat.

Putri Madarina, selaku Country Director Fasset Indonesia mengatakan,

“Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah investor aset kripto di Indonesia sudah mencapai 20,9 juta investor per Agustus 2024. Untuk nilai transaksi aset kripto sepanjang 2024 (Januari-Agustus) mencapai Rp 344,09 triliun atau tumbuh sebesar 354 persen dibandingkan periode yang sama pada 2023. Peningkatan investor dan transaksi di Indonesia menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap aset kripto sebagai sarana investasi,” ujar Putri Madarina dalam siaran pers pada (22/10/2024).

Ia pun menambahkan bahwa Indonesia kini menjadi salah satu negara dengan adopsi kripto yang paling cepat di dunia. Laporan terbaru dari perusahaan analitik blockchain Chainalysis dengan judul “The 2024 Global Adoption Index: Central & Southern Asia and Oceania (CSAO) Region Leads the World in Terms of Global Cryptocurrency Adoption” menunjukkan Indonesia berada pada posisi ketiga adopsi kripto secara global dengan posisi pertama ditempati oleh India dan posisi kedua oleh Nigeria. Tidak hanya itu, laporan terbaru dari CoinGecko mengungkapkan bahwa Amerika Serikat, Indonesia, dan Turki muncul sebagai pemimpin global dalam hal minat terhadap Real World Assets (RWA) di industri kripto.

Baca Juga:  Panduan Praktis untuk Pendaftaran Produk BPOM di Indonesia

Dengan adanya fitur Crypto Bundles ini, Fasset berharap dapat turut serta mendukung pertumbuhan ekosistem kripto di Indonesia dengan memberikan pilihan investasi yang aman dan mudah diakses oleh semua kalangan serta mendorong inklusi keuangan yang lebih luas.

“Secara jangka panjang, peluncuran fitur ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang kami untuk mengedukasi masyarakat Indonesia di teknologi blockchain dan aset digital sehingga lebih banyak orang dapat merasakan manfaat dari inovasi finansial ini. Kami juga memastikan bahwa fitur yang dihadirkan Fasset relevan bagi pasar Indonesia dan tetap mematuhi regulasi yang berlaku,” katanya.

Image

Tiga jenis “Crypto Bundles” yang tersedia saat ini adalah Bitcoin Bundle, Inflation Guard Bundle, dan Stablecoin Bundle.

“Tiga bundle yang tersedia dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai profil investor kripto baik itu investor pemula hingga investor kripto yang sudah lama berkecimpung di ekosistem ini,” tambah Putri.

Baca Juga:  Jenis-Jenis Produk Smart Home dan Manfaatnya

Fitur Crypto Bundles yang diluncurkan Fasset meliputi:

1. Bitcoin Bundle dengan komposisi 75% Bitcoin + 25% USDC. Bundle ini memberikan highlight kepada Bitcoin sebagai aset kripto paling terkenal, pertama dan nomor satu di dunia sembari mengurangi volatilitas melalui kehadiran USDC, stablecoin yang dipatok dengan dolar AS.

“Bitcoin bundle cocok untuk investor pemula ataupun investor yang sudah lama berinvestasi di kripto. Bitcoin bundle memungkinkan investor menikmati keuntungan dari volatilitas Bitcoin, sambil tetap mengurangi risiko melalui kehadiran USDC sebagai aset yang relatif lebih stabil,” tambah Putri.

2. Inflation Guard Bundle dengan komposisi 50% USDC + 50% PAXG. Bundle ini dirancang khusus untuk melindungi investasi dari dampak inflasi dengan menggabungkan dua stablecoin kenamaan yaitu USDC yang nilainya dipatok oleh US Dollar dan PAXG, aset kripto yang didukung oleh harga emas.

Inflation Guard Bundle sangat cocok untuk investor pemula, investor yang ingin berinvestasi di aset kripto yang tidak volatil ataupun investor yang mencari nilai lindung aset di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu,” kata Putri.

3. Stablecoin Bundle dengan komposisi 50% USDT + 40% USDC + 10% PAXG. Bundle ini  menawarkan kombinasi tiga stablecoin yang tersedia di Fasset.

Stablecoin Bundle memberikan stabilitas dan juga keleluasaan kepada investor kripto yang ingin berinvestasi pada aset kripto sembari meminimalisir resiko volatilitas,” tutup Putri.

Berita Terkait

Defensive Driving Jadi Sorotan: IPC TPK Targetkan Zero Accident di Pelabuhan Tanjung Priok Lewat Forum QHSSE
Keunggulan Pelabuhan: Dari Refleksi Menjadi Tindakan
TUMI Perkenalkan Alpha Generasi Terbaru, Tampilkan Desain Sleek dan Performa Modern
Heboh! “Nyemil Yukk” Jadi Kuliner Paling Murah di Sungai Bambu, Depan Pasar Poolll.
PT Pelindo Solusi Logistik Berubah Nama Menjadi PT Pelindo Sinergi Lokaseva
Pesta Raya Bikin Auto Cuan, Nasabah Bank Raya Bawa Pulang BYD hingga Motor Listrik
Dari Warung Konvensional, ke Era Digital: Kisah Warung 17 Bertransformasi Lewat Media Sosial
KSOP Kelas II Marunda Fokus Tingkatkan Sistem Pelayanan untuk Meningkatkan Kepuasan Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:10 WIB

Defensive Driving Jadi Sorotan: IPC TPK Targetkan Zero Accident di Pelabuhan Tanjung Priok Lewat Forum QHSSE

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:02 WIB

Keunggulan Pelabuhan: Dari Refleksi Menjadi Tindakan

Senin, 16 Februari 2026 - 21:13 WIB

TUMI Perkenalkan Alpha Generasi Terbaru, Tampilkan Desain Sleek dan Performa Modern

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:13 WIB

Heboh! “Nyemil Yukk” Jadi Kuliner Paling Murah di Sungai Bambu, Depan Pasar Poolll.

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:38 WIB

PT Pelindo Solusi Logistik Berubah Nama Menjadi PT Pelindo Sinergi Lokaseva

Berita Terbaru