Diduga Pemasangan Tiang Jaringan Internet Milik PT MyRepublic Belum Kantongi Izin Lingkungan, Warga Pertanyakan Legalitas Proyek

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret: dok-teropongrakyat.co

BABAKAN TENJO, BOGOR | teropongrakyat.co – Kegiatan pemasangan tiang jaringan internet yang diduga milik PT MyRepublic di wilayah Kecamatan Babakan Tenjo, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, proyek tersebut diduga belum mengantongi izin lingkungan maupun perizinan lain yang dipersyaratkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan pada Kamis (18/6/2026), pekerjaan pemasangan jaringan tersebut disebut dilaksanakan oleh vendor Abel dengan melibatkan sekitar 10 orang pekerja. Dalam pelaksanaannya, Andre disebut bertugas sebagai pengawas lapangan, sementara Sarif menjabat sebagai Project Manager.

Di tengah berlangsungnya proyek, sejumlah warga mempertanyakan legalitas pekerjaan tersebut, terutama terkait izin lingkungan, koordinasi dengan pemerintah desa, serta pemberitahuan kepada masyarakat yang terdampak oleh pemasangan tiang jaringan internet.

Baca Juga:  Terjadi Bertahun Tahun, Dosen Musik Lakukan Pelecehan Seksual, Rektor Harus Mundur

Diduga Pemasangan Tiang Jaringan Internet Milik PT MyRepublic Belum Kantongi Izin Lingkungan, Warga Pertanyakan Legalitas Proyek - Teropong Rakyat

Menanggapi informasi yang beredar mengenai keterlibatannya dalam proyek tersebut, Raju, staf Desa Babakan Tenjo, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa dirinya bukan koordinator kegiatan pemasangan tiang jaringan internet sebagaimana yang disebutkan oleh sejumlah pihak.

“Saya bukan koordinator, saya dikambinghitamkan,” ujar Raju saat dimintai keterangan.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak PT MyRepublic maupun vendor pelaksana terkait status perizinan proyek tersebut.

Baca Juga:  Momen Foto Kebersamaan Bupati dan Kajari di Tengah Sorotan Konflik Kepentingan Penanganan Kasus Hukum

Masyarakat berharap pihak perusahaan, vendor pelaksana, serta instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kelengkapan administrasi dan perizinan yang dimiliki guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan perizinan yang berlaku, warga meminta agar pihak berwenang melakukan pemeriksaan dan evaluasi sesuai aturan yang berlaku. Di sisi lain, masyarakat juga mendukung pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang dapat meningkatkan akses layanan internet, selama pelaksanaannya tetap mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi, transparansi, serta memperhatikan kepentingan lingkungan dan warga sekitar.

Red

Berita Terkait

Bea Cukai Malang dan Pemkab Malang Amankan 2.520 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan di Pagak
PT Sari Wangi Mentari Diduga Lakukan Pembiaran: Karyawan Ditusuk, Gaji 2,7jt di Bawah UMP, Pengawas Ketenagakerjaan dan Pengawas BPJS Kemana!
Telepon Ancaman Setelah Laporan Diajukan : Ketika Pengawas Korupsi Ditekan Henyakan Dugaan Bocoran Miliaran di UIN Suska
Fantastis! Bea Cukai Malang Musnahkan 9,23 Juta Batang Rokok llegal Senilai Rp13,7 Miliar
Banjir sebagai Bukti Nyata: Ketidakselarasan Data Perizinan yang Memakan Korban Warga
GERTAK Soroti Kasus Suap Impor Bea Cukai, Djaka Budi Utama Sosok Pemberani Bongkar Gurita Korupsii di Bea Cukai
Tempat Kerja Berubah Menjadi Arena Keributan Hingga Berujung Penusukan, Perusahan Diduga Bungkam Informasi ke Pihak Berwajib
Moratorium Diinjak-Injak: Galian C Ilegal Gerogoti Lahan Sawah, Pandeglang Terancam Krisis Pangan Permanen

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:52 WIB

Bea Cukai Malang dan Pemkab Malang Amankan 2.520 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan di Pagak

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:16 WIB

PT Sari Wangi Mentari Diduga Lakukan Pembiaran: Karyawan Ditusuk, Gaji 2,7jt di Bawah UMP, Pengawas Ketenagakerjaan dan Pengawas BPJS Kemana!

Senin, 13 Juli 2026 - 20:38 WIB

Telepon Ancaman Setelah Laporan Diajukan : Ketika Pengawas Korupsi Ditekan Henyakan Dugaan Bocoran Miliaran di UIN Suska

Senin, 13 Juli 2026 - 08:31 WIB

Fantastis! Bea Cukai Malang Musnahkan 9,23 Juta Batang Rokok llegal Senilai Rp13,7 Miliar

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:44 WIB

Banjir sebagai Bukti Nyata: Ketidakselarasan Data Perizinan yang Memakan Korban Warga

Berita Terbaru