Malang | Teropongrakyat.co – Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai kegiatan Study Tour Wawasan Kebangsaan yang diikuti 90 anak disabilitas di Markas Batalyon Infanteri 512/Quratara Yudha (QY), Kamis (2/7/2026). Kegiatan yang digelar melalui sinergi Koramil Pakisaji dan Yonif 512/QY ini dikemas dengan konsep edukasi dan outbound untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini.
Kegiatan dihadiri Danramil Pakisaji Kapten Feri Hariyanto, Danyonif 512/QY Letkol Inf Yudha Bakti Irawan, S.A.P., personel Koramil Pakisaji, personel Yonif 512/QY, para pendamping, serta puluhan anak disabilitas yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias.
Acara diawali dengan sambutan dari Danramil Pakisaji dan Danyonif 512/QY, dilanjutkan berbagai kegiatan outbound yang dirancang edukatif dan menyenangkan. Anak-anak mengikuti senam bersama, diperkenalkan dengan berbagai perlengkapan dan alutsista TNI, hingga merasakan pengalaman menaiki kendaraan tempur Anoa.

Danramil Pakisaji Kapten Feri Hariyanto mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai wawasan kebangsaan sekaligus memberikan pengalaman baru yang berkesan bagi anak-anak disabilitas.
“Kami ingin memberikan ruang bagi adik-adik disabilitas untuk mengenal lebih dekat TNI sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri, kebersamaan, dan kecintaan kepada bangsa serta negara. Mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pengalaman edukatif yang menyenangkan,” ujarnya.
Sementara itu, Danyonif 512/QY Letkol Inf Yudha Bakti Irawan, S.A.P., menyampaikan bahwa Yonif 512/QY terbuka untuk kegiatan edukasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama bagi generasi muda.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus semangat belajar, berani bermimpi, dan semakin mengenal tugas serta pengabdian prajurit TNI kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara Koramil Pakisaji dan Yonif 512/QY tidak hanya memperkuat pembinaan wawasan kebangsaan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap penyandang disabilitas melalui pengalaman belajar yang inklusif, edukatif, dan penuh kegembiraan.



























































