Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTSekda Malang: Rokok Ilegal Musuh Bersama, Masyarakat Diminta Aktif MelaporKomentar: 0

Sekda Malang: Rokok Ilegal Musuh Bersama, Masyarakat Diminta Aktif Melapor

Teropong Rakyat, 25 Juni 2026, 18:24 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
ScreenshotFoto: Dokumentasi

MALANG | Teropongrakyat.co  – Peredaran rokok ilegal masih menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Malang. Selain merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, keberadaan rokok ilegal juga mengancam iklim usaha yang sehat dan berdampak pada perekonomian masyarakat. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diminta ikut berperan aktif dalam pengawasan dan pencegahannya.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar Anwar, saat menghadiri Sosialisasi Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan di Bidang Cukai bagi anggota Satlinmas, perangkat desa, ketua RT/RW, dan pedagang rokok di wilayah Kecamatan Jabung yang digelar di Taman Gangsar, Kecamatan Pakis, Kamis (25/6).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk melaporkan apabila menemukan indikasi peredaran rokok ilegal di lingkungan sekitarnya. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam menekan peredaran barang kena cukai ilegal.

“Jika ditemukan indikasi peredaran rokok ilegal, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada instansi yang berwenang,” ujar Budiar.

Baca Juga:  Pembacaan Putusan Kembali Ditunda, Pihak Berperkara Soroti Alasan Penundaan

Ia menjelaskan, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima daerah berasal dari penerimaan cukai yang sah. Dana tersebut kemudian dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan, mulai dari sektor kesehatan, kesejahteraan masyarakat, hingga penegakan hukum.

Karena itu, maraknya peredaran rokok ilegal berpotensi mengurangi penerimaan negara yang pada akhirnya berdampak terhadap program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.

Budiar juga menekankan bahwa pemberantasan rokok ilegal tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, hingga perangkat desa untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari peredaran rokok tanpa cukai.

Menurutnya, Satlinmas, perangkat desa, dan RT/RW memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Mereka dapat menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi mengenai ciri-ciri rokok ilegal sekaligus mengawasi peredarannya di tingkat lingkungan.

Baca Juga:  Polsek Metro Tambora Amankan Puluhan Sepeda Motor Curian

Sementara itu, para pedagang rokok diingatkan agar lebih selektif dalam menjual produk yang beredar di pasaran. Pedagang diminta memastikan bahwa rokok yang dijual telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang cukai.

“Dengan menjual produk legal, para pedagang turut menciptakan persaingan usaha yang sehat dan mendukung kepatuhan terhadap hukum,” tegasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Pemkab Malang berharap semakin banyak masyarakat yang memahami aturan di bidang cukai, mampu mengenali ciri-ciri rokok ilegal, serta memiliki kesadaran untuk ikut menjaga stabilitas ekonomi daerah dengan menolak peredaran rokok ilegal.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam mendukung program pemerintah pusat untuk memberantas peredaran barang kena cukai ilegal sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan DBHCHT bagi kesejahteraan masyarakat.

Lihat Hukum Selengkapnya→
Artikel Terkait Hukum
Breaking NewsKanal lain
TNI – PolriKanal lain