Koleksi LARDINI terus berkembang. Toko utama terbaru yang memimpin dunia di bidangnya.

- Jurnalis

Selasa, 26 November 2024 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARDINI

Pada tahun 1978, Luigi Lardini yang saat itu berusia 18 tahun, dalam pencarian gaya dan keanggunan idealnya, membuka sebuah studio jahit kecil di Marche, Italia, bersama saudara laki-lakinya, Andrea, dan saudara perempuannya, Lorena, untuk membuat pakaian. Di tahun yang sama, ia meluncurkan koleksi pertamanya “LARDINI”, yang diambil dari nama keluarga Lardini.

Sebagai buah dari semangat keluarga Lardini, produk-produk mereka segera menarik perhatian para pelaku mode ternama, dan daftar pelanggan yang tertarik menggunakan jasa Lardini untuk membuat pakaian pun bertambah, sehingga dalam waktu singkat, bisnis mereka pun berkembang pesat dan semakin mapan diikuti dengan ketertarikan dari berbagai rumah mode.

“LARDINI” memiliki sebuah tradisi sartorial, kecintaan pada keindahan, dan mata yang selalu melihat ke depan. Ia terus berevolusi sebagai sebuah merek yang dapat memberikan kepuasan bagi berbagai kalangan, dan hingga saat ini masih menggunakan teknik tailoring yang telah digunakan sejak tahun 1970-an. Meskipun berbasis pada busana tailoring, merek ini menghadirkan beragam koleksi mulai dari busana formal hingga informal yang mencerminkan citra pria urban.

Baca Juga:  Pelayanan Terminal Peti Kemas Tanjung Priok Berjalan Normal Usai Penyesuaian Sistem Gate Pass

Image

LARDINI AOYAMA

Image

Toko LARDINI Aoyama akan menjadi toko pertama di dunia dengan desain interior terbaru dari koleksi LARDINI, yang terus berevolusi, memperluas ranahnya ke berbagai gaya informal, sekaligus sebagai merek yang elegan, minimalis, dan penuh gaya.

Toko Aoyama mengusung konsep yang benar-benar baru, yakni dengan menghilangkan elemen klasik toko sebelumnya, lengkap dengan perabotan bernuansa kayu yang hangat dan palet warna yang didominasi oleh warna biru tua dan cokelat.

Bagian dalam toko ditata sedemikian rupa sehingga struktur bangunannya terlihat seolah-olah “mengapung” di antara dua lantai: di lantai pertama, struktur bangunannya digantung di langit-langit, dan di lantai kedua, semuanya ditambatkan ke lantai. Jika dilihat secara keseluruhan, struktur ruangan akan terlihat seolah-olah melayang di langit-langit. Sebuah pilar yang terdiri atas sejumlah silinder yang memancarkan cahaya di bagian tengah lantai, tembus dari lantai pertama sampai ke lantai kedua, sehingga cahayanya terlihat seolah-olah memencar ke berbagai bagian toko. Suasana toko terasa modern dan minimalis, dengan garis-garis yang rapi, sementara pakaian dipajang di rak-rak besi hitam bertekstur matte di ruang tertutup dengan lantai dan dinding beton. Rak besi hitam memberi kesan fokus pada elemen-elemen penting, sementara warna abu-abu dan hitam pada dinding dan lantai mencirikan desain yang menarik.

Baca Juga:  Telkom Indonesia dan Kemenkop UKM Gelar Program Pengembangan Kapasitas SDM Startup dan UMKM di Makassar

Tidak hanya ruangannya, tetapi penataan produk di toko ini juga menunjukkan identitas baru dari merek “LARDINI” dan diperhitungkan secara jelas dan tepat. Alih-alih pemajangan yang kosong dengan banyak celah, produk-produk khusus diatur dengan rapi sehingga pengunjung dapat melihat keunikan dari setiap pakaian dan sekaligus menikmati gaya baru ini sepenuhnya.

Sejak tahun 2024, LARDINI telah memulai inisiatif re-branding dan sedang mengembangkan diri menjadi merek yang lebih kontemporer dan global yang melampaui batasan-batasan dari busana jahit yang sebelumnya.

Image

LARDINI AOYAMA
G-Bldg. Minami Aoyama 03, 5-2-12 Minami Aoyama, Minato-ku, Tokyo
3 menit berjalan kaki dari Pintu Keluar A5 Stasiun Omotesando
BUKA PUKUL 11:00-20:00
03-6805-0837

Pertanyaan terkait perilisan
Toyota Boeki Ltd. Ruang Pers
Tel. 03-5350-5567

Berita Terkait

IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid
Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group
Paguyuban Pedagang Daging “Desak” Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan
Jual Emas Indonesia Gaspol! Buyback Tinggi, Harga Murah, Target 100 Gerai
Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri
Dukung Arus Mudik Lebaran 2026, Jalan Tol Cibitung-cilincing (JTCC) Diskon Tarif TOL Mulai 30%
Selaras Dengan Transformasi Identitas Subholding, PT Akses Pelabuhan Indonesia Hadir Dengan Logo Baru

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 12:28 WIB

IPC Terminal Petikemas Berhasil Menjaga Kinerja Operasional Secara Solid

Selasa, 14 April 2026 - 11:16 WIB

Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group

Senin, 13 April 2026 - 17:20 WIB

Paguyuban Pedagang Daging “Desak” Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan

Senin, 13 April 2026 - 12:02 WIB

Jual Emas Indonesia Gaspol! Buyback Tinggi, Harga Murah, Target 100 Gerai

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur

Berita Terbaru

Breaking News

Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:38 WIB