IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta(teropongrakyat.co), 14 April 2026. PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid pada Triwulan I tahun 2026 dengan mencatatkan total throughput sebesar 850.768 TEUs, atau tumbuh 0,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 843.187 TEUs. Capaian ini menunjukkan resiliensi operasional perusahaan di tengah dinamika logistik selama momentum Idul Fitri, termasuk adanya pembatasan angkutan barang guna mendukung kelancaran arus mudik nasional.

Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menyampaikan bahwa capaian ini tidak terlepas dari langkah antisipatif perusahaan dalam melakukan optimalisasi operasional secara terukur, baik sebelum maupun setelah periode pembatasan logistik.

“IPC TPK telah mengoptimalkan aktivitas bongkar muat menjelang periode pembatasan, serta memastikan percepatan arus barang pasca pembatasan berakhir. Strategi ini memungkinkan kami menjaga kelancaran distribusi sekaligus meminimalkan potensi penumpukan di terminal,” ujar Pramestie.

Pada periode Maret 2026, arus bongkar muat tercatat sebesar 250.352 TEUs, atau mengalami penurunan sekitar 14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 290.923 TEUs. Namun demikian, kinerja pada segmen domestik justru menunjukkan tren positif, dengan volume tumbuh 3,5% dari 623.532 TEUs pada Maret 2025 menjadi 645.084 TEUs pada Maret 2026. Peningkatan ini mencerminkan tetap terjaganya aktivitas distribusi dalam negeri serta daya dorong konsumsi domestik selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

Baca Juga:  Harga Bitcoin Capai Rp1 Miliar Lagi di Tengah Panasnya Sentimen Politik AS

Sebaliknya, arus peti kemas internasional mengalami penurunan dari 219.655 TEUs pada Maret 2025 menjadi 205.684 TEUs pada Maret 2026, atau turun sekitar 6,4%, yang dipengaruhi oleh penyesuaian jadwal pelayaran global serta dinamika distribusi barang lintas negara selama periode tersebut.

IPC TPK juga memastikan adanya sinkronisasi operasional dengan kebijakan nasional terkait pengaturan angkutan barang selama periode Idul Fitri. Koordinasi intensif dilakukan bersama regulator dan pemangku kepentingan guna menjaga keseimbangan antara kelancaran logistik dan mobilitas masyarakat.

Baca Juga:  Catatan Dahlan Iskan: Anak Desa Jadi ‘Raja’ Pengusaha

Selain itu, IPC TPK tetap mengoperasikan layanan terminal secara 24 jam 7 hari (24/7) di seluruh area kerja. Kesiapan ini menjadi faktor krusial dalam menjaga keandalan layanan dan memastikan arus logistik nasional tetap berjalan optimal, bahkan di tengah periode dengan tekanan operasional yang tinggi.

Secara wilayah, pertumbuhan throughput tercatat merata di sejumlah area operasional IPC TPK, antara lain Area Tanjung Priok yang tumbuh sebesar 1%, Area Pontianak sebesar 1,6%, Area Panjang sebesar 2%, serta Area Teluk Bayur yang mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 5,3%. Hal ini menunjukkan konsistensi kinerja perusahaan dalam mengelola arus barang di berbagai wilayah strategis Indonesia.

“Momentum Idul Fitri menjadi peluang bagi kami untuk memperkuat sistem operasional yang adaptif dan terintegrasi. Ke depan, IPC TPK akan terus memperkuat kolaborasi dan perencanaan berbasis data guna memastikan kelancaran logistik nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tutup Pramestie.

Berita Terkait

Jangan Tertinggal! AI Bukan Masa Depan Ini Kini, Simenteknindo Tunjukkan Jalan Nyata Transformasi Industri
Momen Hari Pelanggan Nasional, IPC TPK Perkuat Sinergi
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Operasional Tanjung Priok Tetap Stabil 
PT Narendra Logistik Pertanyakan Transparansi Penanganan PIB Importasi Sunshade di Bea Cukai Tanjung Priok
Hari Pelanggan Nasional 2026: IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi Pengguna Jasa Demi Kelancaran Logistik Daerah
TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal
Lanjutkan Program TJSL Di Desa Srijaya, API Dukung Penataan Lingkungan Berkelanjutan
PSM Berkolaborasi Hadirkan ASA Untuk Bangkit Bersama Pasca Bencana

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 23:39 WIB

Jangan Tertinggal! AI Bukan Masa Depan Ini Kini, Simenteknindo Tunjukkan Jalan Nyata Transformasi Industri

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Momen Hari Pelanggan Nasional, IPC TPK Perkuat Sinergi

Senin, 7 September 2026 - 16:28 WIB

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Operasional Tanjung Priok Tetap Stabil 

Senin, 7 September 2026 - 15:53 WIB

PT Narendra Logistik Pertanyakan Transparansi Penanganan PIB Importasi Sunshade di Bea Cukai Tanjung Priok

Jumat, 4 September 2026 - 20:13 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026: IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi Pengguna Jasa Demi Kelancaran Logistik Daerah

Berita Terbaru

Pemerintahan

Oven Korslet, Home Industri Tusuk Sate di Turen Terbakar

Jumat, 11 Sep 2026 - 07:15 WIB

TNI – Polri

Manuver Pertempuran Darat Memperkuat Interoperabilitas di SGS 2026

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:55 WIB

TNI – Polri

CYBEREX SGS 2026 Tingkatkan Kesiapan Siber Melalui Technical Review

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:35 WIB